Showing posts with label Polda Sumbar. Show all posts
Showing posts with label Polda Sumbar. Show all posts

06 July 2026

Sapa Warga di Lokasi Samsat, Ditlantas Polda Sumbar Luncurkan Program “Polantas Menyapa”

Pangkas Sekat Birokrasi, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Garansi Layanan Pajak Cepat dan Transparan _



PADANG, (GemaMedianet.com) | Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat terus melakukan akselerasi dan perbaikan mutu pelayanan publik di Ranah Minang. Langkah segar ini dibuktikan melalui peluncuran inovasi teranyar bertajuk “Polantas Menyapa”, sebuah program humanis yang dirancang khusus untuk memberikan kemudahan, kenyamanan, ekstra cepat, serta kepastian hukum bagi masyarakat yang tengah mengurus administrasi kendaraan bermotor, termasuk pembayaran pajak tahunan.

Melalui program ini, paradigma lama pelayanan kepolisian yang kaku sengaja dieliminasi. Personel Ditlantas diterjunkan langsung ke titik ruang tunggu pelayanan untuk mendampingi, menyapa, dan memandu warga secara interaktif. Kehadiran petugas di tengah pemohon ini memastikan seluruh proses birokrasi berjalan sesuai koridor hukum, tertib, bersih dari praktik pungutan liar, serta transparan.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Polisi Reza Chairul Akbar Sidiq, menegaskan bahwa program Polantas Menyapa merupakan potret nyata dari transformasi pelayanan publik Korps Bhayangkara yang berkiblat penuh pada indeks kepuasan masyarakat.

“Program Polantas Menyapa kami hadirkan sebagai bentuk komitmen nyata Ditlantas Polda Sumbar untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat. Kami ingin memastikan setiap warga yang datang mengurus dokumen kendaraannya mendapatkan perlakuan yang ramah, cepat, mudah, dan profesional. Kehadiran personel secara fisik di lapangan juga menjadi jembatan komunikasi untuk mengedukasi warga tentang pentingnya legalitas berkendara,” ujar Kombes Polisi Reza Chairul Akbar Sidiq kepada wartawan.

Gugah Kesadaran Pajak Lewat Edukasi Humanis

Kombes Polisi Reza Chairul Akbar Sidiq menggarisbawahi bahwa mutu pelayanan publik modern tidak hanya dihitung dari kecanggihan sistem digital atau kecepatan durasi cetak dokumen semata. Lebih dari itu, indikator keberhasilan juga bertumpu pada kualitas komunikasi interpersonal antara petugas dan masyarakat yang dilayani.

Sembari memberikan asistensi pengisian formulir dan verifikasi berkas, para personel Ditlantas juga aktif menyampaikan rupa-rupa informasi krusial, antara lain 

^Kewajiban tenggat waktu pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

^Kelengkapan dokumen wajib seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan BPKB.

^Pentingnya keabsahan surat-surat kendaraan sebagai instrumen perlindungan hukum pemilik.

Melalui pendekatan persuasif ini, Ditlantas Polda Sumbar berharap ditiap angka kepatuhan pajak kendaraan di Sumatera Barat dapat mengalami lonjakan yang signifikan. Mengingat, kontribusi pajak tersebut akan dikembalikan ke daerah dalam bentuk pembiayaan pembangunan infrastruktur jalan serta fasilitas umum masyarakat.

Melayani dengan Hati untuk Ranah Minang

Suasana di loket pelayanan kini tampak lebih cair dan komunikatif. Warga tidak lagi canggung untuk bertanya mengenai rupa-rupa regulasi baru lalu lintas, karena petugas menyambut keluhan dengan sikap yang solutif.

“Harapan kami, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri semakin kokoh. Kepatuhan melengkapi dokumen kendaraan bukan sekadar urusan menghindari sanksi tilang di jalan raya, melainkan sebuah tanggung jawab moral bersama dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama,” kunci Kombes Polisi Reza Chairul Akbar Sidiq.

