20 June 2026

Buka Jalan ke Industri Penerbangan, Pemko Padang Gandeng Politeknik Kirana Siapkan 40 Slot Beasiswa D4

Teken MoU dengan Kampus Vokasi Dukungan Lion Group: Lulusan Berpeluang Langsung Rekrutmen Kerja _



PADANG, (GemaMedianet.com) | Komitmen Pemerintah Kota Padang dalam memutus mata rantai kemiskinan struktural melalui intervensi pendidikan tinggi berbasis serapan industri kembali menorehkan lompatan strategis. Menolak membiarkan generasi muda terjebak dalam tingginya angka pengangguran terdidik, otoritas kota bergerak taktis membuka gerbang emas bagi anak-anak daerah untuk masuk dan berkarier di sektor industri dirgantara nasional.

Langkah progresif tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Pemerintah Kota Padang dan Politeknik Kirana. Agenda penandatanganan kemitraan strategis ini dilaksanakan secara khidmat di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Rabu (17/6) kemarin.

Dalam kesepakatan tersebut, Politeknik Kirana secara resmi mengalokasikan sebanyak 40 slot beasiswa khusus yang diperuntukkan bagi putra-putri terbaik asal Kota Padang. Angka alokasi ini menjadi peluang emas mengingat ketatnya kompetisi masuk ke institusi pendidikan khusus kedirgantaraan di tanah air.

Sebagai informasi, Politeknik Kirana merupakan salah satu Perguruan Tinggi Vokasi papan atas yang menyelenggarakan program pendidikan jenjang Diploma 4 (D4) atau Sarjana Terapan di bidang penerbangan. Keunggulan mutlak dari kampus vokasi ini terletak pada ekosistem akademiknya yang didukung dan terafiliasi langsung secara korporasi oleh Lion Group, salah satu raksasa maskapai penerbangan terbesar di Asia Tenggara.

Peluang Kerja Instan: Menjawab Tantangan Pengangguran Terdidik

Kerja sama ini dinilai menjadi angin segar bagi pembangunan indeks pembangunan manusia (IPM) di Kota Bingkuang. Nilai tambah yang paling krusial dari program beasiswa kerja sama ini adalah adanya jaminan peluang kerja (job linkage) pasca-kelulusan.

Setiap mahasiswa penerima beasiswa asal Padang yang berhasil menyelesaikan studi vokasi terapan ini, akan mendapatkan prioritas utama untuk langsung direkrut dan membangun karier profesional di berbagai lini bisnis industri penerbangan di bawah naungan Lion Group.

"Ini adalah langkah konkret Pemko Padang dalam merespons kebutuhan pasar kerja modern. Melalui jalur pendidikan vokasi D4 penerbangan yang terintegrasi langsung dengan industri raksasa seperti Lion Group, kita tidak hanya memberikan ilmu pengetahuan di ruang kelas, tetapi langsung memetakan dan mengamankan masa depan pekerjaan bagi 40 anak muda Padang," tulis pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang dalam sela-sela agenda tersebut.

Program beasiswa D4 kedirgantaraan ini diharapkan mampu menjadi pemantik motivasi bagi generasi muda urban untuk berani keluar dari zona nyaman dan mengambil peran dalam industri strategis nasional yang membutuhkan keahlian teknis (technical skill) tingkat tinggi. (hkp/gmn)

#Editor: Marzuki RH 

Hantaman Cuaca Buruk di Padang Selatan, Pohon Tarok Raksasa Roboh Timpa Rumah Buruh Harian di Bukit Gado-Gado



PADANG, (GemaMedianet.com) | Sisi kelam dari cuaca ekstrem yang melanda pesisir ibu kota provinsi kembali menyisakan duka bagi warga prasejahtera. Akibat akumulasi hujan lebat disertai amukan angin kencang sejak pertengahan pekan, sebuah pohon raksasa tumbang dan meluncur menghantam zona permukiman padat di lereng perbukitan. Insiden ini mengakibatkan satu unit rumah hancur terbelah dan memaksa penghuninya mengungsi darurat.

Cetak Rekor Surplus Terbesar dalam 10 Tahun, DPRD Sumbar Bedah Pertanggungjawaban APBD 2025

Delapan Fraksi Beri Catatan Kritis : Sorot Efisiensi Anggaran Bencana Hidrometeorologi dan Reformasi Pajak Daerah _



PADANG, (GemaMedianet.com) | Kinerja pengelolaan keuangan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat di bawah badai ujian fiskal dan bencana sepanjang tahun lalu membuahkan hasil monumental. Untuk kali pertama dalam satu dekade terakhir, postur penutupan anggaran belanja daerah mencatatkan angka surplus ratusan miliar rupiah—sebuah capaian langka yang diraih di tengah kebijakan pengetatan sabuk anggaran akibat rentetan bencana hidrometeorologi.

