Showing posts with label Polda Sumbar. Show all posts
Showing posts with label Polda Sumbar. Show all posts

17 July 2026

Perkuat Akuntabilitas Presisi, Kapolda Irjen Pol Djati Wiyoto Pacu Reformasi Birokrasi Polda Sumbar



PADANG, (GemaMedianet.com) | Komitmen Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat dalam mewujudkan struktur kelembagaan yang bersih, profesional, serta akuntabel terus dipertegas melalui penguatan sistem pengawasan internal. 

Rajut Sinergi Intelijen Keamanan, Kapolda Sumbar Temui Kabinda Achmad Dailimy

Sinergitas Polda dan Binda Sumbar : Perkuat Sistem Deteksi Dini Guna Jaga Stabilitas Kamtibmas _


PADANG, (
GemaMedianet.com
)
| Menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di tengah dinamisnya konstelasi sosial memerlukan kolaborasi intelijen yang solid dan terintegrasi. Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., melakukan kunjungan silaturahmi strategis ke Kantor Badan Intelijen Daerah (Binda) Sumatera Barat, Rabu (15/7/2026).

Langkah koordinatif ini dilakukan sebagai bagian dari agenda prioritas Kapolda yang baru untuk merajut kemitraan erat dengan jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Ranah Minang. Kedatangan orang nomor satu di Polda Sumbar tersebut disambut langsung dengan penuh kehangatan oleh Kepala Binda (Kabinda) Sumbar, Achmad Dailimy, S.E., M.M., beserta jajaran pejabat teras institusi telik sandi daerah tersebut.

Dalam pertemuan penting ini, Kapolda didampingi oleh Karo SDM Polda Sumbar dan Kabidkeu Polda Sumbar guna memperkuat dimensi koordinasi lintas fungsi.

Bangun Komunikasi Konstruktif Demi Deteksi Dini

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kabinda Sumbar tersebut berjalan dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Kedua pimpinan lembaga keamanan ini membahas berbagai langkah taktis dalam membangun komunikasi yang konstruktif. Polda Sumbar dan Binda Sumbar bersepakat meningkatkan intensitas pertukaran informasi guna memetakan potensi kerawanan sosial secara lebih presisi.

Kapolda Sumbar Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan fondasi utama pertahanan dan keamanan wilayah dalam mendeteksi ancaman sejak dini.

“Pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan komunikasi antara Polda Sumbar dengan Badan Intelijen Daerah. Kolaborasi yang baik akan menjadi modal penting dalam mendeteksi potensi gangguan sejak dini, sehingga situasi kamtibmas di Sumatera Barat tetap aman dan kondusif,” ungkap Kapolda Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy secara lugas.

Menurutnya, tantangan keamanan yang terus berkembang menuntut kerja sama yang erat antarinstansi agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi secara cepat dan tepat.

Kolaborasi Lintas Instansi Hadapi Tantangan Zaman

Lebih lanjut, ia menguraikan bahwa kompleksitas tantangan keamanan di era modern membutuhkan respon cepat yang presisi. Pendekatan konvensional dinilai tidak lagi memadai tanpa didukung oleh akurasi data intelijen yang kuat untuk mengantisipasi potensi gesekan di masyarakat.

Senada dengan hal itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr., menyampaikan bahwa koordinasi taktis ini merupakan kunci utama dalam memberikan pelayanan prima sekaligus memastikan ketenangan publik terjamin di tingkat tapak. Sinergi yang terjalin erat antara Polda dan Binda Sumbar ini diharapkan mampu menciptakan iklim sosial yang damai, harmonis, dan kondusif di seluruh pelosok Sumatera Barat. (hkp/gmn)

#Editor: Marzuki RH

16 July 2026

Wakapolda Brigjen Pol Solihin Tutup Esports Kapolda Cup 2026, Tim Pesisir Selatan Siap Melaju ke Nasional



PADANG, (GemaMedianet.com) | Upaya konkret kepolisian dalam merangkul potensi generasi muda di sektor digital ekonomi kreatif menemui puncaknya. Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sumatera Barat, Brigjen Pol. Solihin, S.I.K., M.H., CSPHR., menutup secara resmi turnamen bergengsi "Kapolda Sumbar Cup Road to Esports Kapolri Cup 2026" dihelat di Gedung Youth Center Bagindo Aziz Chan, Padang, Rabu (15/7/2026) malam.

