02 July 2026

Dihantam Hujan Badai, Pohon Sungkai 15 Meter Tumbang Timpa Kabel Listrik di Kalumbuk



PADANG, (GemaMedianet.com) | Cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang disertai angin kencang kembali memicu genangan air dan pohon tumbang di sejumlah titik rawan di Kota Padang. Paling anyar, sebuah pohon jenis sungkai berukuran besar tumbang dan sempat mengancam keselamatan warga setelah batangnya rebah menimpa bentangan kabel listrik utama milik PLN.

Buntut Video Viral Penganiayaan di Jalur 32, Tiga Pemuda Diringkus Tim URC Satreskrim Polres Pasbar



PASBAR, (GemaMedianet.com) | Keberadaan rekaman video amatir yang tersebar luas di jagat media sosial kembali menjadi senjata ampuh bagi aparat kepolisian dalam membongkar tindak kejahatan jalanan. Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Pasaman Barat bergerak cepat mengamankan tiga orang pemuda yang diduga kuat sebagai pelaku pengeroyokan brutal yang menyebabkan korban luka berat.

Refleksi HUT Bhayangkara ke-80: Ketua Umum LKAAM Sumbar Fauzi Bahar Apresiasi Kinerja Polri Mengawal Kamtibmas Ranah Minang

Mantan Wali Kota Padang Serukan Penguatan Sinergitas Institusi Hukum Bersama Pemuka Adat _



PADANG, (GemaMedianet.com) | Kemitraan strategis antara aparat penegak hukum dan lembaga adat fungsional di Sumatera Barat semakin diperkokoh dalam momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Institusi kepolisian dinilai berhasil merajut komunikasi yang harmonis dengan pemuka adat guna menyelesaikan berbagai dinamika sosiologis di tingkat nagari secara damai dan berkeadilan.

Apresiasi tinggi tersebut disuarakan langsung oleh Ketua Umum Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat, Prof. Dr. H. Fauzi Bahar, M.Si Datuak Nan Sati. Atas nama pucuk pimpinan kaum adat di Ranah Minang, ia menyampaikan ucapan selamat sekaligus rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang memperingati hari jadinya pada 1 Juli.

Mantan Wali Kota Padang dua periode ini mengungkapkan bahwa peran kepolisian sangat vital dalam menjaga keamanan, ketertiban, sekaligus melayani masyarakat secara tulus dan profesional. Kehadiran personel Polri di tengah pemukiman warga dinilai mampu menghadirkan rasa aman yang substantif.

“Atas nama LKAAM Sumatera Barat, kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian, dedikasi tanpa lelah, serta kerja keras yang selama ini ditunjukkan oleh seluruh insan Polri. Semoga di usia ke-80 tahun ini, Polri semakin PRESISI (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi, Berkeadilan), semakin dicintai oleh rakyat, dan terus berdiri tegak sebagai pelindung, pengayom, serta pelayan masyarakat yang memiliki integritas moral tinggi,” ujar Fauzi Bahar Datuak Nan Sati di Padang, Rabu (1/7/2026).

Harmonisasi Hukum Positif dan Hukum Adat

Tokoh adat terkemuka Sumatera Barat yang tampil berwibawa dengan pakaian adat khas Minangkabau tersebut menggarisbawahi relevansi tema besar yang diusung kepolisian tahun ini, yaitu “Polri untuk Masyarakat”. Menurutnya, substansi dari tema tersebut sangat cocok diimplementasikan di Sumatera Barat melalui prinsip musyawarah dan mufakat.

Fauzi Bahar berharap sinergitas antara korps baju cokelat dengan para pemuka adat (ninik mamak) serta seluruh elemen fungsional masyarakat Minangkabau dapat terus terjalin erat. Kolaborasi ini dinilai sangat penting dalam memperkuat sistem keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di berbagai wilayah luhak dan rantau.

