Showing posts with label Peristiwa. Show all posts
Showing posts with label Peristiwa. Show all posts

05 August 2026

Antrean BBM di SPBU Ampang Mengular hingga Alai, Pedagang Pertokoan Resah Akses Toko Tertutup

Warga Rela Mengantre Berjam-jam Tanpa Kepastian Pasokan: Dinamika Distribusi Energi dan Dampaknya terhadap Usaha Mikro _



PADANG, (GemaMedianet.com) l Pemandangan antrean panjang kendaraan roda empat dan armada angkutan barang kembali mewarnai kawasan SPBU Jalan Raya Ampang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa Selasa malam (4/8/2026). 

Hingga pukul 23.35 WIB, deretan kendaraan mengular panjang hingga melintas ke depan Kantor Kas Pembantu Bank Nagari di kawasan Alai Timur.

Penumpukan kendaraan beragam ukuran tersebut memicu keresahan di kalangan pemilik toko dan pedagang UMKM di sepanjang koridor Jalan Raya Ampang.

Akses masuk pertokoan warga menjadi terhalang total oleh badan kendaraan yang terparkir menanti giliran. Beberapa pemilik usaha bahkan terpaksa memasang papan imbauan di depan toko agar para sopir memberi jarak, dan tidak menutupi pintu masuk tempat usaha mereka.

Mengantre Tanpa Kepastian Pasokan

Kondisi yang memprihatinkan terlihat dari pengakuan sejumlah pengemudi di lapangan. Sebagian besar warga rela mengantre hingga larut malam tanpa adanya kepastian awal mengenai ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di tangki penyimpanan SPBU setempat.

Fenomena antreanspekulatif ini dipicu oleh kecemasan warga akan kelangkaan BBM, sehingga mereka memilih bertahan di barisan fisik kendaraan meski armada pengangkut pasokan belum tiba di lokasi.

"Yang penting kami mengantre terlebih dahulu. Informasi yang kami terima, pasokan BBM masih dalam perjalanan menuju SPBU Ampang ini," ungkap salah seorang sopir truk ekspedisi, Aan (40), saat ditemui di tengah antrean kendaraan, Selasa malam (4/8).

Dampak Ekonomi Lokal dan Ketertiban Lalu Lintas

Kondisi meluapnya antrean hingga menutupi ruang usaha warga mempertegas perlunya manajemen pengawasan distribusi BBM yang teratur di tingkat penyalur.

Selain mengganggu kelancaran arus lalu lintas pada jalur penghubung Kuranji–Padang Timur tersebut, hambatan akses fisik ini berdampak langsung pada omzet harian para pedagang kecil yang bergantung pada kunjungan pembeli secara langsung.

Masyarakat menghendaki adanya kepastian informasi jadwal distribusi resmi dari pihak pengelola SPBU dan instansi terkait, guna mencegah penumpukan kendaraan yang merugikan kelangsungan usaha ekonomi warga sekitar. 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pertamina maupun instansi terkait mengenai penyebab keterlambatan pasokan dan ketersediaan stok BBM di lokasi. Masyarakat berharap masalah ini segera diatasi agar tidak mengganggu aktivitas perekonomian dan kenyamanan warga.
(mrh/gmn)

#Editor: RS Khadiva

04 August 2026

Sinergi Pemko Padang dan Kemensos RI, Ribuan Paket Logistik Disalurkan bagi Korban Banjir

 


PADANG, (GemaMedianet.com) | Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mengoptimalkan penanganan dampak banjir yang melanda sejumlah titik pemukiman warga. Guna memastikan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, Pemko Padang menyalurkan bantuan logistik skala besar, mencakup lebih dari 6.000 paket makanan siap saji, perlengkapan keluarga (family kit), perlengkapan anak, selimut, terpal, hingga tenda darurat.

03 August 2026

Kota Padang Diterjang Banjir, Wako Fadly Amran dan Wawako Maigus Nasir Turun Langsung ke Lokasi Bencana



PADANG, (GemaMedianet.com) | Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Padang sejak Senin (3/8/2026) siang hingga sore memicu luapan sungai dan genangan banjir di hampir seluruh kecamatan. Meningkatnya debit air secara signifikan menyebabkan ratusan rumah warga di kawasan pemukiman terendam.