15 July 2026

Antisipasi Longsor dan Erosi, Polsek Talamau Hijaukan Kawasan Rawan Bencana di Nagari Talu



PASBAR, (GemaMedianet.com) | Upaya konkret dalam memulihkan serta memperkuat daya dukung lingkungan pascabencana terus dipacu oleh jajaran kepolisian di wilayah hukum Pasaman Barat. Guna mengantisipasi ancaman runtuhnya struktur tanah di kawasan berbukit, Kepolisian Sektor (Polsek) Talamau menggelar aksi penanaman ratusan bibit Pohon Mahoni di Kampung Pasanggiang, Jorong Perhimpunan, Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Rabu (15/7/2026).

Langkah pelestarian ini diposisikan sebagai bagian dari komitmen gerakan nasional "Polri Peduli Lingkungan" diintegrasikan langsung sebagai skema mitigasi bencana alam berbasis ekologi. Mengingat Talamau merupakan salah satu kawasan memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana tanah longsor, aksi penanaman pohon keras ini menjadi prioritas utama,.

Kegiatan hijau dihadiri dan didukung penuh oleh jajaran personel Polsek Talamau, Ketua Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Talamau Ajumril, Kepala Jorong Perhimpunan, serta perwakilan dari jurnalis media lokal.

Fokus Amankan Area Perbukitan dan Aliran Sungai

Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., melalui Kapolsek Talamau, IPTU Fifriki Candra, S.H., M.H., menegaskan bahwa gerakan penghijauan ini sekadar seremonial belaka. Penentuan titik lokasi penanaman telah melalui kajian pemetaan kerawanan bencana lokal.

"Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian kepolisian dalam menjaga kelestarian alam dan antisipasi dini bencana. Fokus utama aksi ini menyasar area perbukitan dan Daerah Aliran Sungai (DAS) guna memperkuat struktur pengikat tanah sekaligus meminimalisir potensi ancaman erosi," tegas Kapolsek Talamau, IPTU Fifriki Candra, usai menanam bibit mahoni secara simbolis.

Dirinya menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya menanam pohon keras di pekarangan maupun kawasan hutan lindung mulai gundul demi memutus potensi bencana banjir musiman.

Edukasi Kebencanaan dan Regenerasi Pecinta Lingkungan

Tidak hanya berfokus penanaman fisik secara massal, Polsek Talamau bersama unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) serta instansi kehutanan setempat memanfaatkan momentum untuk menyisipkan edukasi kebencanaan. Sosialisasi diarahkan untuk membangun kesadaran mandiri warga dalam membaca tanda-tanda alam sebelum terjadinya pergerakan tanah.

Menariknya, pihak kepolisian sengaja melibatkan unsur pemuda dan pelajar secara aktif. Sejumlah perwakilan siswa dari MAN 4 Pasaman Barat, SMKN 1 Talamau, hingga MAM Talu dihadirkan langsung ke lapangan. Keterlibatan para siswa dinilai sangat efektif untuk menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) serta kepedulian ekologis sejak usia sekolah.

Dengan terlaksananya aksi kolaboratif ekosistem di wilayah Talu diharapkan kembali pulih secara bertahap. Sinergitas kokoh antara aparat kepolisian, pemangku adat, masyarakat tapak, dan generasi muda diyakini menjadi benteng pertahanan terbaik dalam menjaga kelestarian alam Pasaman Barat di masa depan. (mrh/hrp/gmn)

#Editor: RS Khadiva

Perkuat Koordinasi Antar-Penegak Hukum, Kapolda Irjen Pol Djati Wiyoto Sambangi Pengadilan Tinggi



PADANG, (GemaMedianet.com) | Guna memastikan iklim penegakan hukum kondusif, transparan, dan berkeadilan di ranah hukum Sumatera Barat, jajaran kepolisian daerah terus memperkuat jaring komunikasi horizontal. Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K melaksanakan kunjungan silaturahmi perdana ke Kantor Pengadilan Tinggi (PT) Padang berlokasi di kawasan ibu kota provinsi, Kamis (15/7/2026) pagi.

14 July 2026

Pimpin Apel Perdana, Kapolda Irjen Pol Djati Wiyoto Tekankan Keteladanan dan Pendekatan Humanis



PADANG, (GemaMedianet.com) | Roda kepemimpinan tertinggi di Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat resmi memulai babak baru dengan penekanan pada penguatan moralitas dan disiplin kultural personel. Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., memimpin langsung jalannya apel pagi perdana berlangsung khidmat di halaman Mapolda Sumatera Barat, Senin (13/7/2026) pagi.

13 July 2026

Geliat Sport Tourism di Kota Warisan Dunia, Ribuan Pelari Padati Bhayangkara Run Sawahlunto

Sinergitas Pemko dan Polres Hidupkan Ekonomi Kreatif : Jelajah Kota Tua Menyusuri Jejak Sejarah UNESCO _



SAWAHLUNTO, (GemaMedianet.com) | Kawasan bersejarah Kota Tua Sawahlunto bertransformasi menjadi lautan manusia seiring dengan membeludaknya partisipasi peserta dalam ajang olahraga massal Bhayangkara Run Road to Police Woman Run 2026, Minggu (12/7) kemarin.

