29 April 2021

Pemerintah Resmi Umumkan dan Tetapkan KKB Papua Sebagai Kelompok Teroris



JAKARTA (GemaMedianet.com Pemerintah Indonesia melalui Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD, SH, SU, M.I.P. mengumumkan sikap pemerintah terhadap sederet penyerangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua kepada masyarakat sipil dan TNI-Polri.

Ratusan Tilang Elektronik Telah Diproses, Polda Sumbar Ajak Masyarakat Kian Disiplin Berlalulintas


PADANG (GemaMedianet.com Sejak dilaunching Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada 23 Maret 2021 lalu, Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) sebagai salah satu dari 12 Polda yang resmi menerapkan tilang elektronik atau Elektronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) telah bergerak melakukan tahapan sosialisasi.

Hadiri Upacara KPLB, Kapolri Tawarkan Anak Prajurit Awak Nanggala 402 Jadi Polisi


JAKARTA (
GemaMedianet.com
 Pemerintah melalui Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menggelar upacara penganugerahan tanda kehormatan dan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) terhadap prajurit awak KRI Nanggala 402 di Hanggar Pangkalan Udara TNI Angkatan Laut (Lanudal) Juanda, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (29/4/2021).

Menindaklanjuti arahan Presiden RI, Wako Riza adakan Rakor





 Payakumbuh, Gemamedianet.com- Menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo tentang penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi daerah, Wali Kota Payakumbuh langsung melaksanakan rapat koordinasi (rakor) di Aula Ngalau Indah, Kamis (29/04).


Rakor tersebut diikuti oleh Asisten I, II dan III Setdako Payakumbuh, seluruh Kepala Perangkat Daerah (KPD), Camat se-Kota Payakumbuh, Lurah se-Kota Payakumbuh dan kepala Puskesmas se-Kota Payakumhuh.


Berdasarkan arahan presiden tersebut, Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi menyampaikan agar kembali memperketat penerapan protokol kesehatan, mengingat saat ini Payakumbuh berada di zona orange. Jangan sampai Payakumbuh menjadi zona merah, karena kalau itu terjadi semua kegiatan akan kembali ditutup.


"Jadi kita minta semuanya untuk tetap hati-hati dan waspada, ingatkan dan sosialisasikan kembali kepada seluruh masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan. Karena kita lihat sekarang mereka sudah mulai kurang disiplin," kata Wako Riza Falepi saat memimpin rakor.


Riza menyebut, Sampai saat ini Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh tidak ada melakukan pembatasan kegiatan masyarakat, tapi tolong protokol kesehatan dilaksanakan dan jangan lupa terapkan 5 M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas) dikehidupan sehari-hari.


"Tapi ini yang mulai diabaikan masyarakat kita, dan kita minta kepada tim tujuh supaya gencar melakukan razia, mulailah menyisir tempat-tempat yang mengundang keramaian, kalau masih ada yang membandel dan tidak menerapakan protkes tindak saja," ucap Riza tegas.


Wako Riza Falepi meminta agar seluruh kelurahan mengaktifkan posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro untuk memantau kegiatan masyarakat baik itu kegiatan yang mengundang keramaian maupun masyarakat yang pulang kampung.


Dalam rangka menerapkan PPKM ini, Kelurahan, Babinsa, Babinkantibmas dan Puskesmas harus sering berkoordinasi, kalau perlu ajak juga tokoh masyarakat dan pemuda setempat untuk menggiatkan kegiatan tersebut. 


"Tolong dipantau hal-hal tersebut jangan sampai lengah, kalau ada masyarakat kita yang pulang kampung supaya dirapit antigen dulu dan isolasi mandiri," ujarnya.


Ditambahkan, "Untuk vaksinasi covid, saya minta agar dipercepat, supaya seluruh masyarakat Payakumbuh aman dari ancaman covid-19," tukuknya.


Menanggapi arahan Wali Kota, Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal mengatakan pihaknya telah menyiapkan rapittes antigen untuk pelaku perjalanan yang masuk ke Payakumbuh.


"Kita minta peran aktif lurah dan RT untuk medata warganya yang pulang kampung dan melaporkannya ke puskesmas untuk dilakukan rapit antigen," katanya.