Penyelesaian rupa-rupa perkara sosial berskala kecil di tingkat bawah diselesaikan secara arif melalui pendekatan keadilan restoratif (restorative justice) yang memadukan hukum positif negara dan kearifan lokal Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

Menutup keterangannya dengan penuh semangat nasionalisme, tokoh yang dikenal tegas dalam membela nilai-nilai kemasyarakatan ini melemparkan pesan pemersatu bangsa. “Jayalah Polri, Jayalah Indonesia!” pungkas Ketua Umum LKAAM Sumbar tersebut. (tbs/gmn)

#Editor: Marzuki RH .

Refleksi HUT Bhayangkara ke-80: Rektor UIN Imam Bonjol Padang Serukan Penguatan Sinergi Dunia Pendidikan dan Kepolisian

Prof Martin Kustanti Apresiasi Dedikasi Delapan Dekade Polri: Harapkan Pelayanan Hukum yang Semakin Humanis _



PADANG, (GemaMedianet.com) | Momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 mendapatkan apresiasi mendalam dari kalangan akademisi tinggi di Sumatera Barat. Korps Bhayangkara dinilai telah berhasil mengawal stabilitas nasional secara konsisten, namun ke depan dituntut untuk mempererat kolaborasi dengan sektor pendidikan demi membentengi generasi muda dari rupa-rupa distorsi sosial dan radikalisme digital.

Apresiasi dan harapan tersebut disuarakan langsung oleh Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. Hj. Martin Kustanti, M.Pd. Atas nama seluruh civitas akademika, ia melayangkan ucapan selamat atas perjalanan panjang delapan dekade pengabdian kepolisian dalam menjaga keamanan koridor nusantara.

"Delapan puluh tahun merupakan potret perjalanan yang sangat panjang bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kami melihat dedikasi yang tinggi dalam menjaga keamanan dalam negeri, menegakkan hukum secara adil, serta melayani lapisan masyarakat dengan penuh tanggung jawab," ungkap Prof. Martin Kustanti dalam pernyataan resminya di Padang, Rabu (1/7).

Membangun Kamtibmas Berbasis Edukasi

Dalam refleksi historis ini, Profesor perempuan terkemuka di Sumatera Barat tersebut menitipkan harapan besar bagi transformasi Polri di masa depan. Ia menekankan bahwa profesionalisme kepolisian akan semakin diuji oleh kompleksitas dinamika sosial, sehingga pendekatan hukum formal harus diimbangi dengan tindakan persuasif yang humanis agar institusi ini selalu mendapat tempat di hati publik.

"Kami berharap Polri senantiasa tumbuh menjadi institusi yang tidak hanya profesional di bidang penegakan hukum, tetapi juga humanis dalam berinteraksi, serta semakin terpercaya di mata masyarakat luas," imbuhnya.

Lebih lanjut, Prof. Martin menggarisbawahi bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di lingkungan kampus maupun publik tidak bisa dilahirkan hanya melalui tindakan represif aparat. Dunia pendidikan dan kepolisian harus berdiri sejajar sebagai mitra strategis dalam merumuskan langkah-langkah preventif.

Kerja sama preventif tersebut dapat diwujudkan melalui edukasi hukum kesadaran dini, penanggulangan bahaya narkotika di kalangan mahasiswa, hingga literasi digital untuk menangkal penyebaran berita bohong (hoaks).

"Mari kita perkuat tali sinergi antara dunia akademis dan aparat penegak hukum untuk mewujudkan Indonesia yang aman, damai, dan sejahtera. Dirgahayu Kepolisian Negara Republik Indonesia, delapan puluh tahun mengabdi untuk masyarakat dan bangsa," pungkas Rektor UIN Imam Bonjol Padang tersebut. (tbs/gmn)

#Editor: Marzuki RH 

Ibu Kota Terbersih di Sumatera, Kota Padang Raih Peringkat Pertama SPI KPK RI Tahun 2025

Raih Skor Tinggi 78,00 : Wali Kota Fadly Amran Sebut Hasil Nyata dari Fondasi Progul "Padang Amanah _




PADANG, (GemaMedianet.com) | Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dalam hal tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Berdasarkan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2025 yang dirilis resmi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, Kota Padang berhasil meraih skor impresif sebesar 78,00.