Banjir Luapan Terjang Air Pacah, Tim SAR Gabungan Evakuasi Balita dan Lansia di Masjid Nurul Fallah

Pusdalops BPBD Padang Sisir Area Koto Tangah : Lima Warga Terjebak Berhasil Diselamatkan hingga Malam Hari



PADANG, (GemaMedianet.com) | Hujan lebat berdurasi panjang yang mengguyur wilayah Kota Padang hingga Senin (3/8) malam terus memicu luapan air di pemukiman warga. Salah satu titik genangan berada di sekitar Masjid Nurul Fallah, RT 03 RW 04, Kelurahan Air Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

Menerima laporan terkait adanya warga yang terjebak di tengah kepungan air, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang langsung menerjunkan Tim Rescue PB sekitar pukul 21.10 WIB untuk melakukan operasi penyelamatan darurat.

Operasi penyelamatan malam hari tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL) BPBD Kota Padang bersama gabungan tim SAR lintas instansi.

Petugas bergerak menembus genangan air untuk menyelamatkan lima orang warga yang terisolasi di dalam area tempat ibadah dan rumah sekitarnya, terdiri dari dua orang balita dan tiga orang dewasa.


"Tim Rescue PB BPBD Kota Padang bersama tim SAR Gabungan telah berhasil menyeberangkan lima warga yang terjebak banjir di kawasan Masjid Nurul Fallah ke titik aman. Prioritas keselamatan kami berikan kepada balita dan kelompok rentan," ungkap Kalaksa BPBD Kota Padang dalam laporan resminya yang dirilis Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kota Padang.

Sinergi Elemen Kebencanaan di Lapangan

Penanganan darurat banjir di Kelurahan Air Pacah ini melibatkan kolaborasi solid seluruh pemangku kepentingan kebencanaan. Unsur yang terlibat di lapangan mencakup BPBD Kota Padang, TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Padang, jajaran Kecamatan Koto Tangah, Pemerintah Kelurahan Air Pacah, Kelompok Siaga Bencana (KSB), relawan insan kebencanaan, serta warga setempat.

Pihak BPBD Kota Padang terus menyiagakan personel di lokasi-lokasi rawan serta mengimbau masyarakat untuk segera melapor melalui saluran Padang Sigap di nomor (0751) 778775 atau WhatsApp 085891522181 jika membutuhkan evakuasi susulan. (mrh/gmn)

#Editor: RS Khadiva

Banjir Terjang Padang, Satbrimob Polda Sumbar Kerahkan 71 Personel SAR di Empat Titik Rawan

Penyisiran dan Evakuasi Warga Digencarkan : Pengerahan Perahu Karet hingga Peralatan Penyelamatan Khusus _



PADANG, (GemaMedianet.com) | Menanggapi dampak banjir akibat curah hujan tinggi yang menerjang sejumlah wilayah di Kota Padang, Satuan Brimob (Satbrimob) Polda Sumatera Barat bergerak cepat merespons situasi kedaruratan. 

Sebanyak 71 personel Search and Rescue (SAR) dikerahkan dan dibagi ke dalam lima tim operasional untuk menyevakuasi warga di empat titik lokasi terdampak, Senin (3/8/2026).


Pengerahan pasukan khusus ini dilakukan guna menyisir pemukiman padat penduduk yang terisolasi oleh genangan air berarus deras sejak siang hari.

Penyebaran Personel di Empat Titik Rawan

Guna memastikan proses penyelamatan berjalan efektif dan menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan bantuan, Satbrimob Polda Sumbar membagi kekuatan personel di beberapa lokasi strategis:

Air Pacah: Diterjunkan kekuatan terbesar sebanyak 28 personel yang terbagi dalam dua tim untuk menyisir kawasan pemukiman padat.

Tunggul Hitam: Sebanyak 18 personel dikerahkan untuk membantu evakuasi warga serta mengamankan barang-barang berharga dari genangan air.

Perumahan Villa Bukit Gading III, Sungai Sapih: Diturunkan 15 personel SAR guna menembus lokasi perumahan yang terisolasi.

Kampung Lapau Munggu Guo, Kecamatan Kuranji: Sebanyak 10 personel disiagakan untuk menyevakuasi warga yang terjebak banjir.