Gelaran akbar bertajuk “Jelajah Kota Tua Fun Run and Race 5K” diprakarsai oleh Kepolisian Resor (Polres) Sawahlunto tersebut sukses menjadi magnet bagi ribuan pelari dari berbagai daerah di Pulau Sumatera.

Perhelatan ini bukan sekadar panggung kompetisi fisik, melainkan menjadi bagian dari perayaan momentum Hari Bhayangkara ke-80. Lebih dari itu, agenda kolaboratif ini diproyeksikan menjadi instrumen taktis untuk memperkuat posisi tawar Kota Sawahlunto sebagai destinasi unggulan sport tourism (pariwisata berbasis olahraga) di tingkat nasional.

Titik start dan finis dipusatkan di jantung Kota Tua memberikan pengalaman unik bagi para pelari. Sembari memacu kecepatan, para peserta disuguhi eksotisme arsitektur kolonial yang telah diakui dunia sebagai situs warisan dunia UNESCO.

Dampak Ganda Terhadap Sektor Perhotelan dan UMKM

Kegiatan berskala regional ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, ditiap didampingi langsung oleh Kapolres Sawahlunto, AKBP Simon Yana Putra. Turut menyaksikan kemeriahan, Ketua KONI Kota Sawahlunto H. Jhon Reflita, unsur Forkopimda, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Wali Kota Riyanda Putra memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Polres Sawahlunto telah berhasil mengemas agenda kamtibmas menjadi sebuah penetrasi ekonomi produktif. Menurutnya, pergerakan ribuan manusia ke Kota Arang mendatangkan berkah finansial masif secara langsung bagi pelaku usaha lokal.

“Kehadiran ribuan peserta dari berbagai daerah memberikan manfaat besar bagi Kota Sawahlunto. Hotel, rumah makan, pelaku UMKM, hingga destinasi wisata turut merasakan dampak positif dari penyelenggaraan kegiatan ini. Ini sejalan dengan komitmen kami menjadikan Sawahlunto sebagai kota tujuan wisata berbasis event,” ungkap Riyanda Putra dengan nada optimis.

Sinergitas Polri Menopang Pembangunan Spasial

Gayung bersambut, Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra menegaskan bahwa institusi kepolisian berkomitmen penuh untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui program-program menyokong visi pembangunan daerah. Bhayangkara Run menjadi jembatan untuk membangun komunikasi yang harmonis antara aparat penegak hukum dengan warga sipil.

"Kami ingin event ini menjadi ruang kebersamaan sekaligus mendorong Sawahlunto semakin dikenal sebagai kota penyelenggara berbagai event nasional maupun regional," tutur AKBP Simon Yana Putra.

Senada dengan hal itu, Ketua KONI Sawahlunto H. Jhon Reflita menilai bahwa skema sport tourism memadukan olahraga rekreasi dengan pesona sejarah merupakan cara terbaik untuk memasyarakatkan olahraga sekaligus memicu pertumbuhan industri kreatif daerah. Suksesnya agenda ini kian memantapkan posisi Sawahlunto dalam peta persaingan destinasi wisata utama di Sumatera Barat sepanjang tahun 2026. (rsk/gmn)

#Editor: Marzuki RH 

12 July 2026

Hadiri Musda MUI, Polda Sumbar Perkuat Komitmen Bersama Pemuka Agama



PADANG, (GemaMedianet.com) | Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat kembali memperkokoh pilar kemitraan strategis bersama unsur ulama guna memelihara stabilitas keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas). Komitmen nyata tersebut tecermin dari kehadiran jajaran petinggi kepolisian dalam pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Barat yang dihelat di Auditorium Gubernur Sumbar, Sabtu (11/7/2026) lalu.

11 July 2026

Tindak Lanjut MoU, Polda Sumbar dan MUI Godok Standardisasi Saksi Ahli Perkara Keagamaan

✅ Sinergi Hingga Tingkat Polres : Ulama Saksi Ahli Wajib Kuasai Hukum Islam dan Hukum Positif _



PADANG, (GemaMedianet.com) | Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat terus memperkuat barisan kolaborasi strategis bersama pemuka agama guna menjaga stabilitas kamtibmas sekaligus supremasi hukum yang berkeadilan. Komitmen tersebut dipertegas saat Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol Solihin, menerima kunjungan resmi delegasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat dan MUI Sumbar di ruang tamu utama Mapolda Sumbar, Jumat (10/7/2026) kemarin.

