Showing posts with label Sumatera Barat. Show all posts
Showing posts with label Sumatera Barat. Show all posts

14 July 2026

Dinilai Abai Standar K3, Kontraktor Pelaksana Jalan Batas Payakumbuh-Sitangkai Senilai Rp42,7 Miliar Memilih Bungkam


PAYAKUMBUH, (GemaMedianet.com) | Pembangunan infrastruktur jalan sejatinya menjadi urat nadi perekonomian yang dirancang untuk kenyamanan masyarakat dalam jangka panjang. Sejarah mencatat, pembangunan jalan pada zaman kolonial yang mengutamakan mutu konstruksi mampu bertahan kokoh hingga puluhan tahun melewati alam kemerdekaan. Daya tahan sebuah jalan idealnya memiliki masa pakai rata-rata mencapai 10 hingga 40 tahun sebelum akhirnya membutuhkan pembongkaran atau rekonstruksi ulang.

Pimpin Apel Perdana, Kapolda Irjen Pol Djati Wiyoto Tekankan Keteladanan dan Pendekatan Humanis



PADANG, (GemaMedianet.com) | Roda kepemimpinan tertinggi di Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat resmi memulai babak baru dengan penekanan pada penguatan moralitas dan disiplin kultural personel. Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., memimpin langsung jalannya apel pagi perdana berlangsung khidmat di halaman Mapolda Sumatera Barat, Senin (13/7/2026) pagi.

13 July 2026

Evi Yandri Resmi Tutup Kejurnas Grasstrack Peridon, Berharap Lahirkan Striker Otomotif Nasional

✅ Sinergitas Pimpinan Parlemen Sumbar di Pasaman Barat : Gerakkan Sektor UMKM dan Kunjungan Wisata _



PASBAR, (GemaMedianet.com) |  Genderang persaingan sengit para pembalap terbaik tanah Sumatra dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Grasstrack Peridon Siap Maju Grand Final Region 1A Sumatra 2026 resmi berakhir. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, secara resmi menutup perhelatan otomotif bergengsi dipusatkan di Sirkuit Permanen Peridon Siap Maju, Aek Nabirong, Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, Minggu (12/7/2026) sore.

Kompetisi berlangsung selama dua hari penuh (11–12 Juli) tersebut menyajikan adu strategi dan ketangkasan dari puluhan tim papan atas lintas provinsi. Penutupan agenda ini dihadiri oleh denda jajaran legislator daerah, diantaranya Anggota DPRD Sumbar Ade Putra dan Hanapi Lubis, hadir memberikan dukungan moril bagi dukungan akselerasi prestasi olahraga garuk tanah di tingkat regional.

Pihak parlemen memberikan apresiasi tertinggi atas tata kelola kepanitiaan dinilai sukses menghadirkan tontonan bermutu sekaligus sarana pembinaan talenta muda berkesinambungan.

Kanalisasi Bakat Pemuda dan Prospek Prestasi Dunia

Evi Yandri memaparkan bahwa esensi utama dari penyelenggaraan kejurnas ini adalah untuk membangun fondasi jangka panjang bagi pembibitan atlet otomotif lokal. Keberadaan sirkuit permanen di Koto Balingka dipandang sebagai instrumen taktis sangat representatif untuk mengasah mental bertanding para pembalap daerah agar bersaing di kancah global.

Selain memetakan potensi kejuaraan, kehadiran arus massa dari luar provinsi diposisikan sebaga alat promosi kebudayaan dan keramahan hospitality lokal Ranah Minang.

"Kami berharap ajang ini mampu melahirkan pembalap berprestasi yang bisa membawa nama daerah ke tingkat nasional hingga internasional. Semoga kegiatan sejenis semakin rutin digelar sebagai wadah positif bagi generasi muda," tutur Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman, saat memberikan sambutan penutupan.

Akselerasi Ekonomi Kerakyatan Melalui Multiplier Effect

Lebih lanjut, tokoh parlemen Sumbar ini menguraikan bahwa konsep sport tourism diusung dalam kejurnas ini secara nyata telah mendatangkan insentif ekonomi bagi masyarakat sekitar sirkuit. Perputaran uang tunai mengalir deras menyentuh lini kedai kelontong, sektor akomodasi penginapan, penyedia jasa transportasi lokal, hingga pelaku UMKM kuliner memadati area luar lintasan.