Dengan mengusung semangat kerja “Melayani dengan Hati untuk Masyarakat Sumbar”, Ditlantas Polda Sumbar berkomitmen untuk terus menelurkan inovasi pelayanan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus mengawal terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di pelosok wilayah Sumatera Barat. (rsk/gmn)

#Editor: Marzuki RH 

Polda Sumbar dan Pemprov Gelar Subuh Mubarak, Sinergikan Pendidikan Karakter serta Gerakan Subuh Berjamaah

Luncurkan Buku Panduan Khusus, Kapolda Sumbar Tekan Dekadensi Moral Lewat Formulasi Culture Policing _




PADANG, (GemaMedianet.com) | Kolaborasi strategis demi menyelamatkan moral generasi muda terus digaungkan di Ranah Minang. Sinergitas antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, TNI, dan jajaran kepolisian kembali diperkokoh melalui perhelatan spiritual akbar "Subuh Mubarak dan Gerakan Subuh Berjamaah" yang dipusatkan di Masjid Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi Sumatera Barat, Padang, Minggu (5/7/2026) kemarin.

Kegiatan keagamaan yang bertepatan dengan momentum 20 Muharam 1448 Hijriah ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi formalitas birokrasi, melainkan menjelma jadi ruang pergerakan taktis untuk membentengi karakter generasi penerus agar tumbuh menjadi pribadi yang religius dan berintegritas tinggi.

Kapolda Sumatera Barat, Komjen Polisi Gatot Tri Suryanta, dalam sambutan hangatnya di hadapan ribuan jamaah menegaskan bahwa hulu dari problematika sosial hari ini—mulai dari dekadensi moral, kekerasan terhadap anak, hingga ancaman laten penyalahgunaan narkoba—hanya bisa dipotong mata rantainya melalui penguatan fondasi pendidikan karakter sejak usia dini.

"Keluarga adalah madrasah pertama dan utama dalam menanamkan nilai keimanan serta akhlak mulia. Fondasi spiritual dari rumah ini kemudian kita padukan secara linear dengan nilai-nilai culture policing atau budaya pemolisian yang humanis—seperti disiplin tinggi, integritas, tanggung jawab, dan keteladanan—sebagai instrumen pelengkap untuk membentuk karakter anak secara utuh," urai Komjen Polisi Gatot Tri Suryanta.

Sebagai wujud konkret dari komitmen tersebut, Polda Sumbar secara resmi meluncurkan sebuah buku instrasional berjudul "Pendidikan Agama dan Culture Policing". Karya literatur ini dirancang khusus untuk menjadi kompas sekaligus panduan praktis pembangunan karakter, baik ditiap dalam ruang domestik keluarga besar Korps Bhayangkara maupun lingkungan masyarakat luas.

Harmonisasi Rumah Tangga Jadi Kunci Utama

Gagasan besar Kapolda tersebut diperkuat oleh Kabiro SDM Polda Sumbar, Kombes Polisi Anissullah M. Ridha. Ia menggarisbawahi bahwa rahim dari lahirnya generasi unggul yang memiliki keseimbangan kekuatan moral, dan intelektual adalah iklim rumah tangga yang harmonis.

"Keluarga merupakan pondasi makro. Jika pendidikan agama yang berbasis kasih sayang berkolaborasi dengan budaya kepolisian yang menekankan kedisiplinan di rumah, maka anak-anak kita akan tumbuh menjadi individu yang memiliki ketahanan spiritual sekaligus karakter sosial yang kokoh di tengah masyarakat," sebut Kombes Polisi Anissullah M. Ridha.

Di sisi lain, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Polisi Susmelawati Rosya, menambahkan bahwa gerakan masif ini telah memanen dukungan luar biasa dari elemen vertikal masyarakat. Menariknya, gelombang kehadiran kini mulai didominasi oleh kelompok pelajar yang secara sadar mulai menginternalisasikan gerakan subuh berjamaah sebagai bagian dari gaya hidup sehat rohani mereka.

"Antusiasme warga yang memadati masjid subuh ini sangat luar biasa. Ini bukti sahih bahwa program Subuh Berjamaah telah bergeser dari sekadar imbauan menjadi kebutuhan kolektif masyarakat. Sinergitas lintas sektoral ini akan terus kita dorong guna memastikan Sumatera Barat tetap dalam kondisi yang aman, nyaman, dan kondusif," tutur Kombes Polisi Susmelawati Rosya.