Untuk rapit antigen tersebut Kadinkes menjelaskan akan dilakukan sebanyak dua kali, yang pertama dilakukan saat kedatangan kemudian disuruh istirahat lima hari kemudian baru dilakukan yang kedua.


"Kalau didapati hasilnya positif baik itu di rapit antigen yang pertama atau kedua akan dilakukan tes swab, kalau ternyata hasilnya positif maka akan kita bawa ke tempat isolasi yang telah disediakan," ungkapnya.


Dan untuk lebaran tahun ini Pemko Payakumbuh juga tidak memfasilitasi acara openhouse baik itu di rumah wali kota, wakil wali kota, ketua DPRD dan Sekda. (CAN) 

Kapan Sebaiknya Seorang Muslim Harus Berbicara, dan Kapan Sebaiknya Harus Berdiam


Oleh : Prof.Dr.H.Asasriwarni *) 

(GemaMedianet.com— Kapan Sebaiknya Seorang Muslim Harus Berbicara, dan Kapan Sebaiknya Harus Berdiam

A. Dalil Rujukan :

Rasulullah SAW Bersabda sebagai berikut :

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – « مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ » .


Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata : Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia mengatakan yang baik atau hendaklah ia diam (HR. Bukhari)

B. Pelajaran yang terdapat di dalam hadist tersebut di atas adalah :

1. Diantara hal yang dapat menjaga lisan dari penyakit-penyakitnya adalah Membiasakan diam kecuali untuk
perkataan yang mengandung kebaikan dan manfaat

2. Bahwa berkata yang baik seperti berzikir kepada Allah, membaca  Al Qur'an dan amalan amalan baik lebih baik daripada berdiam. Demikian pula berbicara dengan kebenaran seluruhnya dan mengadakan perdamaian diantara manusia, dan apa saja yang semisal dengannya, dan
sesungguhnya diam yang terpuji adalah diam dari perkataan yang batil. (Lihat kitab At Tamhid Lima Fi Al Muwaththa’ Min Al Ma’ani wa Al Asanid, 22/20)

3. Ali Bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu berkata : Tidak ada kebaikan di dalam diam dari ilmu sebagaiman tidak ada kebaikan di dalam perkataan yang batil (Lihat Kitab Gharaib Al Furqan wa Gharaib Al Furqan, 1/227)

C. Tema hadist yang berkaitan dengan Al Qur'an :

1.  Perkataan anak Adam memudaratkan dirinya, tidak memberikan manfaat bagi dirinya, kecuali zikrullah, atau menganjurkan kebajikan, atau melarang perbuatan mungkar, sebagai mana Firman Allah di bawah ini :

لَا خَيْرَ فِي كَثِيرٍ مِنْ نَجْواهُمْ إِلاَّ مَنْ أَمَرَ بِصَدَقَةٍ أَوْ مَعْرُوفٍ أَوْ إِصْلاحٍ بَيْنَ النَّاسِ وَمَنْ يَفْعَلْ ذلِكَ ابْتِغاءَ مَرْضاتِ اللَّهِ فَسَوْفَ uنُؤْتِيهِ أَجْراً عَظِيماً 


Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat makruf atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barang siapa yang berbuat demikian karena mencari keridaan Allah, maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar (QS. An Nisa Ayat : 114)

2. Tiada suatu kalimat pun yang dikatakannya, melainkan ada malaikat yang selalu mengawasinya dan mencatatnya ; tiada suatu kalimat pun yang tertinggal, dan tiada suatu gerakan pun yang tidak tercatat olehnya. Sebagai mana Firman Allah di bawah ini :

مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ

Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya, melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir (QS. Qaf Ayat : 18)

*) Guru Besar UIN IB/Ketua Dewan Pertimbangan MUI Sumbar

Danlantamal II Padang Irup Serah Terima Jabatan Danlanal Sibolga



PADANG (GemaMedianet.com Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) II Laksamana Pertama TNI Hargianto, SE, MM, M.Si (Han) bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada serah terima jabatan Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Sibolga dari Letkol Laut (P) Andris Benhard M Simaremare ke Letkol Laut (P) Syaifudin Zuhri, Rabu (28/4/2021).

PRAKIRAAN CUACA

eqmap

SOLOK SELATAN

Iklan


POLDA SUMBAR

iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

Arsip Blog