Antusiasme membeludak dari ribuan pasang mata penonton memadati sirkuit sepanjang akhir pekan menjadi indikator sahih betapa sektor olahraga otomotif dikapitalisasi menjadi magnet ekonomi kreatif. Catatan impresif ini kian mengukuhkan kesiapan Kabupaten Pasaman Barat untuk menatap agenda lebih besar, yakni bertindak sebagai tuan rumah cabor motocross Porprov Sumbar Oktober 2026 mendatang. (mrh/gmn)

#Editor: RS Khadiva

Pacu Mutu Pelayanan, Sekwan Maifrizon Tegaskan Apel Pagi Jadi Motor Disiplin ASN

Sekretariat DPRD Sumbar Tata Pola Pikir Aparatur : Pangkas Rantai Birokrasi yang Berbelit _



PADANG, (GemaMedianet.com) | Upaya peningkatan mutu birokrasi dan pengokohan kedisiplinan di lingkungan instansi pemerintahan terus dipacu secara berkala oleh jajaran pimpinan lembaga legislatif. Langkah pengawasan ini dioptimalkan guna memastikan seluruh aparatur sipil negara mampu memberikan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel kepada masyarakat.

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat merealisasikan komitmen penguatan kinerja tersebut melalui pelaksanaan agenda rutin kelembagaan. Pihak manajemen menggelar apel pagi bersama ditiap berlangsung khidmat di Lapangan Parkir Kantor DPRD Provinsi Sumatera Barat, Senin (13/7/2026) pagi.

Kegiatan pengarahan harian ini dipimpin langsung oleh Sekretaris DPRD Provinsi Sumatera Barat, Drs. Maifrizon, M.Si. Agenda damba diikuti secara tertib oleh seluruh pejabat struktural, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta jajaran pegawai kontrak di lingkungan internal sekretariat dewan.

Instrumen Strategis Fasilitasi Fungsi Legislasi

Upacara bendera dan pengarahan harian ini diposisikan sebagai instrumen strategis untuk mempererat koordinasi lintas unit kerja serta menyatukan persepsi pelayanan. Langkah penataan internal ini dinilai sangat efektif untuk dapa mengawal kelancaran fasilitasi tugas dan fungsi legislasi para anggota dewan.

Dalam amanatnya, Maifrizon menerangkan bahwa kehadiran fisik dalam apel bukan sekadar penggugur kewajiban absen siber ataupun formalitas rutinitas semata. Momentum awal pekan ini harus dimanfaatkan oleh seluruh pegawai untuk dapa mengevaluasi capaian target program kerja pada minggu sebelumnya.

Apel pagi menjadi momentum untuk memperkuat disiplin, koordinasi, serta komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik demi mendukung kinerja DPRD Provinsi Sumatera Barat,” ujar Sekretaris DPRD Sumbar, Maifrizon, saat memberikan denda arahan tegas di hadapan peserta upacara.

Pembenahan Pola Pikir Menuju Tata Kelola yang Bersih

Melalui penegasan, jajaran sekretariat dewan berkomitmen untuk terus menaikkan integritas moral dan memangkas rantai birokrasi berbelit di lapangan. Pembenahan pola pikir (mindset) aparatur diposisikan sebagai pilar utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah bersih dan profesional.

Rangkaian kegiatan apel ditutup dengan pembacaan doa bersama secara khidmat dan saling bersalaman antarpriayi serta pegawai sebelum memasuki ruang kerja masing-masing. Dengan semangat kebersamaan kokoh, Sekretariat DPRD Sumbar optimis seluruh target pelayanan administrasi publik sepanjang pekan ini tuntas tepat waktu pada Juli 2026. (mrh/gmn)

#Editor: RS Khadiva 

Manunggal di Sudirman, Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol Gelar Jalan Sehat dan Nobar Massal

Pangdam Mayjen TNI Arief Gajah Mada Baur Bersama Warga : Hidupkan CFD Menjadi Ruang Kebersamaan Tanpa Sekat _




PADANG, (GemaMedianet.com) | Semangat membudayakan pola hidup sehat berpadu indah dengan nilai kebersamaan yang tulus di jantung ibu kota Provinsi Sumatera Barat. Komando Daerah Militer (Kodam) XX/Tuanku Imam Bonjol menghadirkan terobosan sosial yang humanis dengan menggelar dukungan agenda jalan sehat, serta nonton bareng (nobar) massal bersama ribuan masyarakat di sepanjang koridor Car Free Day (CFD) Jalan Jenderal Sudirman, Kota Padang, Minggu (12/7/2026) kemarin.