Agenda spiritual sekaligus penutup pengabdian Komjen Pol Gatot Tri Suryana di Ranah Minang ini berlangsung khidmat dengan dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi, jajaran unsur Forkopimda Sumbar, sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar, tokoh adat, serta perwakilan personel TNI yang semakin memperlihatkan solidnya kebersamaan dalam merawat marwah Ranah Minang. (rsk/gmn)

#Editor: Marzuki RH 

05 July 2026

Irjen Polisi Djati Wiyoto Abadhy Resmi Nakhodai Polda Sumbar

✅ Kapolri Pimpin Sertijab PJU Mabes dan Enam Kapolda, Tongkat Komando Ranah Minang Berganti _



JAKARTA, (GemaMedianet.com) | Tampuk kepemimpinan Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat resmi berganti. Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, memimpin langsung upacara pelantikan serta serah terima jabatan (sertijab) dua pejabat utama Mabes Polri dan enam Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) di Aula Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (4/7/2026) kemarin.

Sertijab ini menandai masuknya era baru di bawah komando Irjen Polisi Djati Wiyoto Abadhy yang kini resmi memegang tongkat komando Korps Bhayangkara di Ranah Minang. Ia menggantikan Komjen Polisi Gatot Tri Suryanta yang ditarik kembali ke Mabes Polri untuk mengemban tugas baru.

Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Johnny Eddizon Isir, menegaskan bahwa pergeseran posisi di internal Korps Bhayangkara ini merupakan bagian dari dinamika organisasi yang sehat. Langkah strategis ini diambil guna menjaga kesinambungan kepemimpinan serta memacu akselerasi kualitas pelayanan bagi masyarakat luas.

“Pelantikan dan serah terima jabatan ini merupakan bagian utuh dari pembinaan karier personel, regenerasi kepemimpinan, sekaligus penyegaran di tubuh organisasi Polri,” ujar Irjen Polisi Johnny Eddizon Isir usai upacara selesai.

Daftar Lengkap Rotasi Jajaran PJU Mabes dan Kapolda

Berdasarkan surat keputusan mutasi terbaru, rupa-rupa perwira tinggi (pati) yang melaksanakan pelantikan dan sertijab pada akhir pekan tersebut meliputi jajaran Korps Lalu Lintas hingga wilayah hukum kepulauan.

Kepala Korlantas Polri, dari Irjen Polisi Agus Suryonugroho diserahkan kepada Irjen Polisi Wibowo.

Kepala Puslitbang Polri, dari Irjen Polisi Ruddi Setiawan diserahkan kepada Brigjen Polisi Didi Hayamansyah.

Kapolda Sumatera Barat, resmi dijabat oleh Irjen Polisi Djati Wiyoto Abadhy, menggantikan Komjen Polisi Gatot Tri Suryanta.

Kapolda Aceh dipercayakan kepada Irjen Polisi Ruddi Setiawan, menggantikan Irjen Polisi Marzuki Ali Basyah.

Kapolda Jawa Barat dijabat oleh Irjen Polisi Pipit Rismanto, menggantikan Komjen Rudi Setiawan.

Kapolda Kalimantan Barat dijabat oleh Irjen Polisi Alberd Teddy Benhard Sianipar, menggantikan Irjen Polisi Pipit Rismanto.

Kapolda Kalimantan Utara diisi oleh Irjen Polisi Agus Wijayanto, menggantikan Irjen Polisi Djati Wiyoto Abadhy.

Kapolda Papua Barat Daya dijabat oleh Brigjen Polisi Yulius Audie Sonny Latuheru, menggantikan Brigjen Polisi Gatot Haribowo.

Diharapkan Segera Beradaptasi dengan Karakter Daerah

Mabes Polri menaruh harapan besar agar para jenderal yang memegang amanah baru ini bisa segera melakukan pemetaan wilayah kerja masing-masing. Khusus untuk wilayah Sumatera Barat yang kental dengan filosofi adat Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, kepemimpinan yang adaptif dan humanis sangat diperlukan.

Mabes Polri meminta agar seluruh program kerja positif yang telah dirintis oleh pejabat lama segera dilanjutkan, sembari menyuntikkan inovasi baru untuk memperkuat perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum secara adil.