Raihan angka ini mengantarkan Kota Padang berdiri kokoh di peringkat pertama sebagai ibu kota provinsi dengan tingkat integritas terbaik di seluruh Pulau Sumatera. Capaian ini menjadi bukti konkret bahwa sistem birokrasi di Ranah Minang terus mengalami pembenahan substantif ke arah yang jauh lebih transparan.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyambut baik dan menyatakan rasa syukurnya atas apresiasi objektif dari lembaga antirasuah tersebut. Menurutnya, capaian luar biasa ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan refleksi dari komitmen total seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemko Padang dalam melayani masyarakat tanpa celah pungutan liar atau praktik menyimpang lainnya.

"Capaian membanggakan dalam hasil SPI KPK ini sangat sejalan dengan semangat yang kami usung dalam Program Unggulan (Progul) Padang Amanah. Sejak awal, kami telah berkomitmen menempatkan nilai-nilai integritas, transparansi tinggi, serta akuntabilitas publik sebagai fondasi utama dalam setiap helai penyelenggaraan pemerintahan di Kota Padang," ujar Fadly Amran di Padang, Rabu (1/7/2026).

Dengan keberhasilan memuncaki klasemen integritas ibu kota provinsi di Sumatera ini, Pemko Padang berharap dapat terus mempertahankan performa bersihnya, sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik iklim investasi dan kepercayaan masyarakat luas semakin kokoh ke depannya. (hkp/gmn)

#Editor: Marzuki RH .

01 July 2026

Pernah Pimpin Ranah Minang, Mantan Kapolda Sumbar Gatot Tri Suryanta Resmi Sandang Pangkat Komjen Pol

Kini Mengemban Amanah Sestama Lemhannas RI : Kabid Humas Kombes Pol Susmelawati Rosya Sebut Jadi Inspirasi Insan Bhayangkara _



JAKARTA, (GemaMedianet.com) | Kabar membanggakan datang dari korps kepolisian yang pernah menorehkan tinta emas dalam pengamanan di wilayah hukum Ranah Minang. Mantan Kapolda Sumatera Barat, Komjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA, secara resmi naik pangkat setingkat lebih tinggi menjadi Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi atau jenderal bintang tiga.

Prosesi kenaikan pangkat luar biasa tersebut dikukuhkan dalam Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Perwira Tinggi Polri yang dipimpin langsung oleh Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, di Markas Besar (Mabes) Polri, Jakarta, Selasa (30/6) kemarin.

Komjen Pol Gatot Tri Suryanta menjadi salah satu dari empat perwira tinggi (pati) terpilih yang menerima kenaikan pangkat menjadi jenderal bintang tiga. Tiga perwira tinggi lainnya yang turut menyandang pangkat Komjen Pol adalah Mulia Hasudungan Ritonga, Helmy Santika, dan Rudi Setiawan.

Saat ini, Komjen Pol Gatot Tri Suryanta tengah mengemban amanah strategis di luar struktur kepolisian, yakni sebagai Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Sestama Lemhannas RI). Kenaikan pangkat ini merupakan bagian dari sistem pembinaan karier yang ketat di lingkungan Polri, sekaligus merefleksikan kepercayaan penuh institusi atas kapasitas kepemimpinan, integritas moral, serta rekam jejak tanpa cacat yang ditunjukkannya sepanjang mengabdi pada negara.

Gaya Kepemimpinan Humanis di Ranah Minang

Bagi masyarakat Sumatera Barat, sosok Komjen Pol Gatot Tri Suryanta bukanlah nama yang asing. Saat menakhodai Korps Bhayangkara di Polda Sumbar, ia dikenal sangat aktif memperkuat pilar sinergitas bersama pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh adat (LKAAM), pemuka agama, serta berbagai elemen organisasi kepemudaan dalam memelihara stabilitas keamanan dan ketertiban.

Pendekatan yang humanis serta gaya komunikasi yang inklusif tanpa jarak menjadi ciri khas kepemimpinannya yang melekat kuat di hati warga Sumbar. Berbagai penugasan pelik di lapangan berhasil dicarikan solusinya melalui konsensus sosial yang damai.