Pertemuan tingkat tinggi ini merupakan langkah konkret untuk mengimplementasikan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang telah disepakati antara Markas Besar Polri dan MUI Pusat. Selain mempererat tali silaturahmi, momentum ini dimanfaatkan untuk menyelaraskan program kerja bersama, termasuk dalam menyongsong agenda Musyawarah Daerah (Musda) MUI Sumbar yang akan datang.

Dalam penyambutan tersebut, Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol Solihin, menggarisbawahi bahwa keterlibatan aktif para tokoh agama sangat krusial dalam memelihara kondusivitas wilayah Ranah Minang. Pihak kepolisian pun menyambut positif usulan MUI mengenai perlunya standardisasi saksi ahli keagamaan dalam proses penegakan hukum.

Perluas Kemitraan Strategis Sasar Tingkat Polres

Otoritas Polda Sumbar menyatakan bahwa penanganan perkara hukum yang bersinggungan langsung dengan sensitivitas isu keagamaan memerlukan akurasi pandangan yang mendalam serta memiliki tingkat kredibilitas tinggi dari para pakar yang kompeten.

"Polri sangat mengapresiasi dukungan MUI dalam penegakan hukum. Oleh karena itu, kita akan tindak lanjuti sinergi ini hingga ke tingkat Polres, terutama terkait penyediaan saksi ahli yang kompeten untuk memberikan keterangan yang objektif dan selaras dengan hukum positif kita," tegas Brigjen Pol Solihin di hadapan delegasi.

Salah satu terobosan krusial yang disepakati dalam pertemuan ini adalah urgensi pelaksanaan sertifikasi serta pelatihan khusus bagi para ulama yang diproyeksikan menjadi saksi ahli di ruang sidang atau berita acara pemeriksaan.

Pihak MUI menekankan, para ulama tidak boleh hanya sekadar mendalami khazanah hukum Islam klasik yang bersumber dari kitab kuning saja. Lebih dari itu, pemahaman yang komprehensif terhadap hukum positif nasional menjadi syarat mutlak agar ditiap keterangan ilmiah yang diberikan di hadapan penyidik kepolisian memiliki kekuatan pembuktian hukum yang kokoh.

Langkah Preventif Reduksi Gesekan Sosial

Merespons dinamika tersebut, Kabidhumas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyatakan bahwa standardisasi kompetensi saksi ahli ini menjadi instrumen preventif yang sangat positif untuk merawat harmoni sosial di tengah masyarakat Sumatera Barat.

"Polda Sumbar senantiasa membuka ruang komunikasi yang luas dengan MUI. Dengan adanya standardisasi dan pelatihan saksi ahli ini, kami berharap penanganan perkara yang melibatkan isu keagamaan di wilayah hukum Polda Sumbar dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, dan minim gesekan," urai Kombes Pol Susmelawati Rosya.

Pertemuan strategis ini dihadiri langsung oleh jajaran elit pengurus ulama. Tampak hadir Wakil Sekretaris Jenderal MUI Pusat, Dr. Muhammad Isan Tanjung, Ketua Umum MUI Sumbar, Buya Dr. Zulmaidi, serta sejumlah perwakilan dari Komisi Hukum, Komisi Fatwa, hingga Bidang Dakwah. Sinergitas ini diharapkan damba melahirkan formula penyelesaian dinamika keagamaan secara arif, bijaksana, dan bersandar pada koridor hukum nasional yang berlaku. (tbn/gmn)

#Editor : Marzuki RH 

10 July 2026

Bidik Sektor Energi, Polda Sumbar Usut Dugaan Korupsi Pasokan Batubara PLTU Ombilin

Ditemukan Selisih Kontrak, Tiga Perusahaan Rekanan Diperiksa Intensif Ditreskrimsus _




PADANG, (GemaMedianet.com) | Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) bergerak cepat membongkar gurita dugaan praktik rasuah di sektor energi strategis. Korps Bhayangkara Ranah Minang kini tengah gencar mengusut dugaan tindak pidana korupsi yang disertai Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam proyek pengadaan bahan bakar batubara untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Ombilin, Sawahlunto.

Penyelidikan mendalam ini naik ke permukaan menyusul ditemukannya indikasi kuat ketidaksesuaian pasokan komoditas yang berdampak langsung pada stabilitas pasokan energi listrik bagi hajat hidup masyarakat di wilayah Sumatra Barat.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menegaskan bahwa pembongkaran perkara ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam menindak tegas korupsi di sektor vital nasional, sejalan dengan instruksi ketat Presiden Republik Indonesia.