“Mutasi ini menjadi langkah taktis agar organisasi Polri semakin responsif, profesional, serta tangguh dalam menjawab rupa-rupa tantangan tugas kemasyarakatan yang terus berkembang dinamis ke depan,” pungkas Irjen Polisi Johnny Eddizon Isir. (dbs/gmn)

#Editor: Marzuki RH 

Dipicu Miras dan Cekcok Karaoke, Tim URC Satreskrim Polres Pasbar Gulung Pelaku Penganiayaan Sadis di Gunung Tuleh

Mulut Korban Ditusuk Samurai Usai Dipingit di Dalam Mobil, Pelaku Diciduk Tanpa Perlawanan _



PASBAR, (GemaMedianet.com) | Pengaruh buruk konsumsi minuman keras kembali memicu aksi kekerasan berdarah di wilayah hukum Polres Pasaman Barat. Hanya karena salah paham saat bernyanyi karaoke dalam kondisi mabuk, seorang pria berinisial AR (31) tega menganiaya temannya sendiri, Samsul, menggunakan senjata tajam jenis samurai hingga mengalami luka robek serius di bagian mulut.

Pelarian AR berakhir setelah tim gabungan Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Pasaman Barat bersama Unit Reskrim Polsek Lembah Melintang mencium lokasi persembunyiannya. Pria ini diringkus petugas tanpa perlawanan di rumah salah satu keluarganya yang terletak di Jorong Sungai Magelang, Nagari Rabi Jonggor, Kecamatan Gunung Tuleh, Jumat (3/7) sore sekitar pukul 16.00 WIB.

Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, melalui Kasat Reskrim, Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, membenarkan perihal penangkapan aktor utama penganiayaan tersebut. Langkah hukum ini diambil secara cepat merespons Laporan Polisi dengan nomor registrasi LP/B/83/VII/2026/SPKT/Polsek Lembah Melintang/Res Pasbar/Sumbar tertanggal 3 Juli 2026.

"Benar, pelaku berinisial AR sudah berhasil kami amankan. Yang bersangkutan diduga kuat melakukan tindak pidana penganiayaan berat menggunakan senjata tajam jenis samurai terhadap korban bernama Samsul," kata Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata memberikan konfirmasi resmi.

Bermula dari Kecewa Tak Dapat BBM hingga Pesta Tuak

Berdasarkan data pemeriksaan penyidik, petaka berdarah ini bermula ketika pelaku, korban, dan seorang saksi bergerak menggunakan mobil Daihatsu Sigra dengan nomor polisi BK 1339 ABZ menuju SPBU Ujung Gading untuk mengisi bahan bakar minyak. Namun, lantaran pasokan BBM di SPBU tersebut sedang kosong, mereka mengalihkan rute perjalanan.

Dalam kondisi kecewa, ketiganya memutuskan membeli minuman tradisional jenis tuak dan meminumnya bersama-sama. Di bawah pengaruh alkohol, mereka melanjutkan pelesiran ke salah satu tempat hiburan malam di daerah Simpang Tiga Alin, Kecamatan Gunung Tuleh, untuk berkaraoke.

Saat bernyanyi itulah, gesekan awal mulai terjadi. Pengaruh alkohol yang menyumbat nalar sehat membuat obrolan antara AR dan Samsul berubah menjadi ketegangan. Perselisihan tersebut terus merembet bahkan ketika mereka sudah berada di dalam kendaraan untuk perjalanan pulang.

Di tengah jalan, AR yang tersulut emosi mendadak menghentikan mobil. Ia langsung keluar, menghampiri pintu penumpang tempat korban duduk, lalu menghunus samurai. Meski sempat dilerai oleh saksi yang merebut senjata tajam tersebut dari tangan AR, api dendam pelaku ternyata belum padam. Korban yang sempat diturunkan dipaksa berjalan kaki, sebelum akhirnya dijemput kembali di depan Puskesmas Sungai Aur.

Mulut Korban Ditusuk dengan Samurai di Depan Puskesmas

Nahas, begitu berada kembali di dalam kabin mobil, korban kembali mengungkit pangkal permasalahan yang tadi terjadi. Hal itu membuat AR naik pitam secara instan. Pelaku langsung memiting leher korban dengan beringas dan mendaratkan berkali-kali pukulan mentah ke arah wajah serta kepala korban.

Belum merasa puas melakukan penganiayaan fisik, AR menghentikan mobilnya kembali tepat di depan Puskesmas Sungai Aur. Ia keluar menuju bagasi belakang untuk mengambil kembali bilah samurainya. Tanpa ampun, pelaku menusukkan ujung senjata tajam tersebut langsung ke arah mulut korban, hingga mengakibatkan robek parah pada bagian bibir dan lidah Samsul.