Kelengkapan Alat SAR dan Komitmen Pelayanan

Seluruh personel SAR Satbrimob Polda Sumbar dibekali dengan sarana prasarana penyelamatan standar tinggi, meliputi perahu karet, baju pelampung (life jacket), helm keselamatan SAR, tali penyelamatan (rescue rope), alat komunikasi nirkabel, hingga kendaraan operasional khusus penembus banjir.

"Personel Satbrimob Polda Sumbar tetap bersiaga dan terus beroperasi di lapangan untuk melakukan evakuasi serta membantu seluruh warga yang terdampak banjir hingga kondisi benar-benar kondusif," tegas pihak kepolisian dalam rilis yang diterima GemaMedianet.com.

Sinergi dan respons cepat kepolisian ini diharapkan dapat meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa serta mempercepat pemulihan situasi pascabencana di Kota Padang. (mrh/gmn)

#Editor: RS Khadiva

Hujan Deras Terjang Kota Padang, Tim SAR Gabungan Evakuasi 35 KK Terjebak Banjir di Kuranji



PADANG, (GemaMedianet.com) | Bencana banjir melanda kawasan pemukiman warga di Lapau Munggu, RT 02 RW 06, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Senin (3/8/2026) sore. 

01 August 2026

Ditinggal Mengantar Jenazah, Tiga Rumah Petak di Binuang Kampung Dalam Hangus Terbakar



PADANG, (GemaMedianet.com) | Duka mendalam yang menyelimuti warga RT 02 RW 05 Kelurahan Binuang Kampung Dalam, Kecamatan Pauh, Kota Padang, berujung pada musibah kebakaran memilukan. Tiga petak rumah warga hangus dilalap si jago merah saat ditinggal penghuninya yang tengah mengantarkan jenazah orangtua ke pemakaman, Sabtu (1/8/2026) pagi.

31 July 2026

Longsor Susulan Kembali Hantam Jalan Nasional Lembah Anai KM 66, Akses Padang-Bukittinggi Lumpuh Total



PDPANJANG, (GemaMedianet.com) | Akses utama lalu lintas ditiap menghubungkan Kota Padang dan Bukittinggi kembali terputus total. Bencana tanah longsor susulan menghantam kawasan tebing Lembah Anai, Nagari Singgalang, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar. Tepatnya di Ruas Jalan Nasional KM 66,700 menjelang Jembatan Kembar, Kamis (30/7/2026) sekira pukul 20.00 WIB.

30 July 2026

Kebakaran Melanda Bofet Mie Rebus Kang Bur di Simpang Haru, Aset Rp 800 Juta Berhasil Diselamatkan



PADANG, (GemaMedianet.com) | Peristiwa kebakaran melanda sebuah tempat usaha kuliner legendaris, Bofet Mie Rebus Kang Bur, yang berlokasi di Jalan Dr. Sutomo, Kelurahan Simpang Haru, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Rabu (29/7/2026) malam.

Lembah Anai Lumpuh Total Dihantam Longsor, Dirlantas Polda Sumbar Imbau Pengendara Tunda Perjalanan



TANAHDATAR, (GemaMedianet.com) | Akses utama jalan nasional ditiap menghubungkan Kota Padang dengan Bukittinggi melalui kawasan Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, lumpuh total akibat bencana tanah longsor ditiap menutup seluruh badan jalan, Rabu (29/7/2026) sore.

Viral Pertunjukan Organ Tunggal Erotis di Kuranji, Evi Yandri Kecam Keras dan Desak Sanksi Adat KAN



PADANG, (GemaMedianet.com) | Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Evi Yandri Rajo Budiman, mengecam keras penampilan hiburan organ tunggal yang diiringi tarian erotis biduan di kawasan Rimbo Tarok, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kenagarian Pauh IX, Kota Padang. Rekaman video aksi tidak terpuji tersebut mendadak viral di media sosial dan memicu sorotan tajam publik.