Merespons pencapaian gemilang tersebut, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyampaikan apresiasi mendalam dan ucapan selamat mewakili seluruh personel di daerah. Menurutnya, anugerah bintang tiga ini adalah buah manis dari loyalitas dan dedikasi panjang yang konsisten.

“Kami keluarga besar Polda Sumatera Barat mengucapkan selamat dan sukses setinggi-tingginya atas kenaikan pangkat Komjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA. Semoga beliau senantiasa dianugerahi kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam mengawal amanah baru di Lemhannas RI. Semoga pencapaian struktural ini menjadi inspirasi dan pemacu semangat bagi seluruh insan Bhayangkara di Sumbar untuk terus mengabdi secara profesional, humanis, dan berintegritas demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya. (tbs/gmn)

#Editor: Marzuki RH 

Peringati HUT Bhayangkara ke-80 di Istana Gubernur, Kapolda Sumbar Serukan Penguatan Sinergitas Hadapi Siber dan TPPO

Komjen Pol Gatot Tri Suryanta : Setiap Kebijakan Kepolisian Harus Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat _




PADANG, (GemaMedianet.com) | Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat meneguhkan kembali khitah pengabdiannya sebagai pilar pelindung dan pengayom masyarakat di ranah hukum Minangkabau. Memasuki usia delapan dekade, institusi kepolisian daerah dituntut untuk semakin responsif, adaptif, serta melepaskan diri dari sekat-sekat birokrasi kaku demi menghadirkan pelayanan publik yang inklusif.

Komitmen moral tersebut mengemuka dalam upacara khidmat peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Lapangan Istana Gubernur Provinsi Sumatera Barat, Padang, Rabu (1/7/2026). Peringatan sewindu sejarah kepolisian nasional tahun ini mengusung tema sentral yang lugas: "Polri untuk Masyarakat".

Dalam amanatnya, Kapolda Sumatera Barat, Komjen Pol Gatot Tri Suryanta, menegaskan bahwa momentum historis Hari Bhayangkara merupakan waktu krusial bagi seluruh personel dari tingkat polda hingga polsek untuk melakukan kontemplasi dan audit kinerja secara menyeluruh.

"Peringatan delapan puluh tahun ini bukan sekadar seremonial baris-berbaris. Ini adalah alarm pengingat bagi kita semua bahwa setiap helaan napas, langkah kaki, dan kebijakan hukum yang ditelurkan oleh Polri harus senada serta berorientasi penuh pada kemaslahatan masyarakat, bangsa, dan negara," tegas Komjen Pol Gatot Tri Suryanta di hadapan ratusan peserta upacara dan unsur pimpinan daerah.

Peta Kerawanan Baru : Dari Kejahatan Siber hingga TPPO

Jenderal bintang tiga ini tidak menampik bahwa ruang sosiologis dan keamanan di Sumatera Barat ke depan akan dikepung oleh rupa-rupa tantangan yang kian rumit serta bergerak dinamis. Ia memetakan beberapa klaster kerawanan makro yang menjadi fokus utama korps baju cokelat, mulai dari eskalasi kejahatan siber berbasis teknologi informasi, peredaran gelap narkotika lintas provinsi, Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), kejahatan transnasional, hingga manajemen kontingensi bencana alam.

Menghadapi kompleksitas ancaman tersebut, Komjen Pol Gatot menggarisbawahi bahwa paradigma kepolisian modern tidak lagi menempatkan Polri sebagai aktor tunggal (single fighter) dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

"Polri dituntut untuk terus menaikkan kapasitas kelembagaan melalui pendekatan kemitraan strategis. Sinergitas yang solid bersama rekan-rekan TNI, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Forkopimda, akademisi, pemuka agama, pemuka adat (tungku tigo sajarangan), insan media, dan seluruh komponen bangsa adalah kunci utama memenangkan pertempuran melawan kejahatan modern," urai Kapolda Sumbar.

