31 Maret 2020

Cegah Covid-19, Lahmuddin : PPT Kedepankan Karantina Mandiri, Satu Rumah Namun Kamar Terpisah


MENTAWAI, (GemaMedianet.com— Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Lahmuddin Siregar menilai Pelaku Perjalanan dari daerah kasus Importase/terjangkit (PPT)  berpotensi terus bertambah. Oleh karena itu peninjauan pemeriksaan di Dermaga Tuapejat sangat penting dan menentukan.

Polda Sumbar Lakukan Penyemprotan Desinfektan Massal


PADANG, (GemaMedianet.com— Menindaklanjuti Maklumat Kapolri tentang Kepatuhan terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid-19) dan Telegram Kapolri bernomor ST/868/III/KEP.7/2020 tentang Antisipasi Perkembangan Pandemik Virus Corona, pada Selasa 31 Maret 2020, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melakukan penyemprotan desinfektan secara serentak dan masif di berbagai daerah di Indonesia.

Wali Nagari Pulasan Tepis Isu Warganya Positif Covid-19, Jangan Termakan Isu Yang Tidak Benar !

Wali Nagari Pulasan Memeriksa Mobil Damkar Saat Melakukan Penyemprotan Disinfektan    

SIJUNJUNG, 
(GemaMedianet.com— Warga Kecamatan Tanjung Gadang Kabupaten Sijunjung dua hari belakangan ini gaduh dengan beredarnya isu, bahwa ada masyarakat Nagari Pulasan positif Covid-19, dan isu ini langsung mencuat ke permukaan.

Giliran Pemko Padang Terima Bantuan Kelengkapan APD Dari HBT


PADANG, (GemaMedianet.com— Dukungan bagi Pemerintah Kota Padang dalam mempercepat penanganan penyebaran wabah Corona Virus Disease (Covid-19) di Kota Padang terus mengalir dari sejumlah pihak.

Pemko Padang Terima Bantuan 1.900 Alat Rapid Test Covid-19


PADANG, (GemaMedianet.com— Pemerintah Kota (Pemko) Padang menerima 1.900 alat Rapid Test atau alat deteksi cepat untuk memeriksa keadaan seseorang yang terinfeksi Virus Corona  Disease atau Covid-19 dari Yayasan Buddha Tzu Chi Perwakilan Kota Padang.

Bupati Yusuf Lubis Ingatkan Hasil Rapat Teknis Gugus Tugas Penanggulangan Corona Disegerakan


PASAMAN, (GemaMedianet.com— Ketua Pengarah Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona (Covid-19) Kabupaten Pasaman, H. Yusuf Lubis, SH, M.Si memimpin secara resmi rapat teknis penanggulangan Corona di Kabupaten Pasaman.

Ketua DPRD Bustomi Monitoring Cegah Covid-19 di Posko Perbatasan Hingga Kantor Nagari Lubuk Layang


PASAMAN, (GemaMedianet.com— Bagi masyarakat yang keluar masuk Pasaman mohon diperketat untuk mencegah meluasnya penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pasaman.

Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman, Bustomi, SE saat berkunjung sekaligus memonitoring keberadaan POSKO Percepatan Penanganan Virus Corona Disease (Covid-19) Kabupaten Pasaman di Muaro Cubadak, perbatasan Pasaman dengan Sumatera Utara, Senin (30/3/2020) kemarin.

Selain Ketua DPRD Kabupaten Pasaman juga ada TNI dari Kodim 0305/Pasaman, perwakilan Polres Pasaman, Kakan Kesbangpol Pasaman, Afrizal bersama jajarannya, petugas piket di posko, petugas kesehatan, serta sejumlah pegawai Sekretariat DPRD Kabupaten Pasaman.

Dalam kunjungan dan monitoring Ketua DPRD Pasaman tersebut disambut langsung oleh petugas kesehatan Kabupaten Pasaman yang sedang melakukan piket pengawasan dengan men-cek kesehatan ketua DPRD Pasaman melalui termometer tembak (Thermo Gun).

Pada petugas piket itu, ketua DPRD Pasaman ini menyarankan agar masyarakat yang datang atau masuk Pasaman dipertanyakan, kemana tujuan perjalanannya. Apabila masyarakat itu tujuannya ke Pasaman, pastikan mereka turun di posko dan cek kesehatannya, sekaligus turunkan barang-barang bawaannya dan langsung semprot dengan desinfektan.

Sedangkan bagi mereka yang sekedar lewat saja, persilahkan mereka berjalan dengan kendaraannya menuju daerah mereka masing-masing.

Tapi bagi masyarakat Pasaman yang terbukti tujuan Pasaman, pastikan betul mereka dimana alamatnya, usahakan ada personil piket yang antar sampai tujuan. Sedangkan bagi masyarakat yang masuk ke Pasaman ini berasal dari garis merah, betul-betul periksa dan isolasi.

"Ini kita lakukan sebagai bentuk kewaspadaan kita terhadap pandemi wabah virus  corona (covid-19) yang setiap hari tingkat penyebarannya semakin menghawatirkan di berbagai daerah di Indonesia, bahkan di Sumatera Barat ini," jelas Bustomi.

Dalam kesempatan itu, koordinator piket menyampaikan keluhan mereka atas akomodasi yang mereka peroleh diantaranya uang makan yang piket dengan jumlah yang sangat terbatas dengan nilai Rp.45.000,- per orang dalam waktu 24 jam, itu sangat tidak memungkinkan, tapi jika uang makan itu Rp 45.000,- per 12 jam itu memungkinkan, bahkan untuk lampu penerang posko sendiri belum ada, keluh mereka kepada Ketua DPRD Pasaman.

Selanjutnya kunjungan Ketua DPRD Pasaman menuju Lubuk Layang untuk menemui tokoh-tokoh Nagari Lubuk Layang guna menyampaikan informasi, bahwa akan pulang sejumlah perantau asal  Lubuk Layang dari Malaysia.

Ketua DPRD Pasaman Bustomi menyarankan, jika ada perantau yang pulang kampung agar memeriksakan kesehatannya terlebih dahulu kepada petugas kesehatan yang telah ditunjuk oleh Pemerintah Kabupaten Pasaman, atau melakukan isolasi mandiri sebelum memeriksakan kesehatannya.

Namun dengan sangat kecewa sekali, Ketua DPRD Pasaman sesampainya di Kantor Nagari Lubuk Layang ternyata para pegawainya sudah pada pulang sebelum jam kerja habis. (Noel)

PRAKIRAAN CUACA

eqmap

SOLOK SELATAN

Iklan


POLDA SUMBAR

iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

Arsip Blog