28 July 2026

Pencarian Hari Ketiga Warga Cupak Tangah di Hutan Biologis Unand, Tim SAR Gabungan Sisir Kawasan Atas Politeknik

Dukungan Anggota DPR RI Rahmat Saleh dan Tim Reskue BPBD : 42 Personel Gabungan Dikerahkan Lakukan Asesmen dan Penyisiran _



PADANG, (GemaMedianet.com) | Memasuki hari ketiga pencarian, Tim SAR Gabungan terus mengintensifkan penyisiran di kawasan Hutan Biologis Universitas Andalas (Unand) guna menemukan keberadaan Afriyanto (42), warga Kelurahan Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, yang dilaporkan hilang sejak Selasa (21/7/2026) pekan lalu.

Operasi penyisiran yang dimulai sejak pukul 08.30 WIB tersebut dipimpin oleh jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang di bawah komando Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (KL) bersama tim penolong lintas instansi, Selasa (28/7).

Lokasi fokus penyisiran dipusatkan di titik awal korban melarikan diri, yakni kawasan hutan di bagian atas Politeknik Negeri Padang dan kompleks Kampus Unand Limau Manis.

Kronologi Kejadian dan Ciri-Ciri Korban

Berdasarkan laporan kronologi resmi Pusdalops-PB BPBD Kota Padang, peristiwa bermula ketika Afriyanto mendatangi Rumah Sakit Unand untuk menjalani pemeriksaan kesehatan bersama keluarganya pada Selasa (21/7) lalu. Diduga mengalami tekanan mental, korban mendadak kabur dari ruang pemeriksaan.

Upaya pengejaran sempat dilakukan oleh pihak keluarga dengan dibantu oleh satuan pengamanan (security) Kampus Unand. Sekira pukul 11.00 WIB, korban tercatat terakhir kali terlihat mengarah ke kawasan atas Politeknik Padang sebelum akhirnya menghilang dan tidak dapat dihubungi.

Korban diketahui memiliki ciri-ciri fisik berbadan gemuk, kulit kuning langsat, mengenakan celana panjang warna hitam, serta tidak memakai baju saat terakhir kali terlihat di area kampus.

"Pencarian hari ketiga kita konsentrasikan dengan menyisir kawasan Hutan Biologis Unand yang berada di atas kawasan Politeknik Negeri Padang. Tim SAR gabungan melakukan asesmen mendalam dan penyisiran bersama pihak keluarga. Hingga Selasa siang, korban belum ditemukan," rilis Pusdalops-PB BPBD Kota Padang.

Sinergi Tim SAR Gabungan di Lapangan

Operasi pencarian orang hilang ini melibatkan sinergi elemen kebencanaan dan tokoh masyarakat secara luas. Di lokasi pencarian, hadir memberikan dukungan langsung Anggota DPR RI Rahmat Saleh, personel BPBD Kota Padang, Basarnas, TRC Semen Padang, jajaran Kecamatan Pauh, Kelompok Siaga Bencana (KSB) Kota Padang dan KSB Pauh, relawan I-DERU, serta masyarakat setempat.

Tim gabungan berkomitmen untuk terus memaksimalkan upaya pencarian di area hutan rimba Kampus Unand. BPBD mengimbau masyarakat yang melihat keberadaan korban dengan ciri-ciri tersebut untuk segera melapor melalui Call Center Padang Sigap di (0751) 778775 atau WhatsApp 085891522181. (rsk/gmn)

#Editor: Marzuki RH 

25 July 2026

Satu Hektar Lebih Lahan dan Rumah Terbakar di Dadok Tunggul Hitam, Damkar Padang Selamatkan Aset Rp1 Miliar



PADANG, (GemaMedianet.com) | Respon cepat jajaran Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang kembali berhasil meminimalisasi dampak musibah kebakaran. Kebakaran yang melanda area lahan kosong dan satu unit rumah warga terjadi di Perumahan Pondok Indah Permai Blok A 19, RT 005 /RW 011, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Padang, Jumat (24/7/2026) sore.

22 July 2026

Respons Cepat 5 Unit Damkar di Wisma Indah III : Penanganan Berhasil Cegah Api Merambat ke 8 Bangunan Sekitar



PADANG, (GemaMedianet.com) | Musibah kebakaran pemukiman kembali menguji kesiapsiagaan armada penyelamat di wilayah perkotaan. Satu unit rumah hunian milik seorang PNS berusia 78 tahun, Ermiati N, hangus dilalap si jago merah di Kompleks Wisma Indah III H12, RT 002 RW 004, Kelurahan Parupuak Tabiang, Kecamatan Koto Tangah, Rabu (22/7/2026) sore.