Dipusatkan tepat di depan markas komando Makodam XX/TIB, perhelatan ini bertindak sebagai bukti konkret dari penataan visi kemanunggalan TNI bersama rakyat. Ribuan warga dari lapisan sosial tampak memadati aspal jalanan sejak pagi buta dengan penuh antusiasme, mengubah suasana olahraga akhir pekan menjadi panggung silaturahmi yang hangat dan tertib.

Orang nomor satu di Kodam XX/TIB, Pangdam Mayjen TNI Arief Gajah Mada, S.E., M.M, dengan didampingi para pejabat utama kodam, turun langsung ke jalan untuk melangkah bersama warga menyusuri rute CFD damba.

Nobar Videotron dan Hiburan Keluarga Multi-Generasi

Keseruan agenda berhenti di garis finis jalan sehat. Pihak Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol telah menyiapkan penataan hiburan lanjutan berupa panggung nobar memanfaatkan fasilitas layar videotron raksasa di dua titik strategis, yakni Lapangan Upacara Gubernuran Sumatera Barat serta area depan Makodam.

Sajian hiburan dinikmati secara inklusif oleh seluruh elemen peserta, mulai dari anak-anak, kelompok remaja, hingga para lansia datang memboyong sanak keluarga.

Pangdam Mayjen TNI Arief Gajah Mada menegaskan bahwa ruang publik seperti CFD harus dioptimalkan sebagai jembatan komunikasi dua arah aktif antara prajurit pertahanan negara dengan warga sipil mereka jaga.

“Car Free Day bukan sekadar agenda olahraga, melainkan momentum membangun komunikasi, memperkuat silaturahmi, dan menghadirkan TNI semakin dekat dengan rakyat. Kebersamaan merupakan modal penting dalam menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, serta menciptakan Sumatera Barat yang aman, damai, dan harmonis,” tutur Pangdam Mayjen TNI Arief Gajah Mada secara tegas.

Apresiasi Publik Atas Kehadiran TNI untuk Rakyat

Suasana cair tanpa adanya sekat protokoler kaku tecermin dari banyaknya warga memanfaatkan momen tersebut untuk berswafoto bersama para prajurit. Anak-anak pun tampak ceria berinteraksi dengan para personel TNI berjaga, meruntuhkan kesan kaku instansi militer.

Apresiasi positif datang dari salah seorang warga Kota Padang ikut ambil bagian, Bobi (35). Dirinya mengaku format acara memberikan pengalaman batin berbeda karena menyatukan unsur kesehatan fisik dengan rekreasi keluarga dalam satu paket yang menyenangkan.

Melalui aksi simpatik ini, Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol kembali memvalidasi jati dirinya bahwa TNI lahir dan bekerja murni untuk kepentingan rakyat, mengawal kedaulatan teritorial sekaligus menyokong kedamaian sosial di Sumatera Barat dan Indonesia. (rmo/gmn)

#Editor: Marzuki RH 

Geliat Sport Tourism di Kota Warisan Dunia, Ribuan Pelari Padati Bhayangkara Run Sawahlunto

Sinergitas Pemko dan Polres Hidupkan Ekonomi Kreatif : Jelajah Kota Tua Menyusuri Jejak Sejarah UNESCO _



SAWAHLUNTO, (GemaMedianet.com) | Kawasan bersejarah Kota Tua Sawahlunto bertransformasi menjadi lautan manusia seiring dengan membeludaknya partisipasi peserta dalam ajang olahraga massal Bhayangkara Run Road to Police Woman Run 2026, Minggu (12/7) kemarin.

Gelaran akbar bertajuk “Jelajah Kota Tua Fun Run and Race 5K” diprakarsai oleh Kepolisian Resor (Polres) Sawahlunto tersebut sukses menjadi magnet bagi ribuan pelari dari berbagai daerah di Pulau Sumatera.

Perhelatan ini bukan sekadar panggung kompetisi fisik, melainkan menjadi bagian dari perayaan momentum Hari Bhayangkara ke-80. Lebih dari itu, agenda kolaboratif ini diproyeksikan menjadi instrumen taktis untuk memperkuat posisi tawar Kota Sawahlunto sebagai destinasi unggulan sport tourism (pariwisata berbasis olahraga) di tingkat nasional.