Sebagai bentuk penghormatan atas jalinan kemitraan yang harmonis, Kapolda secara khusus menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Pemprov Sumbar, pemerintah kabupaten/kota, serta seluruh masyarakat yang selama ini bertindak sebagai mitra kritis kepolisian. Ucapan terima kasih juga dialamatkan kepada seluruh personel Polda Sumbar atas loyalitas dan dedikasi tanpa pamrih di lapangan.

Di penghujung amanatnya, Komjen Pol Gatot Tri Suryanta melempar instruksi keras kepada seluruh jajarannya untuk menjadikan Hari Bhayangkara ke-80 sebagai momentum pembersihan internal dari segala bentuk perilaku menyimpang yang dapat mencederai marwah institusi.

"Mari kita perkokoh semangat pengabdian dan tingkatkan kepercayaan publik. Kami senantiasa membuka diri terhadap kritik yang membangun dan partisipasi aktif dari seluruh warga Sumatera Barat. Hanya dengan kebersamaan, Polri akan tetap tegak berdiri sebagai pelayan masyarakat yang profesional, modern, dan terpercaya. Salam Presisi!" pungkas Komjen Pol Gatot. (tbs/gmn)

#Editor: Marzuki RH 

Pimpin HUT Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Presiden Prabowo Anugerahkan Penghargaan dan Pangkat Kehormatan Tokoh Polri



BOGOR, (GemaMedianet.com) | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin langsung upacara khidmat peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang dipusatkan di Lapangan Satuan Latihan (Satlat) Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026). 

Bobol Rumah di Air Bangis, Tiga Komplotan Maling Antar-Jorong Digulung Polsek Sungai Beremas




PASBAR, (GemaMedianet.com) | Sepak terjang komplotan pencuri spesialis bongkar rumah yang meresahkan warga Jorong Pasar Baru Barat, Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, akhirnya terhenti. Tim Opsnal Polsek Sungai Beremas, Polres Pasaman Barat, bergerak cepat meringkus tiga orang pria yang menjadi otak sekaligus eksekutor aksi kejahatan tersebut.

Akselerasi Rehab-Rekon Pascabanjir, Wali Kota Fadly Amran Gandeng BWS Sumatera V Tuntaskan Normalisasi Sungai



PADANG, (GemaMedianet.com) | Pemerintah Kota Padang mengambil langkah tegas dalam memotong rantai birokrasi penanganan pascabencana hidrometeorologi yang sempat melumpuhkan aktivitas warga di sejumlah kawasan urban.

30 June 2026

Genjot PAD dan Berantas Pungli, Pemko Padang Adopsi Sistem Parkir Digital Kota Bandung



BANDUNG, (GemaMedianet.com) | Pemerintah Kota Padang terus bergerilya mencari formula terbaik dalam menata estetika kota sekaligus menutup celah kebocoran pendapatan daerah. Menyadari bahwa sektor perparkiran tepi jalan umum sering kali menjadi titik rawan praktik premanisme dan kebocoran anggaran, Pemko Padang membidik transformasi digital sebagai solusi mutakhir untuk menciptakan keteraturan tata ruang publik.

Gandeng Unand dan Pegadaian, Wali Kota Fadly Amran Terima Riset Strategis Mitigasi Megathrust Mentawai

Hadiri Forum CEO Talk : Perkuat Kolaborasi Pentahelix Demi Meminimalkan Dampak Kebencanaan di Kota Padang _



PADANG, (GemaMedianet.com) | Ketahanan kota dalam menghadapi potensi bencana katastrofe global di sepanjang pesisir barat Sumatera memerlukan fondasi kebijakan yang berbasis data ilmiah solid. Sadar bahwa ancaman gempa bumi dan tsunami bukan lagi sekadar prediksi melainkan realitas geografis yang membayangi, Pemerintah Kota Padang terus merapatkan barisan bersama institusi akademis dan badan usaha milik negara untuk menyusun cetak biru mitigasi yang aplikatif.