"Melihat kondisi korban yang terluka parah akibat sabetan senjata tajam, pihak keluarga tidak terima dan langsung melapor ke Polsek Lembah Melintang," jelas Kasat Reskrim.

Bergerak cepat atas laporan darurat tersebut, Tim Opsnal Polsek Lembah Melintang di bawah pimpinan Ipda Febgaseandi yang dibantu penuh oleh Unit II URC Satreskrim Polres Pasbar pimpinan Ipda Algino Ganaro langsung mengepung lokasi persembunyian pelaku hingga AR berhasil ditangkap.

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti berupa satu bilah samurai dan satu unit minibus Daihatsu Sigra yang digunakan saat peristiwa terjadi. Pelaku kini dijerat dengan Pasal 466 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan ancaman hukuman penjara yang signifikan. (hrp/gmn)

##Editor: Marzuki RH 

04 July 2026

Apresiasi Sinergi Polri, Sekcam Koto Tangah Dukung Penuh Program Bedah Rumah Polda Sumbar

✅ Pemerintah Kecamatan Sebut Kolaborasi Kemanusiaan Bantu Percepat Pengentasan Hunian Tak Layak _




PADANG, (GemaMedianet.com) | Sinergitas yang kuat antara jajaran kepolisian dan pemerintah daerah kembali membuahkan hasil nyata bagi kesejahteraan masyarakat bawah. Langkah kemanusiaan Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat dalam membedah rumah warga prasejahtera mendapat dukungan penuh serta apresiasi tinggi dari jajaran Pemerintah Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

Hal tersebut mengemuka saat prosesi penyerahan kunci rumah baru milik Ibu Iche yang beralamat di Jalan Pasir Kandang Nomor 120 A, RT 001/RW 009, Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Jumat (3/7) kemarin. Hunian yang dulunya memprihatinkan kini telah bertransformasi menjadi bangunan yang layak, sehat, dan aman bagi keluarga penerima manfaat.

Hadir langsung dalam agenda tersebut, Sekretaris Camat (Sekcam) Koto Tangah, Bambang. Ia menegaskan bahwa inisiatif yang digulirkan oleh jajaran korps kepolisian ini sangat membantu kerja pemerintah di tingkat akar rumput, terutama dalam menekan angka kawasan permukiman kumuh di wilayah pesisir.


"Kami dari pihak pemerintah kecamatan sangat mengapresiasi jajaran Polda Sumbar yang selama ini konsisten dan sering membangun kolaborasi erat dengan pihak Kecamatan Koto Tangah. Semoga Polri selalu sukses, sehat, jaya, dan mengabdi seutuhnya untuk masyarakat," ungkap Bambang dengan penuh rasa bangga.

Visi Kesejahteraan di Luar Penegakan Hukum

Program ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Polda Sumbar untuk membuktikan bahwa kehadiran institusi kepolisian tidak melulu soal penegakan hukum kaku. Polri secara aktif menempatkan diri sebagai mitra strategis publik dalam mengatrol kualitas hidup dan jaminan sosial warga yang didera kesulitan ekonomi.

Pendekatan humanis ini terbukti efektif merekatkan hubungan emosional antara masyarakat dan aparat, sehingga menciptakan iklim lingkungan yang kondusif di ditiap kelurahan.

Sementara itu, Ibu Iche selaku penerima manfaat tidak dapat menyembunyikan rasa syukur yang mendalam atas mukjizat yang menimpa keluarganya. Sembari memandangi rumah barunya, ia menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada Kapolda Sumatera Barat dan Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar yang mengawal langsung program ini.

"Bantuan ini sangat berharga bagi kami. Saya berharap program mulia ini bisa terus berlanjut ke depan, agar semakin banyak warga kurang mampu lainnya yang terbantu memiliki rumah tinggal yang layak," tutur Ibu Iche terbata-bata menahan haru. (rsk/gmn)

#Editor: Marzuki RH 

Terlilit Utang, Pasutri Muda Nekat Kuras Perabot Rumah Kosong di Pasaman Barat

✅ Terekam Angkut Kulkas Pakai Becak Motor, Diciduk Tim Opsnal Satreskrim di Kinali _


PASBAR, (GemaMedianet.com) | Alasan impitan ekonomi akibat terlilit utang membuat pasangan suami istri (pasutri) muda di Kabupaten Pasaman Barat gelap mata. Bukannya mencari nafkah dengan jalan yang benar, sejoli berinisial RJ (24) dan istrinya AG (18) justru kompak bekerja sama melakukan aksi pencurian dengan pemberatan spesialis rumah kosong.