Titik start dan finis dipusatkan di jantung Kota Tua memberikan pengalaman unik bagi para pelari. Sembari memacu kecepatan, para peserta disuguhi eksotisme arsitektur kolonial yang telah diakui dunia sebagai situs warisan dunia UNESCO.

Dampak Ganda Terhadap Sektor Perhotelan dan UMKM

Kegiatan berskala regional ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, ditiap didampingi langsung oleh Kapolres Sawahlunto, AKBP Simon Yana Putra. Turut menyaksikan kemeriahan, Ketua KONI Kota Sawahlunto H. Jhon Reflita, unsur Forkopimda, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Wali Kota Riyanda Putra memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Polres Sawahlunto telah berhasil mengemas agenda kamtibmas menjadi sebuah penetrasi ekonomi produktif. Menurutnya, pergerakan ribuan manusia ke Kota Arang mendatangkan berkah finansial masif secara langsung bagi pelaku usaha lokal.

“Kehadiran ribuan peserta dari berbagai daerah memberikan manfaat besar bagi Kota Sawahlunto. Hotel, rumah makan, pelaku UMKM, hingga destinasi wisata turut merasakan dampak positif dari penyelenggaraan kegiatan ini. Ini sejalan dengan komitmen kami menjadikan Sawahlunto sebagai kota tujuan wisata berbasis event,” ungkap Riyanda Putra dengan nada optimis.

Sinergitas Polri Menopang Pembangunan Spasial

Gayung bersambut, Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra menegaskan bahwa institusi kepolisian berkomitmen penuh untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui program-program menyokong visi pembangunan daerah. Bhayangkara Run menjadi jembatan untuk membangun komunikasi yang harmonis antara aparat penegak hukum dengan warga sipil.

"Kami ingin event ini menjadi ruang kebersamaan sekaligus mendorong Sawahlunto semakin dikenal sebagai kota penyelenggara berbagai event nasional maupun regional," tutur AKBP Simon Yana Putra.

Senada dengan hal itu, Ketua KONI Sawahlunto H. Jhon Reflita menilai bahwa skema sport tourism memadukan olahraga rekreasi dengan pesona sejarah merupakan cara terbaik untuk memasyarakatkan olahraga sekaligus memicu pertumbuhan industri kreatif daerah. Suksesnya agenda ini kian memantapkan posisi Sawahlunto dalam peta persaingan destinasi wisata utama di Sumatera Barat sepanjang tahun 2026. (rsk/gmn)

#Editor: Marzuki RH 

Tatap Porprov 2026, Ade Putra Sokong Pasaman Barat Jadi Tuan Rumah

Sirkuit Peridon Siap Maju Jadi Modal Krusial : Siap Gelar Cabor Motocross dan Arung Jeram _




PASBAR, (GemaMedianet.com) | Dukungan politik terhadap kesiapan infrastruktur daerah dalam menyambut perhelatan olahraga terbesar di Ranah Minang terus mengalir. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat, Ade Putra, menyatakan sokongan penuh atas kesiapan Kabupaten Pasaman Barat untuk bertindak sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar 2026 yang dijadwalkan menabuh genderang persaingan pada Oktober mendatang.

Pasca-KLB PB Lemkari, Nanda Satria Pimpin Konsolidasi Total Pengprov Sumbar



PADANG, (GemaMedianet.com) | Roda organisasi Lembaga Karate-Do Indonesia (Lemkari) Pengurus Provinsi Sumatera Barat langsung bergerak cepat melakukan penataan internal guna memantapkan pembinaan prestasi atlet di Ranah Minang. Langkah taktis tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Sumbar menjabat sebagai Ketua Umum Lemkari Pengprov Sumbar, Nanda Satria, melalui rapat pengurus harian diselenggarakan di ruang kerjanya, Jum'at (10/7/026) lalu.

12 July 2026

Hadiri Musda MUI, Polda Sumbar Perkuat Komitmen Bersama Pemuka Agama



PADANG, (GemaMedianet.com) | Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat kembali memperkokoh pilar kemitraan strategis bersama unsur ulama guna memelihara stabilitas keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas). Komitmen nyata tersebut tecermin dari kehadiran jajaran petinggi kepolisian dalam pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Barat yang dihelat di Auditorium Gubernur Sumbar, Sabtu (11/7/2026) lalu.