"Sektor energi dan pasokan listrik adalah aspek vital bagi hajat hidup masyarakat. Setiap tindakan korupsi yang mengganggu stabilitas sektor ini akan kami tindak secara cepat, tepat, dan transparan demi menyelamatkan aset negara dan menjamin hak-hak masyarakat di Ranah Minang," tegas Kombes Pol Susmelawati Rosya dalam keterangan resminya.

Fokus Selisih Muatan, Tiga Korporasi Terseret

Arah bidikan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) saat ini difokuskan pada dugaan manipulasi selisih volume batubara antara klausul kontrak tertulis dengan realisasi fisik pengiriman yang masuk ke pintu PT PLN (Persero) UPK Ombilin.

Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Sumbar, Kompol Muardi, menjelaskan bahwa ketidaksesuaian pasokan tersebut memicu terganggunya performa operasional mesin pembangkit secara masif.

"Adanya temuan selisih jumlah batubara yang ada di klausul kontrak dengan yang masuk ke PT PLN (Persero) UPK Ombilin. Jadi, jumlah muatan tidak sesuai," ujar Kompol Muardi membongkar modus operandi di lapangan.

Guna mengurai benang kusut tersebut, polisi langsung mengarahkan fokus pemeriksaan kepada tiga perusahaan penyedia batubara yang menjadi mitra rekanan. Ketiga korporasi tersebut adalah CV PSPN, CV TC, serta pihak Konsorsium yang melibatkan PT MCI dan PT NAL.

Pintu Pemeriksaan Berpotensi Diperluas

Langkah hukum progresif yang diambil jajaran Polda Sumbar ini berdiri tegak di atas dua dokumen petunjuk yang sah. Pijakan pertama adalah Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Nomor 08 tertanggal 30 April 2024, yang diperkuat oleh laporan resmi dari elemen masyarakat tertanggal 31 Maret 2026.

Polda Sumbar berkomitmen menjalankan proses penegakan hukum secara profesional, objektif, dan akuntabel. Penyidik terus melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) dan dokumen pendukung secara komprehensif, serta menjadwalkan pemanggilan saksi-saksi kunci dari pihak birokrasi maupun swasta.

Otoritas kepolisian juga membuka peluang lebar untuk memperluas periode waktu pengusutan (audit retrospektif). Langkah ini akan ditempuh jika tim ahli menemukan indikasi bahwa kerugian keuangan negara dalam pasokan energi ini bersifat berkelanjutan (sustainable loss).

"Perkembangan lebih lanjut dari penanganan kasus ini akan terus kami sampaikan secara berkala dan terbuka kepada rekan-rekan media," tutup Kombes Pol Susmelawati Rosya optimis. (mrh//tbn/gmn)

#Editor : Marzuki RH 

08 July 2026

Gerak Cepat Usai Viral, Polsek Pasaman Ciduk Dua Pelaku Pungli di Pantai Pohon Seribu Sasak

Gunakan Kotak Kardus Merek Minuman, Pelaku Pasang Tarif hingga Rp25 Ribu Per Kendaraan _




PASBAR, (GemaMedianet.com) | Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat membuktikan komitmennya dalam memberantas praktik premanisme di destinasi wisata. Menindaklanjuti keluhan dan aduan masyarakat yang sempat viral di jagat media sosial, Tim Opsnal Polsek Pasaman bergerak cepat melakukan penyelidikan lapangan dan berhasil menciduk dua orang terduga pelaku pungutan liar (pungli) di kawasan objek wisata Pohon Seribu, Jorong Pondok, Nagari Ranah Pasisia, Kabupaten Pasaman Barat.

07 July 2026

Sertijab Kapolda Sumbar Berlangsung Haru, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy Resmi Pegang Tongkat Komando

Lepas Komjen Pol Gatot Tri Suryanta Menuju Lemhanas, Personel Tak Kuasa Menahan Air Mata _



PADANG, (GemaMedianet.com) | Tampuk kepemimpinan Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat resmi berganti. Melalui upacara tradisi yang kental dengan nilai-nilai adat Minangkabau dan kemiliteran yang sakral, tongkat komando Kapolda Sumbar diserahterimakan dari pejabat lama, Komjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si, CSFA kepada pejabat baru, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, SIK. Prosesi pisah sambut yang berpusat di Markas Polda Sumbar tersebut berlangsung khidmat, meriah, sekaligus dilingkupi suasana haru mendalam, Senin (6/7/2026) kemarin.

Rangkaian suksesi kepemimpinan ini diawali sejak pagi hari saat kedatangan Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy bersama ketua Bhayangkari daerah yang baru. Langkah kakinya di gerbang markas disambut hangat dengan tarian tradisi adat Minang. Didampingi Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Solihin, jenderal bintang dua itu berjalan perlahan menyalami satu per satu jajaran Pejabat Utama (PJU), para Kapolres, hingga ratusan personel yang telah lama menantikan kehadirannya.