20 July 2026

Dihantam Angin Kencang, Pohon Jati Tumbang Timpa Rumah Warga di Rawang Padang Selatan



PADANG, (GemaMedianet.com) | Cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang disertai angin kencang kembali memicu insiden pohon tumbang di wilayah Kota Padang. Sebuah pohon jati berukuran besar roboh dan menimpa kediaman warga yang berlokasi di Karan Bawah, RT 005 RW 006, Kelurahan Rawang, Kecamatan Padang Selatan, Sabtu (18/7/2026) malam sekira pukul 22.30 WIB.

18 July 2026

Aksi Cepat 6 Menit Damkar Padang Jinakkan Kebakaran Rumah di Rimbo Kaluang



PADANG, (GemaMedianet.com) | Kesiapsiagaan jajaran Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang kembali diuji dalam mengatasi ancaman kebakaran di kawasan padat hunian. Respons cepat dalam durasi enam menit berhasil mencegah kehancuran massal saat api melahap satu unit rumah permanen di Jalan Barito Nomor 4, RT 002 RW 003, Kelurahan Rimbo Kaluang, Kecamatan Padang Barat, Sabtu (18/7/2026) siang. 

14 July 2026

Gudang Kopra Seberang Padang Diamuk Jago Merah, Petugas Damkar Berhasil Selamatkan Aset Rp 800 Juta



PADANG, (GemaMedianet.com) | Kompleks permukiman padat penduduk di kawasan Padang Selatan mendadak gempar. Sebuah gudang bahan baku kopra sekaligus tempat pengolahan daging kelapa setengah jadi berlokasi di Jalan Seberang Padang Nomor 76, RT 001/RW 004, Kelurahan Seberang Padang, Kecamatan Padang Selatan, ludes terbakar pada Selasa (14/7/2026) malam.

13 July 2026

Gedung Inspektorat, Bapenda Padang, dan Satu Guest House Hangus Terbakar




PADANG, (GemaMedianet.com) | Musibah kebakaran hebat melanda pusat perkantoran dan fasilitas publik di kawasan strategis Kota Padang pada Senin (13/7/2026) dini hari. Amukan si jago merah menghanguskan Gedung Kantor Inspektorat Kota Padang, Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Padang, serta satu unit penginapan Nafara Guest House yang terletak di Jalan Sawahan Nomor 50, Kelurahan Sawahan Timur, Kecamatan Padang Timur.

07 July 2026

Warga Geram, SPBU Muaro Kiawai Diduga Lakukan Praktik Langsiran Pertalite

Layanan Ditutup Sore Hari dengan Alasan Kuota Habis, Camat Gunung Tuleh: Sudah Dua Minggu Masyarakat Antre Panjang _




PASBAR, (GemaMedianet.com) | Praktik penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi kembali memantik gejolak di tengah masyarakat. Warga Kecamatan Gunung Tuleh, Kabupaten Pasaman Barat, melayangkan protes keras terhadap manajemen dan petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Muaro Kiawai dengan nomor registrasi 13.265.525. Pengelola diduga kuat sengaja menghentikan sepihak penjualan BBM jenis Pertalite kepada pengendara umum, meski indikator tangki penampungan disinyalir masih terisi penuh.

Ketegangan tersebut memuncak pada Minggu (5/7) sore sekitar pukul 17.00 WIB di jembatan stasiun pengisian yang terletak di kawasan Jorong Kampung Alang. Ratusan pengendara yang terjebak dalam antrean panjang harus menelan kekecewaan setelah petugas mendadak menutup keran pengisian subsidi dengan dalih kuota harian telah terpenuhi.

Aksi penolakan pelayanan ini direkam oleh salah seorang pengendara, Junir Sutan Rajo Ameh, yang kemudian mengunggah rekaman video tersebut ke dapa jagat media sosial Facebook hingga viral. Dalam video berdurasi pendek tersebut, terlihat jelas visualisasi antrean kendaraan yang mengular serta indikator kapasitas tangki pengisian yang diduga masih menyisakan ribuan liter bahan bakar.