Langkah taktis tersebut dipertajam melalui kehadiran Wali Kota Padang, Fadly Amran, dalam forum diskusi tingkat tinggi CEO Talk yang diselenggarakan oleh Universitas Andalas (Unand) berkolaborasi dengan PT Pegadaian (Persero).

Agenda strategis yang berpusat di Gedung Auditorium Kampus Unand, Limau Manis, Senin (29/6/2026) kemarin, dirangkaikan dengan penyerahan secara resmi hasil riset mendalam mengenai "Program Kesiapsiagaan Mandiri Menghadapi Ancaman Gempa Megathrust Mentawai dan Tsunami di Kota Padang".

Dalam pemaparannya, Wali Kota Fadly Amran menegaskan bahwa tata kelola kebencanaan, terutama ancaman tsunami dan bencana banjir bandang, tidak boleh diletakkan sebagai tugas sektoral satu instansi pemerintah semata. Diperlukan kerja sama kolektif model pentahelix yang melibatkan akademisi, sektor bisnis, komunitas, dan media massa.

"Kita semua sadar bahwa bencana alam secara kodrati tidak dapat dihindari oleh manusia. Namun, risiko fatalitas, kerusakan infrastruktur, serta kerugian ekonomi dapa ditekan secara signifikan melalui penguatan sistem mitigasi yang berkelanjutan dan berbasis komunitas lokal," tegas Fadly Amran di depan civitas akademika dan jajarandireksi BUMN.

Konversi Riset Menjadi Kebijakan Publik Konkret

Fadly menambahkan, hasil dokumen riset kesiapsiagaan mandiri yang disusun oleh para pakar Unand ini akan dijadikan sebagai salah satu rujukan utama bagi Pemko Padang dalam menata ulang jalur evakuasi, penguatan struktur bangunan selter, serta kurikulum edukasi kebencanaan di sekolah-sekolah dasar hingga tingkat menengah.

Keterlibatan PT Pegadaian (Persero) dalam menyokong forum ini juga dinilai sebagai wujud nyata dari tanggung jawab sosial lingkungan korporasi (Corporate Social Responsibility) yang tepat sasaran, dimana investasi dialokasikan untuk menjaga keselamatan jiwa warga urban yang bermukim di zona merah di pesisir pantai.

"Dokumen hasil riset ini tidak boleh hanya berakhir menjadi tumpukan kertas di perpustakaan. Pemko Padang berkomitmen mengonversi setiap rekomendasi ilmiah ini menjadi regulasi taktis di lapangan. Kesiapsiagaan mandiri tiap keluarga adalah kunci utama keselamatan saat megathrust terjadi," pungkas Fadly. (hkp/gmn)

#Editor: Marzuki RH 

Nelayan Padang Pariaman Menjerit: Pasokan Pertalite Subsidi Sering Putus, Laut Ulakan Dikepung Pukat Harimau

Dilema Masyarakat Pesisir : Menghadapi Kelangkaan Bahan Bakar dan Pelanggaran Zona Tangkap Alat Jaring Milenium _



PDPARIAMAN, (GemaMedianet.com) | Kehidupan ekonomi ratusan nelayan tradisional di sepanjang garis pantai Kabupaten Padang Pariaman kian terjepit. Alih-alih meraup keuntungan melimpah di kaya komoditas maritim, masyarakat pesisir justru harus berhadapan dengan hantaman ganda: ketidakpastian pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi serta maraknya aktivitas penangkapan ikan menggunakan alat tangkap ilegal yang merusak ekosistem perairan lokal.

Kondisi pelik ini dibenarkan oleh Plt. UPTD Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Perikanan Kabupaten Padang Pariaman, Dedi Tama. Menurutnya, interupsi pasokan Pertalite bersubsidi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) menjadi momok utama yang melumpuhkan produktivitas nelayan dari hari ke hari.

Padahal, mayoritas nelayan lokal yang mengoperasikan kapal payang sangat bergantung pada mesin tempel berdaya tinggi yang mengonsumsi Pertalite sebagai bahan bakar utama tunggal untuk melaut.