Pergantian pucuk pimpinan Korps Bhayangkari di Ranah Minang ini memuat catatan historis yang luar biasa. Komjen Pol Gatot Tri Suryanta menorehkan prestasi langka sebagai satu-satunya Kapolda di Nusantara yang mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa menjadi bintang tiga (Komjen Pol) semasa aktif menjabat di daerah. 

Pengabdian dan dedikasinya yang tinggi membawa alumni terbaik ini promosi menduduki jabatan strategis di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) RI. Kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi inilah yang memicu rasa bangga sekaligus keharuan kolektif di kalangan warga Polda Sumbar saat melepas sang jenderal.

Warisan Kepemimpinan Tegas, Humanis, dan Religius

Selama satu tahun enam bulan menakhodai Polda Sumbar, Komjen Pol Gatot Tri Suryanta melekat kuat di hati para anak buah dan elemen masyarakat. Ia dikenal sebagai sosok pemimpin yang tegas, humanis, dan penuh kebapakan. Baginya, tidak ada istilah tanggal merah atau hari libur demi memberikan totalitas pelayanan keamanan bagi damba warga.

"Program beliau sangat menyentuh basis spiritualitas dan sosial. Diantaranya Gerakan Subuh Berjamaah (GSB), program One Day One Khatam, pemberian hadiah umrah bagi personel berprestasi, hingga aksi cepat tanggap menyalurkan bantuan bagi korban bencana banjir. Kami merasa sangat kehilangan sosok teladan yang bersahaja ini," ungkap salah seorang personel Polda Sumbar dengan mata berkaca-kaca.

Dalam sambutan terakhirnya di atas mimbar upacara, Komjen Pol Gatot Tri Suryanta menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dukungan kerja sama yang terjalin solid selama ini.

“Tugas Polri untuk masyarakat, membentuk dan menjadikan Kamtibmas yang aman dan nyaman, adalah tugas mulia dan menjadi ladang amal ibadah bagi kita semua. Sebagai manusia yang tidak sempurna, saya memohon maaf atas segala kekhilafan selama bertugas. Mari kita terus menjaga tali komunikasi dan silaturahmi ini,” tutur Gatot emosional.

Penyerahan Pataka dan Penghormatan Pedang Pora

Puncak upacara kedinasan ditandai dengan prosesi penyerahan Pataka Polda Sumbar secara khidmat di lapangan upacara setelah waktu Zuhur. Penyerahan panji kehormatan dari Komjen Pol Gatot kepada Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy tersebut menjadi simbol resmi beralihnya otoritas komando kepemimpinan korps institusi.

Pejabat Kapolda Sumbar yang baru, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, dalam pidato perdananya menyatakan rasa hormat dan apresiasi setinggi-tingginya atas rekam jejak emas yang ditorehkan oleh pejabat lama. Ia berkomitmen penuh untuk melanjutkan program unggulan yang ada demi menjaga muria institusi.

"Mari kita bersama-sama menjaga institusi Polri dengan adil dan baik. Wujudkan postur Polri yang senantiasa hadir untuk masyarakat, serta menjadikan stabilitas Kamtibmas di Sumatera Barat selalu dalam kondisi yang aman, tertib, dan nyaman," tegas mantan pejabat intelijen tersebut.

Acara pamungkas ditutup dengan tradisi pelepasan Pedang Pora. Di bawah hunusan pedang para perwira elit Polda Sumbar, Komjen Pol Gatot beserta istri berjalan perlahan menuju pintu gerbang luar. Isak tangis dari sejumlah personel pecah saat bersalaman terakhir kali, sebelum sang jenderal menaiki kendaraan dinasnya dengan dikawal ketat pasukan Brimob menuju tempat tugas yang baru. Selamat datang Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, selamat jalan Komjen Pol Gatot Tri Suryanta. (gmn)

#Editor : Marzuki RH 

06 July 2026

Merespons Keluhan Netizen di Medsos, Polsek Pasaman Sikat Praktik Pungli Berkedok Sumbangan di Pantai Pohon Seribu




PASBAR, (GemaMedianet.com) | Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat bergerak cepat dalam menata kondusivitas keamanan di destinasi wisata unggulan daerah. Merespons laporan dan keresahan masyarakat yang sempat viral di jagat media sosial terkait adanya indikasi praktik pungutan liar (pungli) berkedok sumbangan sukarela, jajaran Polsek Pasaman langsung menerjunkan tim patroli guna menyisir kawasan objek wisata Pantai Pohon Seribu, Jorong Pondok, Nagari Ranah Pasisia, Kabupaten Pasaman Barat, Minggu (5/7/2026) kemarin.