Kawal Transparansi Rekrutmen Polri, Polda Sumbar Beri Penghargaan Khusus Tim Pengawas Eksternal

Gandeng Ombudsman, KAN, hingga Akademisi demi Garansi Seleksi yang Bersih dan Akuntabel _




PADANG, (GemaMedianet.com) | Komitmen Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat untuk melahirkan personel Korps Bhayangkara yang berintegritas tinggi tidak hanya bersandar pada sistem pengawasan internal semata. Institusi kepolisian ini secara sadar membuka ruang pengawasan publik yang berlapis demi menjaga marwah dan objektivitas penerimaan anggota baru di ranah Minang.

Sidang Kelulusan Akhir Panda Polda Sumbar: 212 Calon Siswa Bintara dan Tamtama Resmi Dinyatakan Lulus

Biro SDM Garansi Prinsip Betah : Murni Hasil Kompetensi Nyata Tanpa Intervensi _



PADANG, (GemaMedianet.com) | Impian ratusan pemuda-pemudi terbaik Ranah Minang untuk mengabdikan diri sebagai insan Korps Bhayangkara memasuki babak akhir. Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat secara resmi menggelar Sidang Terbuka Penetapan Kelulusan Akhir Tingkat Panitia Daerah (Panda) untuk penerimaan Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026.

Sidang yang berlangsung khidmat penuh ketegangan tersebut dipusatkan di Ruang Andromeda, Ballroom Mercure Hotel Padang, Jumat (3/7/2027) malam. Agenda ini menjadi muara dari rangkaian seleksi ketat dan transparan yang telah berjalan selama beberapa bulan terakhir.

Berdasarkan data valid dari Panitia Seleksi, sebanyak 212 orang peserta resmi dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) dan berhak melanjutkan langkah ke lembaga pendidikan kepolisian. Rekapitulasi kelulusan akhir tersebut terbagi ke dalam dua formasi besar.

Untuk kategori Bintara Polri, sidang menetapkan sebanyak 176 peserta dinyatakan lulus seleksi akhir, yang terdiri dari 149 pria dan 27 wanita. Sementara itu, sebanyak 27 peserta pria lainnya terpaksa harus mengubur impian mereka tahun ini karena dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) akibat kalah perrankingan nilai akumulasi.

Di sisi lain, untuk formasi Tamtama Polri, dari total 37 peserta pria yang bertahan hingga babak akhir, sebanyak 36 orang dinyatakan lulus terpilih. Angka tersebut meliputi 30 personel Tamtama Korps Brimob dan 6 personel Tamtama Ditpolairud. Hanya ada 1 peserta dari formasi Tamtama Brimob yang dinyatakan tidak memenuhi syarat pada sidang pleno tersebut.

Cerminan Hasil Objektif Tanpa Titipan

Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Sumbar, Kombes Pol Anissullah M. Ridha, menegaskan bahwa seluruh angka pencapaian nilai yang diumumkan dalam sidang pleno tersebut merupakan cerminan murni dari kerja keras dan kemampuan mutlak masing-masing calon siswa.

"Kami di jajaran Biro SDM menggaransi secara penuh bahwa seluruh tahapan rekrutmen ini berjalan tegak lurus dengan prinsip Betah, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Tidak ada ruang bagi praktik titip-menitip ataupun intervensi dari pihak luar. Siapa yang berjuang dan memiliki kompetensi terbaik, dialah yang dilaikkan lolos," tegas Kombes Pol Anissullah M. Ridha.

Perwira menengah tersebut juga menyelipkan pesan moril yang mendalam bagi para peserta yang belum berhasil terpilih. Pihaknya menyatakan bahwa evaluasi nilai dilaikkan secara terbuka, sehingga peserta yang gagal bisa melihat letak kekurangan mereka untuk diperbaiki pada kesempatan seleksi di tahun-tahun mendatang.

Pengawasan Berlapis Libatkan Eksternal

Senada dengan hal itu, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, ikut menggarisbawahi pentingnya aspek keterbukaan informasi publik dalam penerimaan anggota baru ini. Langkah mengumumkan hasil secara gamblang ke publik merupakan bentuk pertanggungjawaban moral institusi kepolisian kepada masyarakat luas.