Apresiasi sekaligus catatan kritis tersebut mengemuka saat delapan fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat secara resmi menyampaikan Pandangan Umum mereka. Pandangan umum ini menyoroti dua rancangan regulasi krusial: Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Sumbar Tahun 2025, serta Ranperda tentang Perubahan Perda Nomor 8 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD). 

Pandangan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Sumbar, Jumat (19/6/2026) kemarin.

Rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, dan dihadiri oleh Gubernur Sumbar yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Arry Yuswandi tersebut, berjalan dinamis. Lintas fraksi melemparkan hujan pertanyaan, tanggapan, dan permintaan klarifikasi mendalam terkait tata kelola pendapatan, pos belanja, struktur pembiayaan, hingga capaian target indikator kinerja utama di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Atas dinamika tersebut, Ketua DPRD Sumbar Muhidi meminta pihak eksekutif bergerak cepat menyusun jawaban komprehensif untuk dipresentasikan pada agenda sidang berikutnya.

"Sesuai tahapan regulasi, Pandangan Umum Fraksi-Fraksi ini wajib dijawab oleh gubernur. Kami mengharapkan komitmen pemprov untuk menyiapkan nota jawaban yang rigid dan solutif pada Rapat Paripurna tanggal 22 Juni 2026 mendatang," tegas Muhidi, politisi senior PKS tersebut.

Sasar Pajak Kendaraan Luar BA, Regulasi PDRD Dirombak Total

DPRD Sumbar menggarisbawahi bahwa revisi atas Perda Nomor 8 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah bukan sekadar rutinitas birokrasi. Langkah ini merupakan kalkulasi taktis untuk mengamankan kepastian hukum dan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) pasca-evaluasi Kementerian Keuangan.

"Pokok perubahan ini menyasar penertiban Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) bagi kendaraan non-BA (luar daerah) yang beroperasi mencari nafkah di jalanan Sumatera Barat. Kita juga mengatur ulang sistem bagi hasil pajak ke kabupaten/kota, memberikan reward bagi wajib pajak patuh, mempertegas denda pidana, hingga merestrukturisasi tarif retribusi daerah," ujar Muhidi memaparkan poin krusial draf perubahan.

Di sisi lain, potret makro finansial dalam Nota Pertanggungjawaban APBD 2025 menyajikan angka-angka yang memuaskan dari segi efektivitas serapan anggaran. Pendapatan Daerah berhasil terealisasi sebesar Rp6,20 triliun atau mencapai 99,03% dari target makro. Keberhasilan ini ditopang oleh realisasi PAD yang menembus Rp 2,76 triliun (98,45%) serta dana transfer pusat sebesar Rp3,40 triliun (99,60%).

Sementara dari pos Belanja Daerah, dari plafon Rp 6,38 triliun berhasil terserap Rp 6,04 triliun atau sekitar 94,59%. Menariknya, realisasi Belanja Tidak Terduga (BTT) yang dialokasikan untuk kedaruratan terkunci di angka 79,13% atau sebesar Rp7,12 miliar. Dari hitungan akhir arus kas tersebut, APBD Sumbar 2025 sukses membukukan Surplus sebesar Rp 166,94 miliar dengan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) sebesar Rp284,66 miliar.

"Mewujudkan surplus besar di tahun 2025 adalah prestasi yang tidak mudah. Tahun lalu keuangan daerah kita berada dalam kondisi sulit karena dihantam kebijakan efisiensi dan reposisi anggaran skala besar demi mendanai penanggulangan bencana hidrometeorologi. Karena itu, apresiasi tinggi layak diberikan kepada jajaran Pemprov atas tata kelola yang akuntabel, transparan, dan efisien ini," pungkas Muhidi menutup jalannya paripurna. (uki/gmn)

#Editor: RS Khadiva 

SOLOK SELATAN

PRAKIRAAN CUACA

eqmap

KHAZANAH

POLDA SUMBAR

iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

Iklan

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiFmBCN4Mlg-A6lCQg1vNrmM-SXgqG_d0DYYAeLv0nWGLttd7i4t56IlhAeB1c-fxTmX4ZVKLBL_-ibnQeueR8mKL9vBD5sStVztfDrfkofmm4aXwcskiL9t23mNaOp4vwJ4EfipUqIC7ObmXQnD_7gnRsdAtOAZNL1NhP7fKNbcOUHtPTZc0ZPpq7SGxP2/w285-h400/HUT%20Kab%20limapuluh%20kota%20ke185.jpg

Blog Archive