Rawat Filosofi Gotong Royong Minangkabau, Festival Sipak Rago Piala Evi Yandri Kembali Ditabuh



PADANG, (GemaMedianet.com) | Upaya membentengi kekayaan tradisi lokal dari ancaman kepunahan di era digitalisasi terus digulirkan secara masif oleh parlemen daerah. Warisan luhur masyarakat Minangkabau yang telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) nasional, Sipak Rago, kembali dilesatikan lewat perhelatan festival bergengsi tingkat Provinsi Sumatera Barat yang berlangsung di Gedung Rohana Kudus, Kota Padang, Sabtu (11/7/2026) kemarin.

Iqra Chissa Desak Percepatan Lahan Taplau, Target Pembangunan Fisik Dimulai 2028



PADANG, (GemaMedianet.com) | Langkah konkret guna merealisasikan penataan kawasan Pantai Padang (Taplau) terus dipacu oleh otoritas parlemen daerah. Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Iqra Chissa Putra, secara tegas mendorong percepatan penyelesaian sengketa serta pembebasan lahan di sepanjang ruas Jalan Samudera hingga area di belakang Hotel Pangeran, Kota Padang.

11 July 2026

Terganjal di Kemendagri, DPRD Sumbar dan KPID Wacanakan Pergub Penyiaran Berbasis ABS-SBK

Muhidi Dukung Regulasi Konten Lokal : Benteng Budaya Minangkabau di Era Penyiaran Digital _



PADANG, (GemaMedianet.com) | Langkah strategis guna menyelamatkan eksistensi Lembaga Penyiaran (LP) televisi dan radio lokal di Sumatera Barat terus diupayakan secara intensif. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat bersama Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumbar kini tengah menggodok opsi regulasi alternatif pasca-terganjalnya Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Penyiaran di tingkat nasional.

Sengkarut regulasi serta visi penguatan literasi informasi ini menjadi bahasan utama dalam pertemuan silaturahmi antara Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, dengan jajaran komisioner KPID Sumbar di rumah dinas Ketua DPRD, Jumat (10/7/2026) malam. 

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua KPID Sumbar, Yusrin Tri Nanda, didampingi para komisioner lainnya seperti Nofal Wiska, Riki Chandra, Yogi Afriandi, dan Oldsan Bayu Pradipta.

Dalam dialog yang berlangsung hangat tersebut, Yusrin Tri Nanda memaparkan kendala mendasar terkait mandeknya Ranperda Penyiaran Sumbar di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Pihak kementerian menilai pemerintah daerah tidak memiliki porsi kewenangan langsung untuk mengelola urusan penyiaran secara mandiri, sehingga payung hukum berbentuk Perda tidak disahkan.

Mendorong Pergub Sebagai Payung Hukum Alternatif

Guna menyiasati kebuntuan hukum tersebut, KPID Sumbar menyodorkan formula taktis berupa dorongan penerbitan Peraturan Gubernur (Pergub) Penyiaran sebagai diskresi hukum lokal yang sah. Langkah alternatif ini langsung mendapat dukuangan penuh dari Ketua DPRD Sumbar, Muhidi.

Dia menegaskan, keberadaan regulasi khusus penyiaran lokal sangat vital bukan sekadar untuk membatasi, melainkan sebagai instrumen perlindungan serta penguatan nilai kebudayaan lokal di tengah gempuran arus informasi global.

Otoritas parlemen daerah berjanji akan melakukan pembedahan mendalam dengan mengomparasikan aturan teknis penyiaran terhadap Undang Undang Nomor 17 Tahun 2022 tentang Provinsi Sumatera Barat. Regulasi nasional tersebut secara yuridis telah mengakui karakteristik kekhususan sosiokultural masyarakat Minangkabau yang bersendikan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

"Perlu kita bahas lebih dalam tentang regulasi penyiaran lokal ini berlandaskan UU dan kekhususan Sumbar. Regulasi ini penting karena menjaga budaya Minangkabau salah satunya lewat lembaga penyiaran," ujar Muhidi berkomitmen.

Kolaborasi Keterbatasan Anggaran dan Penguatan Literasi Siswa

Selain urusan hukum penyiaran, pertemuan legislatif-independen ini menelurkan kesamaan visi sosiologis dalam mencetak kualitas modal manusia. Ketua DPRD mendorong agar satuan pendidikan setingkat SMA di Sumbar mengintegrasikan kurikulum literasi media secara masif guna membentengi kelompok remaja serta kalangan ibu rumah tangga dari paparan berita bohong.