"Transparansi ini adalah bukti nyata komitmen Polda Sumbar untuk menjaring calon anggota Polri yang tidak hanya kompeten secara fisik dan akademis, tetapi juga memiliki integritas tinggi. Proses ini dilaikkan di bawah pengawasan yang sangat ketat dan berlapis, baik dari internal Propam dan Itwasda, maupun melibatkan pengawas eksternal independen guna memastikan proses berjalan jujur serta adil," pungkas Kombes Pol Susmelawati Rosya.

Dengan berakhirnya sidang kelulusan akhir ini, sebanyak 212 calon bintara dan tamtama tersebut kini tengah bersiap menyongsong pemanggilan resmi untuk mengikuti masa pendidikan pembentukan karakter kepolisian di rupa-rupa pusat pendidikan terdekat. (tbs/gmn)

#Editor: Marzuki RH 

03 July 2026

Sambil Meneteskan Air Mata Haru, Ibu Iche Sampaikan Terima Kasih kepada Kapolda dan Dirlantas Polda Sumbar

Dulu Lapuk, Kini Rumah di Pasie Nan Tigo Koto Tangah Berdiri Megah dan Layak Huni _




PADANG, (GemaMedianet.com) | Raut kebahagiaan yang mendalam terpancar jelas dari wajah Ibu Iche Trisnawati. Warga yang tinggal di Jalan Pasir Kandang Nomor 120 A, RT 001/RW 009, Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang ini, akhirnya bisa bernapas lega dan tidur dengan nyenyak tanpa perlu khawatir bocor atau roboh lagi setelah rumahnya selesai direnovasi total oleh jajaran kepolisian.

Melalui program kemanusiaan bedah rumah, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat secara resmi menyerahkan kunci rumah baru yang kini telah berubah menjadi hunian yang bersih, sehat, dan aman, Jumat (3/7/2026) kemarin. Prosesi penyerahan ini menjadi bukti otentik komitmen korps kepolisian dalam menyentuh langsung denyut kehidupan masyarakat miskin.

Agenda seremonial penyerahan aset hunian tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Koto Tangah, Bambang, perwakilan pejabat utama Polda Sumbar, tokoh adat, serta puluhan tetangga sekitar yang ikut bersukacita atas rezeki yang diterima keluarga Ibu Iche.

Program bedah rumah ini merupakan pilar dari visi berkelanjutan Polda Sumbar di bawah komando Kapolda untuk memberikan kontribusi nyata di luar fungsi penegakan hukum formal. Institusi kepolisian secara sadar menempatkan diri sebagai mitra strategis pemangku kepentingan daerah dalam mereduksi ketimpangan kesejahteraan sosial di ibu kota provinsi.

Doa Tulus dari Halaman Rumah Baru

Sambil memegang erat kunci rumah barunya, Ibu Iche tidak dilaikkan membendung air mata haru. Di hadapan para pejabat kepolisian dan perangkat kecamatan, ia berulang kali menyampaikan rasa syukur yang tidak terhingga kepada jajaran kepolisian yang telah mengubah nasib keluarganya.

Secara khusus, ungkapan terima kasih yang mendalam ia haturkan kepada Kapolda Sumatera Barat beserta Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar yang telah menginisiasi dan mengawal langsung seluruh proses pembangunan fisik kediamannya dari awal hingga selesai.

"Saya tidak pernah membayangkan akan memiliki rumah sebagus ini. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolda dan Bapak Dirlantas Polda Sumbar atas bantuan yang luar biasa ini. Semoga Polri selalu sukses, sehat, jaya, dan selalu berada di hati masyarakat," ujar Ibu Iche dengan suara bergetar menahan haru.

Ia juga menaruh harapan besar agar program sosial yang sangat menyentuh masyarakat bawah ini tidak berhenti sampai di sini saja, melainkan terus bergulir agar keluarga prasejahtera lainnya di Kota Padang bisa merasakan kebahagiaan yang sama.

Apresiasi dari Pemerintah Kecamatan

Senada dengan hal itu, Sekcam Koto Tangah, Bambang, memberikan apresiasi yang tinggi atas kepekaan sosial yang ditunjukkan oleh institusi kepolisian. Menurutnya, langkah Polda Sumbar ini sangat membantu program pembenahan kawasan permukiman yang sedang digalakkan pemerintah kota, khususnya di wilayah pesisir Koto Tangah.