"Secara birokrasi administratif, pihak SPBU sebenarnya tidak mempersulit penyaluran asalkan nelayan mengantongi surat rekomendasi resmi. Nelayan dari wilayah Ulakan dan Sunua biasanya mengambil pasokan di SPBU Toboh, nelayan Ketaping di SPBU Bandara, sedangkan kelompok nelayan Gasan memperolehnya di SPBU Tiku. Namun, persoalan mendasar adalah stok Pertalite di lapangan sering kali kosong atau telat didistribusikan, sehingga nelayan kehilangan momentum emas waktu tangkap," ungkap Dedi Tama.

Di tengah keterbatasan operasional tersebut, Dedi menyebut pemerintah daerah tengah mengupayakan intervensi jangka panjang melalui rencana pembangunan dua titik program Kampung Nelayan yang dipusatkan di Nagari Mangguang dan Nagari Tiram, guna memperkuat ketahanan ekonomi pesisir.

Invasi Alat Tangkap Merusak di Zona Tradisional
Krisis nelayan Padang Pariaman kian diperparah oleh lemahnya pengawasan wilayah perairan. Ketua Kelompok Nelayan Semoga Jaya Ulakan, Safaruddin, membeberkan fakta lapangan mengenai masifnya armada penangkap ikan dari luar daerah yang diduga kuat menabrak regulasi zonasi secara terang-terangan.

Safaruddin mengungkapkan, perairan Ulakan saat ini kerap diinvasi oleh kapal-kapal dari Muara Anai yang disinyalir masih menggunakan alat tangkap terlarang sejenis pukat harimau (trawl). Aktivitas eksploitatif ini secara langsung menguras populasi ikan di dasar laut dan menghancurkan alat tangkap tradisional milik warga setempat.

Tidak berhenti di sana, wilayah tangkap Ulakan Tapakis juga dipusingkan oleh operasional jaring milenium milik nelayan asal Pasie Jambak, Kota Padang. Jaring berukuran raksasa tersebut sering kali hanyut terbawa arus hingga merusak wilayah perairan dangkal.

"Sesuai aturan baku hukum laut, jaring milenium seharusnya hanya boleh dipasang pada zona di atas dua mil laut dari bibir pantai. Namun realitasnya, mereka nekat membentang jaring hanya berjarak satu mil laut dari pantai, yang merupakan zona eksklusif nelayan tradisional. Akibatnya, wilayah tangkap kami menyusut tajam dan pendapatan harian anjlok drastis," keluh Safaruddin dengan nada getir.

Mewakili suara komunitas pesisir, Safaruddin mendesak Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumatera Barat, Polairud, serta instansi pembina terkait untuk segera turun tangan melakukan patroli rutin. Nelayan menegaskan perlunya tindakan tegas berupa sanksi hukum bagi pengusaha kapal yang menggunakan alat tangkap tidak sesuai ketentuan demi menyelamatkan masa depan maritim Padang Pariaman. (rsk/gmn)

#Editor: Marzuki RH 

Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Satreskrim Polres Pasaman Barat Sebar 500 Paket Sembako Melalui Lima Unit Kerja




SIMPANG4, (GemaMedianet.com) | Menjelang momentum sakral peringatan Hari Bhayangkara ke-80, jajaran Kepolisian Resor Pasaman Barat tidak hanya fokus pada aspek pemeliharaan keamanan, melainkan juga mengintensifkan gerakan filantropi struktural. Melalui kompartemen penegakan hukum, korps berbaju cokelat ini turun langsung ke kantong-kantong pemukiman marginal guna mengintervensi kesulitan ekonomi warga akibat tekanan daya beli dan dampak kebencanaan.

Ukir Sejarah Baru, Kapolda Sumbar Gatot Tri Suryanta Resmi Sandang Pangkat Jenderal Bintang Tiga




PADANG, (GemaMedianet.com) | Suasana penuh kebanggaan dan rasa syukur mendalam menyelimuti Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sumatera Barat pada penghujung Juni. Sebuah pencapaian karier yang monumental sekaligus menorehkan catatan emas dalam sejarah korps kepolisian di Ranah Minang resmi tercipta, seiring dengan melonjaknya posisi kepemimpinan tertinggi daerah ke strata perwira tinggi yang lebih prestisius.