Gagasan penataan SDM ini disambut positif oleh Komisioner KPID Sumbar, Oldsan Bayu Pradipta dan Nofal Wiska. Pihaknya menjelaskan, dalam laporan 100 hari kerja pasca-dilantik Maret 2026 lalu, KPID tetap bergerak lincah memperluas kemitraan literasi ke sekolah-sekolah, meski secara faktual kondisi keuangan lembaga mengalami kekosongan pasokan anggaran kegiatan hingga Oktober 2026 mendatang. (mrh/gmn)

#Editor: RS Khadiva

Tindak Lanjut MoU, Polda Sumbar dan MUI Godok Standardisasi Saksi Ahli Perkara Keagamaan

✅ Sinergi Hingga Tingkat Polres : Ulama Saksi Ahli Wajib Kuasai Hukum Islam dan Hukum Positif _



PADANG, (GemaMedianet.com) | Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat terus memperkuat barisan kolaborasi strategis bersama pemuka agama guna menjaga stabilitas kamtibmas sekaligus supremasi hukum yang berkeadilan. Komitmen tersebut dipertegas saat Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol Solihin, menerima kunjungan resmi delegasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat dan MUI Sumbar di ruang tamu utama Mapolda Sumbar, Jumat (10/7/2026) kemarin.

Pertemuan tingkat tinggi ini merupakan langkah konkret untuk mengimplementasikan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang telah disepakati antara Markas Besar Polri dan MUI Pusat. Selain mempererat tali silaturahmi, momentum ini dimanfaatkan untuk menyelaraskan program kerja bersama, termasuk dalam menyongsong agenda Musyawarah Daerah (Musda) MUI Sumbar yang akan datang.

Dalam penyambutan tersebut, Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol Solihin, menggarisbawahi bahwa keterlibatan aktif para tokoh agama sangat krusial dalam memelihara kondusivitas wilayah Ranah Minang. Pihak kepolisian pun menyambut positif usulan MUI mengenai perlunya standardisasi saksi ahli keagamaan dalam proses penegakan hukum.

Perluas Kemitraan Strategis Sasar Tingkat Polres

Otoritas Polda Sumbar menyatakan bahwa penanganan perkara hukum yang bersinggungan langsung dengan sensitivitas isu keagamaan memerlukan akurasi pandangan yang mendalam serta memiliki tingkat kredibilitas tinggi dari para pakar yang kompeten.

"Polri sangat mengapresiasi dukungan MUI dalam penegakan hukum. Oleh karena itu, kita akan tindak lanjuti sinergi ini hingga ke tingkat Polres, terutama terkait penyediaan saksi ahli yang kompeten untuk memberikan keterangan yang objektif dan selaras dengan hukum positif kita," tegas Brigjen Pol Solihin di hadapan delegasi.

Salah satu terobosan krusial yang disepakati dalam pertemuan ini adalah urgensi pelaksanaan sertifikasi serta pelatihan khusus bagi para ulama yang diproyeksikan menjadi saksi ahli di ruang sidang atau berita acara pemeriksaan.

Pihak MUI menekankan, para ulama tidak boleh hanya sekadar mendalami khazanah hukum Islam klasik yang bersumber dari kitab kuning saja. Lebih dari itu, pemahaman yang komprehensif terhadap hukum positif nasional menjadi syarat mutlak agar ditiap keterangan ilmiah yang diberikan di hadapan penyidik kepolisian memiliki kekuatan pembuktian hukum yang kokoh.

Langkah Preventif Reduksi Gesekan Sosial

Merespons dinamika tersebut, Kabidhumas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyatakan bahwa standardisasi kompetensi saksi ahli ini menjadi instrumen preventif yang sangat positif untuk merawat harmoni sosial di tengah masyarakat Sumatera Barat.

"Polda Sumbar senantiasa membuka ruang komunikasi yang luas dengan MUI. Dengan adanya standardisasi dan pelatihan saksi ahli ini, kami berharap penanganan perkara yang melibatkan isu keagamaan di wilayah hukum Polda Sumbar dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, dan minim gesekan," urai Kombes Pol Susmelawati Rosya.

