12 Oktober 2018

Komite IV DPD RI Kunjungi Padang Tampung Aspirasi RUU Konsultan Pajak

PADANG, (GemaMedianet.com)  Guna menampung masukan berkaitan dengan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Konsultan Pajak, Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menyambangi Pemerintah Kota (Pemko) Padang di Balaikota Padang, Selasa (9/10/2018).

Danrem 032/Wirabraja Pimpin Istiqosah, Zikir dan Doa Bersama Untuk Keselamatan Bangsa

PADANG, (GemaMedianet.com)              Komandan Korem (Danrem) 032/Wirabraja Brigjen TNI Mirza Agus, S.IP memimpin acara Istiqosah, Zikir dan Doa Bersama bagi korban musibah bencana alam yang terjadi di wilayah Indonesia akhir-akhir ini di Masjid Agung Nurul Iman Padang, Rabu (10/10/2018).

Delegasi Oman Jejak Kerjasama Dengan Kota Padang

PADANG, (GemaMedianet.com)              Walikota Padang Mahyeldi didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Medi Iswandi, dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan, Rudy Rinaldy menerima kunjungan Delegasi Negara Oman di Kediaman Walikota Padang, Jalan A.Yani, Selasa (9/10/2018).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Tunaikan Janji, Program Rumah DP Rp 0 Resmi Diluncurkan


JAKARTA, (GemaMedianet.com)-Akhirnya Program Rumah DP Rp 0 di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, resmi diluncurkan. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyebut hunian tersebut sebagai janji kampanye yang sudah ditunaikan.

Menyusuri Ranah Minang Masa Lalu, Bermalamlah di Kampung Adat Sijunjung Nan Asri


Oleh: Micke Samudra
SIJUNJUNG, (GemaMedianet.com)“Ingin mengenang masa lalu dalam kehidupan Ranah Minang, bermalamlah di Kampung Adat”. Sebuah ungkapan bagi orang-orang sekembalinya dari tempat wisata Rumah Gadang di Kampung Adat Kecamatan Sijunjung Kabupaten Sijunjung Provinsi Sumatera Barat.

Wagub Nasrul Abit Antar Langsung Bantuan Sumbar Untuk Bencana Gempa Palu Rp.1 Miliar dan 1,6 Ton Rendang

PALU, (GemaMedianet.com) — Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit menyerahkan bantuan uang sebesar Rp.1 miliar dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) untuk korban gempa, tsunami dan likuifaksi di Sulawesi Tengah (Sulteng), Rabu (10/10/2018).

Bantuan itu diserahkan di Kantor Gubernur Sulteng secara simbolis kepada Gubernur Longki Djanggola. "Bantuan ini sumbernya APBD. Uang sedang dalam proses transfer," ucap Nasrul Abit seperti dilansir dari akun resmi Facebook Wagub Nasrul Abit.

Wagub mengungkapkan, selain bantuan itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumbar juga menyalurkan bantuan sebesar Rp.150 juta bagi perantau Minang yang menjadi korban bencana itu.

"Ini bantuan dukacita. Ketua Baznas Sumbar, Prof. Syamsul Bahri Khatib yang menyerahkan pada perantau. Ikatan perantau minang nanti yang akan membagi,  sesuai dengan aspirasi yang berkembang,  lakukan dengan baik, jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Jumlah ini memang masih kurang,  belum dapat memenuhi seperti yang diharapkan," ulasnya.

Untuk itu, Nasrul Abit menghimbau warga Sumbar untuk terus mengumpulkan bantuan, khususnya dalam bentuk uang,. Selain itu, peralatan sekolah, dan makanan.

Kondisi terkini, sebut wagub, perekonomian setempat masih lumpuh. Belum ada toko-toko yang buka, dan banyak para pengusaha tinggalkan Sulteng. Kota Palu sendiri masih sepi dari aktifitas kegiatan perekonomian lainnya. 

Sementara itu, data Perantau Minang yang menjadi korban bencana di Sulteng tercatat meninggal dunia 8 orang, belum ditemukan 12 orang,  dan luka-luka 3 orang.

"Besok (11 Oktober 2018), evakuasi dan pencarian korban rencananya dihentikan. Bagi perantau yang belum ditemukan, kita harus mengikhlaskan. Dan lokasi bencana yang terkubur lumpur, dianggap kuburan massal," ulas Wagub Nasrul Abit.

Sedangkan untuk rumah Perantau Minang di Sulteng yang rusak akibat gempa tsunami, yakni tercatat 36 unit rumah rusak berat dan hilang, 4 unit rumah tersapu tsunami, serta rumah rusak sedang dan ringan sebanyak 105 unit.

Di tempat yang sama, Gubenur Sulteng Longki Djanggola menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi dan masyarakat Sumbar atas kepedulian dan sumbangan Rendang-nya yang begitu enak dan lezat.

Soal makanan Rendang ini juga menjadi viral di media sosial, karena tidak tersalur kepada masyarakat. "Kita mengakui bantuan Rendang Padang tidak tersalur, karena memang gak bakalan cukup dengan jumlah hanya 1,6 ton. Oleh karena itu bagi masyarakat Sulteng yang berminat dengan Rendang, silahkan kunjungi posko-posko utama di dapur umumnya provinsi dan kabupaten/kota yang terkena bencana," seru Gubernur Longki Djanggola.

Dijelaskan, saat ini pengelolaan bantuan Rendang dilakukan oleh Dinas Sosial Sulteng. "Sepertiganya juga telah diserahkan kepada Perantau Minang yang ada di Sulteng," tukasnya.(Thamrin/em) 

PRAKIRAAN CUACA

eqmap

SOLOK SELATAN

Iklan


POLDA SUMBAR

iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

Arsip Blog