29 June 2026

Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Ditlantas Polda Sumbar Edukasi Ratusan Siswa SD Jadi Pelopor Keselamatan Jalan Raya

Investasi Jangka Panjang Tekan Angka Kecelakaan : Sasar Empat Sekolah Dasar di Kota Padang Lewat Metode Interaktif _




PADANG, (
GemaMedianet.com
)
| Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat terus bergerak masif dalam melakukan langkah-langkah preventif demi menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya. Sadar bahwa pembentukan karakter tertib hukum tidak dapat berjalan instan, Korps Sabuk Putih ini membidik kluster usia anak-anak sebagai agen perubahan (agent of change) kebudayaan transportasi daerah.

Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembinaan dan edukasi lintas sektoral yang berpusat di Kota Padang, Minggu (28/6/2026). Kegiatan edukasi ini menyasar secara khusus para siswa dari empat sekolah dasar, yakni SDN 8 Alang Laweh, SDN 37 Alang Laweh, SDN 37 Pegambiran, dan SDN 20 Piai.

Dalam agenda yang dikemas penuh kehangatan tersebut, personel Ditlantas Polda Sumbar menyajikan materi keselamatan berlalu lintas menggunakan metode interaktif dan menyenangkan. Para siswa diperkenalkan secara mendalam mengenai fungsi rambu jalan, tata cara menyeberang yang aman, kewajiban penggunaan helm standar bagi pengendara maupun penumpang cilik, hingga pentingnya etika berkendara.

Guna mengoptimalkan daya serap materi, petugas di lapangan juga menggelar sesi simulasi visual sederhana dan kuis tanya jawab berhadiah, sehingga anak-anak mampu memahami pesan keselamatan tanpa merasa digurui.

Membangun Kesadaran Kolektif Lintas Generasi
Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.I.K., menegaskan bahwa penanaman nilai kepatuhan pada level sekolah dasar merupakan investasi jangka panjang sosial yang paling bernilai bagi peradaban berkendara di Ranah Minang.

"Anak-anak adalah fondasi generasi penerus bangsa. Melalui pembinaan sejak dini, kita sedang menanamkan benih disiplin, kesadaran hukum, serta kepedulian terhadap keselamatan diri dan sesama di ruang publik. Kita ingin mengubah pola pikir mereka agar melihat tertib lalu lintas sebagai sebuah kebutuhan hidup, bukan paksaan," ujar Kombes Pol. Reza.

Lebih lanjut, Dirlantas menggarisbawahi bahwa tanggung jawab pendidikan keselamatan ini tidak boleh diletakkan di pundak kepolisian semata, melainkan wajib ditopang oleh ekosistem sekolah, peran aktif orang tua, dan lingkungan masyarakat.

"Kita berharap anak-anak ini mampu bertindak sebagai pelopor keselamatan yang vokal. Mereka bisa menjadi pengingat yang jujur di dalam internal keluarga, misalnya menegur orang tua mereka jika lupa memakai helm, melanggar lampu merah, atau mengabaikan sabuk pengaman," tambahnya seraya memastikan program preventif ini akan terus diintensifkan ke berbagai wilayah kabupaten dan kota se-Sumatera Barat. (rsk/gmn)

#Editor: Marzuki RH 

SOLOK SELATAN

PRAKIRAAN CUACA

eqmap

KHAZANAH

POLDA SUMBAR

iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

Iklan

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiFmBCN4Mlg-A6lCQg1vNrmM-SXgqG_d0DYYAeLv0nWGLttd7i4t56IlhAeB1c-fxTmX4ZVKLBL_-ibnQeueR8mKL9vBD5sStVztfDrfkofmm4aXwcskiL9t23mNaOp4vwJ4EfipUqIC7ObmXQnD_7gnRsdAtOAZNL1NhP7fKNbcOUHtPTZc0ZPpq7SGxP2/w285-h400/HUT%20Kab%20limapuluh%20kota%20ke185.jpg

Blog Archive