Pertemuan strategis ini dihadiri langsung oleh jajaran elit pengurus ulama. Tampak hadir Wakil Sekretaris Jenderal MUI Pusat, Dr. Muhammad Isan Tanjung, Ketua Umum MUI Sumbar, Buya Dr. Zulmaidi, serta sejumlah perwakilan dari Komisi Hukum, Komisi Fatwa, hingga Bidang Dakwah. Sinergitas ini diharapkan damba melahirkan formula penyelesaian dinamika keagamaan secara arif, bijaksana, dan bersandar pada koridor hukum nasional yang berlaku. (tbn/gmn)

#Editor : Marzuki RH 

10 July 2026

Bidik Sektor Energi, Polda Sumbar Usut Dugaan Korupsi Pasokan Batubara PLTU Ombilin

Ditemukan Selisih Kontrak, Tiga Perusahaan Rekanan Diperiksa Intensif Ditreskrimsus _




PADANG, (GemaMedianet.com) | Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) bergerak cepat membongkar gurita dugaan praktik rasuah di sektor energi strategis. Korps Bhayangkara Ranah Minang kini tengah gencar mengusut dugaan tindak pidana korupsi yang disertai Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam proyek pengadaan bahan bakar batubara untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Ombilin, Sawahlunto.

Penyelidikan mendalam ini naik ke permukaan menyusul ditemukannya indikasi kuat ketidaksesuaian pasokan komoditas yang berdampak langsung pada stabilitas pasokan energi listrik bagi hajat hidup masyarakat di wilayah Sumatra Barat.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menegaskan bahwa pembongkaran perkara ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam menindak tegas korupsi di sektor vital nasional, sejalan dengan instruksi ketat Presiden Republik Indonesia.

"Sektor energi dan pasokan listrik adalah aspek vital bagi hajat hidup masyarakat. Setiap tindakan korupsi yang mengganggu stabilitas sektor ini akan kami tindak secara cepat, tepat, dan transparan demi menyelamatkan aset negara dan menjamin hak-hak masyarakat di Ranah Minang," tegas Kombes Pol Susmelawati Rosya dalam keterangan resminya.

Fokus Selisih Muatan, Tiga Korporasi Terseret

Arah bidikan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) saat ini difokuskan pada dugaan manipulasi selisih volume batubara antara klausul kontrak tertulis dengan realisasi fisik pengiriman yang masuk ke pintu PT PLN (Persero) UPK Ombilin.

Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Sumbar, Kompol Muardi, menjelaskan bahwa ketidaksesuaian pasokan tersebut memicu terganggunya performa operasional mesin pembangkit secara masif.

"Adanya temuan selisih jumlah batubara yang ada di klausul kontrak dengan yang masuk ke PT PLN (Persero) UPK Ombilin. Jadi, jumlah muatan tidak sesuai," ujar Kompol Muardi membongkar modus operandi di lapangan.

Guna mengurai benang kusut tersebut, polisi langsung mengarahkan fokus pemeriksaan kepada tiga perusahaan penyedia batubara yang menjadi mitra rekanan. Ketiga korporasi tersebut adalah CV PSPN, CV TC, serta pihak Konsorsium yang melibatkan PT MCI dan PT NAL.

Pintu Pemeriksaan Berpotensi Diperluas

Langkah hukum progresif yang diambil jajaran Polda Sumbar ini berdiri tegak di atas dua dokumen petunjuk yang sah. Pijakan pertama adalah Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Nomor 08 tertanggal 30 April 2024, yang diperkuat oleh laporan resmi dari elemen masyarakat tertanggal 31 Maret 2026.

Polda Sumbar berkomitmen menjalankan proses penegakan hukum secara profesional, objektif, dan akuntabel. Penyidik terus melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) dan dokumen pendukung secara komprehensif, serta menjadwalkan pemanggilan saksi-saksi kunci dari pihak birokrasi maupun swasta.

Otoritas kepolisian juga membuka peluang lebar untuk memperluas periode waktu pengusutan (audit retrospektif). Langkah ini akan ditempuh jika tim ahli menemukan indikasi bahwa kerugian keuangan negara dalam pasokan energi ini bersifat berkelanjutan (sustainable loss).