Sapa Warga di Lokasi Samsat, Ditlantas Polda Sumbar Luncurkan Program “Polantas Menyapa”

Pangkas Sekat Birokrasi, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Garansi Layanan Pajak Cepat dan Transparan _



PADANG, (GemaMedianet.com) | Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat terus melakukan akselerasi dan perbaikan mutu pelayanan publik di Ranah Minang. Langkah segar ini dibuktikan melalui peluncuran inovasi teranyar bertajuk “Polantas Menyapa”, sebuah program humanis yang dirancang khusus untuk memberikan kemudahan, kenyamanan, ekstra cepat, serta kepastian hukum bagi masyarakat yang tengah mengurus administrasi kendaraan bermotor, termasuk pembayaran pajak tahunan.

Melalui program ini, paradigma lama pelayanan kepolisian yang kaku sengaja dieliminasi. Personel Ditlantas diterjunkan langsung ke titik ruang tunggu pelayanan untuk mendampingi, menyapa, dan memandu warga secara interaktif. Kehadiran petugas di tengah pemohon ini memastikan seluruh proses birokrasi berjalan sesuai koridor hukum, tertib, bersih dari praktik pungutan liar, serta transparan.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Polisi Reza Chairul Akbar Sidiq, menegaskan bahwa program Polantas Menyapa merupakan potret nyata dari transformasi pelayanan publik Korps Bhayangkara yang berkiblat penuh pada indeks kepuasan masyarakat.

“Program Polantas Menyapa kami hadirkan sebagai bentuk komitmen nyata Ditlantas Polda Sumbar untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat. Kami ingin memastikan setiap warga yang datang mengurus dokumen kendaraannya mendapatkan perlakuan yang ramah, cepat, mudah, dan profesional. Kehadiran personel secara fisik di lapangan juga menjadi jembatan komunikasi untuk mengedukasi warga tentang pentingnya legalitas berkendara,” ujar Kombes Polisi Reza Chairul Akbar Sidiq kepada wartawan.

Gugah Kesadaran Pajak Lewat Edukasi Humanis

Kombes Polisi Reza Chairul Akbar Sidiq menggarisbawahi bahwa mutu pelayanan publik modern tidak hanya dihitung dari kecanggihan sistem digital atau kecepatan durasi cetak dokumen semata. Lebih dari itu, indikator keberhasilan juga bertumpu pada kualitas komunikasi interpersonal antara petugas dan masyarakat yang dilayani.

Sembari memberikan asistensi pengisian formulir dan verifikasi berkas, para personel Ditlantas juga aktif menyampaikan rupa-rupa informasi krusial, antara lain 

^Kewajiban tenggat waktu pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

^Kelengkapan dokumen wajib seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan BPKB.

^Pentingnya keabsahan surat-surat kendaraan sebagai instrumen perlindungan hukum pemilik.

Melalui pendekatan persuasif ini, Ditlantas Polda Sumbar berharap ditiap angka kepatuhan pajak kendaraan di Sumatera Barat dapat mengalami lonjakan yang signifikan. Mengingat, kontribusi pajak tersebut akan dikembalikan ke daerah dalam bentuk pembiayaan pembangunan infrastruktur jalan serta fasilitas umum masyarakat.

Melayani dengan Hati untuk Ranah Minang

Suasana di loket pelayanan kini tampak lebih cair dan komunikatif. Warga tidak lagi canggung untuk bertanya mengenai rupa-rupa regulasi baru lalu lintas, karena petugas menyambut keluhan dengan sikap yang solutif.

“Harapan kami, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri semakin kokoh. Kepatuhan melengkapi dokumen kendaraan bukan sekadar urusan menghindari sanksi tilang di jalan raya, melainkan sebuah tanggung jawab moral bersama dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama,” kunci Kombes Polisi Reza Chairul Akbar Sidiq.

Dengan mengusung semangat kerja “Melayani dengan Hati untuk Masyarakat Sumbar”, Ditlantas Polda Sumbar berkomitmen untuk terus menelurkan inovasi pelayanan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus mengawal terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di pelosok wilayah Sumatera Barat. (rsk/gmn)

#Editor: Marzuki RH 

Polda Sumbar dan Pemprov Gelar Subuh Mubarak, Sinergikan Pendidikan Karakter serta Gerakan Subuh Berjamaah

Luncurkan Buku Panduan Khusus, Kapolda Sumbar Tekan Dekadensi Moral Lewat Formulasi Culture Policing _




PADANG, (GemaMedianet.com) | Kolaborasi strategis demi menyelamatkan moral generasi muda terus digaungkan di Ranah Minang. Sinergitas antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, TNI, dan jajaran kepolisian kembali diperkokoh melalui perhelatan spiritual akbar "Subuh Mubarak dan Gerakan Subuh Berjamaah" yang dipusatkan di Masjid Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi Sumatera Barat, Padang, Minggu (5/7/2026) kemarin.