"Sinergi seperti ini yang kita butuhkan. Kami atas nama pemerintah kecamatan sangat berterima kasih kepada jajaran Polda Sumbar. Langkah nyata ini membuktikan bahwa kehadiran polisi benar-benar dirasakan sebagai pelindung dan pengayom masyarakat dalam arti yang seluas-luasnya," tutur Bambang.

Dengan selesainya penyerahan ini, Ibu Iche beserta keluarga kini resmi menempati rumah baru mereka yang dilaikkan menjadi modal awal peningkatan kualitas kesehatan dan kehidupan sosial mereka ke depan. (tbn/gmn)

#Editor: Marzuki RH 

Momentum Hari Bhayangkara ke-80, Dirlantas Polda Sumbar Serahkan Kunci Rumah Layak Huni untuk Ibu Iche

Wujud Nyata Kepedulian Sosial: Ubah Hunian Warga Kurang Mampu Menjadi Sehat dan Nyaman _




PADANG, (GemaMedianet.com) | Memperingati hari jadi Korps Bhayangkara yang ke-80, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat tidak hanya fokus pada penguatan lini keamanan dan penegakan hukum. Melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas), institusi ini menunjukkan komitmen kemanusiaan yang menyentuh langsung hajat hidup masyarakat kecil melalui realisasi program bedah rumah bagi warga kurang mampu.

Komjen Pol Gatot Tri Suryanta: Sarana Edukasi Interaktif Merupakan Investasi Karakter Jangka Panjang


PADANG, (
GemaMedianet.com
)
| Kapolda Sumatera Barat Komjen Pol. Gatot Tri Suryanta memimpin peletakan batu pertama pembangunan Taman Lalu Lintas di TK Kemala Bhayangkari 1 Cabang Pimstaf Padang, Kamis (2/7/2026) lalu.

Tanamkan Budaya Disiplin Sejak Usia Dini, Kapolda Sumbar Pimpin Peletakan Batu Pertama Taman Lalu Lintas




PADANG, (GemaMedianet.com) | Upaya membentuk karakter masyarakat yang patuh hukum dan mengutamakan keselamatan di jalan raya harus dimulai dari akar rumput pendidikan. Memasuki usia delapan dekade pengabdian Polri, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat mengambil langkah dapa konkret dengan menghadirkan pusat dapa edukasi interaktif khusus untuk  anak-anak usia prasekolah.

Dilema Penertiban Tambang Dompeng di Ranah Batahan, Kapolsek Tegaskan Langkah Hukum yang Humanis



PASBAR, (GemaMedianet.com) | Kepolisian Sektor (Polsek) Ranah Batahan, Polres Pasaman Barat, berkomitmen penuh mengurai benang kusut terkait aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) menggunakan mesin dompeng di wilayah hukumnya. Polisi memastikan tidak ada pembiaran terhadap praktik ilegal, namun penegakan aturan harus dilakukan dengan kalkulasi sosial yang matang demi menghindari benturan horizontal dengan warga lokal.

02 July 2026

Buntut Video Viral Penganiayaan di Jalur 32, Tiga Pemuda Diringkus Tim URC Satreskrim Polres Pasbar



PASBAR, (GemaMedianet.com) | Keberadaan rekaman video amatir yang tersebar luas di jagat media sosial kembali menjadi senjata ampuh bagi aparat kepolisian dalam membongkar tindak kejahatan jalanan. Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Pasaman Barat bergerak cepat mengamankan tiga orang pemuda yang diduga kuat sebagai pelaku pengeroyokan brutal yang menyebabkan korban luka berat.

SOLOK SELATAN

PRAKIRAAN CUACA

eqmap

KHAZANAH

POLDA SUMBAR

iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

Iklan

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiFmBCN4Mlg-A6lCQg1vNrmM-SXgqG_d0DYYAeLv0nWGLttd7i4t56IlhAeB1c-fxTmX4ZVKLBL_-ibnQeueR8mKL9vBD5sStVztfDrfkofmm4aXwcskiL9t23mNaOp4vwJ4EfipUqIC7ObmXQnD_7gnRsdAtOAZNL1NhP7fKNbcOUHtPTZc0ZPpq7SGxP2/w285-h400/HUT%20Kab%20limapuluh%20kota%20ke185.jpg

Blog Archive