"Perkembangan lebih lanjut dari penanganan kasus ini akan terus kami sampaikan secara berkala dan terbuka kepada rekan-rekan media," tutup Kombes Pol Susmelawati Rosya optimis. (mrh//tbn/gmn)

#Editor : Marzuki RH 

09 July 2026

Aroma Komersialisasi Proyek BWS Sumatera V: Material Kerukan Sungai Batang Kabung Diduga Dijual ke Lahan Pribadi

Pengamat Kebijakan Publik: Itu Aset Negara, Membuang dan Memperjualbelikannya Secara Liar Adalah Ilegal! _



PADANG, (GemaMedianet.com) | Proyek infrastruktur pemerintah yang dibiayai oleh uang rakyat kembali disorot tajam karena diduga kuat menjadi ladang subur bagi oknum tidak bertanggung jawab untuk meraup keuntungan pribadi. Kali ini, dugaan penyelewengan mencuat dari proyek pengendalian banjir yang dikelola oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V di Sungai Batang Kabung, kawasan Muaro Penjalinan, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

Berdasarkan hasil penelusuran mendalam di lapangan pada Jum'at (3/7) lalu, material hasil pengerukan sungai yang terdiri dari pasir dan tanah diduga kuat dikomersilkan secara ilegal. Alih-alih dibuang ke lokasi penampungan resmi (disposal area) yang telah ditentukan dalam kontrak kerja, material berharga tersebut justru dialirkan ke kantong-kantong swasta.

Pantauan media ini di lokasi menunjukkan kendaraan roda empat jenis truk pengangkut material hilir mudik secara intensif. Namun, bukannya menuju tempat pembuangan yang legal, truk-truk tersebut kedapatan mengantarkan material kerukan yang notabenenya berstatus sebagai aset negara atau daerah tersebut ke sejumlah lahan milik pribadi warga.

Masuk Kategori Penambangan Liar Ilegal

Praktik culas ini langsung memantik reaksi keras dari kalangan pengamat hukum dan kebijakan publik. Tindakan memindahkan dan memperjualbelikan material hasil proyek negara ke sektor privat tanpa izin resmi dinilai telah melanggar regulasi dan dapat dikategorikan sebagai tindakan pidana.

"Ini bukan komoditas tambang komersial atau Galian C bebas yang bisa dikelola sembarangan. Kontraktor pelaksana tidak bisa seenaknya membuang atau mengalihkan material tersebut ke lahan pribadi, apalagi jika ada indikasi transaksi keuangan di dalamnya," ungkap seorang pengamat kebijakan publik secara tegas saat dimintai tanggapan.

Ia menambahkan, karena material tersebut didapatkan dari proyek APBN atau APBD, maka seluruh hasil kerukan tunduk pada aturan inventarisasi aset negara.

"Oleh karena itu, jika terbukti memperjualbelikannya secara liar kepada pihak ketiga untuk kepentingan menimbun lahan pribadi, maka kegiatan tersebut secara hukum dapat dikategorikan sebagai aktivitas penambangan liar ilegal," lanjutnya.

Mendesak Aparat Penegak Hukum Turun Tangan

Penyimpangan ini tidak hanya merugikan keuangan negara dari potensi pendapatan bukan pajak, tetapi juga merusak tata kelola proyek lingkungan. Lokasi pembuangan material proyek pengerukan sungai seharusnya terikat amdal dan tidak boleh menjadi komoditas bisnis sampingan bagi oknum pengawas lapangan maupun pihak kontraktor.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V belum memberikan keterangan resmi terkait lemahnya pengawasan terhadap armada pengangkut material di Sungai Batang Kabung tersebut. Kendati deskripsi terkait persoalan teesebut diikuti sejumlah pertanyaan yang dilayangkan kepada PPK, namun sepertinya tak mendapatkan respon yang positif. 

Masyarakat mendesak aparat penegak hukum dan instansi/dinas terkait untuk segera turun ke lapangan guna menghentikan aktivitas pengangkutan liar tersebut, serta memeriksa pihak yang terlibat dalam mata rantai komersialisasi aset negara ini. (tim/pdn/gmn)

#Editor: Marzuki RH 

SOLOK SELATAN

PRAKIRAAN CUACA

eqmap

KHAZANAH

POLDA SUMBAR

iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

Iklan

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiFmBCN4Mlg-A6lCQg1vNrmM-SXgqG_d0DYYAeLv0nWGLttd7i4t56IlhAeB1c-fxTmX4ZVKLBL_-ibnQeueR8mKL9vBD5sStVztfDrfkofmm4aXwcskiL9t23mNaOp4vwJ4EfipUqIC7ObmXQnD_7gnRsdAtOAZNL1NhP7fKNbcOUHtPTZc0ZPpq7SGxP2/w285-h400/HUT%20Kab%20limapuluh%20kota%20ke185.jpg

Blog Archive