Kegiatan keagamaan yang bertepatan dengan momentum 20 Muharam 1448 Hijriah ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi formalitas birokrasi, melainkan menjelma jadi ruang pergerakan taktis untuk membentengi karakter generasi penerus agar tumbuh menjadi pribadi yang religius dan berintegritas tinggi.

Kapolda Sumatera Barat, Komjen Polisi Gatot Tri Suryanta, dalam sambutan hangatnya di hadapan ribuan jamaah menegaskan bahwa hulu dari problematika sosial hari ini—mulai dari dekadensi moral, kekerasan terhadap anak, hingga ancaman laten penyalahgunaan narkoba—hanya bisa dipotong mata rantainya melalui penguatan fondasi pendidikan karakter sejak usia dini.

"Keluarga adalah madrasah pertama dan utama dalam menanamkan nilai keimanan serta akhlak mulia. Fondasi spiritual dari rumah ini kemudian kita padukan secara linear dengan nilai-nilai culture policing atau budaya pemolisian yang humanis—seperti disiplin tinggi, integritas, tanggung jawab, dan keteladanan—sebagai instrumen pelengkap untuk membentuk karakter anak secara utuh," urai Komjen Polisi Gatot Tri Suryanta.

Sebagai wujud konkret dari komitmen tersebut, Polda Sumbar secara resmi meluncurkan sebuah buku instrasional berjudul "Pendidikan Agama dan Culture Policing". Karya literatur ini dirancang khusus untuk menjadi kompas sekaligus panduan praktis pembangunan karakter, baik ditiap dalam ruang domestik keluarga besar Korps Bhayangkara maupun lingkungan masyarakat luas.

Harmonisasi Rumah Tangga Jadi Kunci Utama

Gagasan besar Kapolda tersebut diperkuat oleh Kabiro SDM Polda Sumbar, Kombes Polisi Anissullah M. Ridha. Ia menggarisbawahi bahwa rahim dari lahirnya generasi unggul yang memiliki keseimbangan kekuatan moral, dan intelektual adalah iklim rumah tangga yang harmonis.

"Keluarga merupakan pondasi makro. Jika pendidikan agama yang berbasis kasih sayang berkolaborasi dengan budaya kepolisian yang menekankan kedisiplinan di rumah, maka anak-anak kita akan tumbuh menjadi individu yang memiliki ketahanan spiritual sekaligus karakter sosial yang kokoh di tengah masyarakat," sebut Kombes Polisi Anissullah M. Ridha.

Di sisi lain, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Polisi Susmelawati Rosya, menambahkan bahwa gerakan masif ini telah memanen dukungan luar biasa dari elemen vertikal masyarakat. Menariknya, gelombang kehadiran kini mulai didominasi oleh kelompok pelajar yang secara sadar mulai menginternalisasikan gerakan subuh berjamaah sebagai bagian dari gaya hidup sehat rohani mereka.

"Antusiasme warga yang memadati masjid subuh ini sangat luar biasa. Ini bukti sahih bahwa program Subuh Berjamaah telah bergeser dari sekadar imbauan menjadi kebutuhan kolektif masyarakat. Sinergitas lintas sektoral ini akan terus kita dorong guna memastikan Sumatera Barat tetap dalam kondisi yang aman, nyaman, dan kondusif," tutur Kombes Polisi Susmelawati Rosya.

Agenda spiritual sekaligus penutup pengabdian Komjen Pol Gatot Tri Suryana di Ranah Minang ini berlangsung khidmat dengan dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi, jajaran unsur Forkopimda Sumbar, sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar, tokoh adat, serta perwakilan personel TNI yang semakin memperlihatkan solidnya kebersamaan dalam merawat marwah Ranah Minang. (rsk/gmn)

#Editor: Marzuki RH 

SOLOK SELATAN

PRAKIRAAN CUACA

eqmap

KHAZANAH

POLDA SUMBAR

iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

Iklan

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiFmBCN4Mlg-A6lCQg1vNrmM-SXgqG_d0DYYAeLv0nWGLttd7i4t56IlhAeB1c-fxTmX4ZVKLBL_-ibnQeueR8mKL9vBD5sStVztfDrfkofmm4aXwcskiL9t23mNaOp4vwJ4EfipUqIC7ObmXQnD_7gnRsdAtOAZNL1NhP7fKNbcOUHtPTZc0ZPpq7SGxP2/w285-h400/HUT%20Kab%20limapuluh%20kota%20ke185.jpg

Blog Archive