“Kami datang ke sini untuk membeli minyak, bukan meminta gratisan. Kapasitas tangki di SPBU ini mencapai 8.000 liter, dan kemungkinan besar isinya masih tersisa separuh lagi. Namun, mengapa petugas menolak melayani kami secara duga semena-mena?” cetus Junir Sutan Rajo Ameh dengan nada kesal dalam unggahan videonya.

Aktivitas Langsiran Tengah Malam dan Modus Non-Resmi

Penutupan layanan secara mendadak pada sore hari tersebut memicu kecurigaan mendalam dari warga sekitar mengenai adanya dapa praktik penimbunan atau langsiran. Modus langsiran ini diduga sengaja menyalurkan BBM subsidi ke pihak-pihak tertentu di luar jalur antrean resmi demi meraup damba keuntungan margin harga yang lebih tinggi.

Seorang sumber lokal berinisial K (40) membeberkan bahwa skenario penutupan ini bukan pertama kali terjadi, melainkan sudah menjadi damba siklus ditiap mingguan. Layanan pengisian sengaja diklaim habis saat matahari tenggelam, namun duga aktivitas pengisian disinyalir kembali bergeliat secara dapa sembunyi-sembunyi pada tengah malam hingga dini hari.

"Setiap tengah malam sering terdengar suara musik keras dari arah SPBU. Di balik kebisingan musik tersebut, diduga kuat tengah dilaikkan aktivitas pengisian langsiran berskala besar untuk ditiap jeriken atau mobil modifikasi. Bahkan sempat ada dapa tawaran pengisian non-resmi dengan nominal Rp250.000 per kali pengisian, sebelum akhirnya ditiap praktik itu ditiap dihentikan tanpa alasan jelas," ungkap K kepada media ini.

Camat Mengecam, Desak Pertamina dan Aparat Turun Tangan

Kondisi karut-marut draf pelayanan energi ini memancing reaksi keras dari otoritas wilayah setempat. Camat Gunung Tuleh, Perdinan Ujang, mengecam keras dapa diskriminasi pelayanan yang dilaikkan oleh dapa pengelola SPBU Muaro Kiawai dan menuntut hak damba keadilan bagi damba warga umum.

"Sudah dua minggu terakhir masyarakat harus mengantre panjang hingga dua ratus meter hanya untuk mendapatkan Pertalite. Kita tidak menampik adanya aktivitas langsiran untuk kebutuhan lain di luar, tetapi jangan korbankan hak masyarakat umum. Tolong layani mereka dengan adil," tegas Perdinan Ujang.

Guna mengurai benang kusut antrean, Camat meminta manajemen SPBU melakukan penambahan pompa operasional. Skema yang ditawarkan adalah membagi fungsi pompa, dua unit khusus melayani kendaraan masyarakat umum dan satu unit dialokasikan untuk keperluan lainnya secara transparan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola SPBU Muaro Kiawai terkesan bungkam dan belum memberikan klarifikasi resmi. Pesan konfirmasi yang dikirimkan redaksi melalui aplikasi WhatsApp belum mendapatkan respons apa pun. Ketiadaan jawaban ini memicu pertanyaan besar di tengah publik terkait aspek transparansi dan akuntabilitas niaga subsidi negara.

Masyarakat mendesak Dinas ESDM Provinsi Sumatera Barat, Pertamina Regional, dan aparat penegak hukum (APH) setempat untuk segera turun ke lapangan guna menyelidiki dugaan tindak pidana penyimpangan distribusi BBM subsidi yang jelas-jelas melanggar aturan hukum dan merugikan hajat hidup orang banyak tersebut. (Dolop/gmn)

#Editor: Marzuki RH 

04 July 2026

Truk CPO Terjun ke Jurang Sitinjau Lauik Sedalam 80 Meter, Sopir Cadangan Tewas Terjepit

Proses Evakuasi Berlangsung Dramatis Selama Dua Jam, Tim SAR Gabungan Belah Kabut Malam _



PADANG, (GemaMedianet.com) | Jalur tengkorak Jalan Raya Padang-Solok kembali memakan korban jiwa. Sebuah truk pengangkut minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) hilang kendali dan terjun bebas ke dalam jurang sedalam kurang lebih 80 meter di kawasan Tunggua Sitinjau Lauik, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. 

Peristiwa nahas yang terjadi pada Kamis (2/7/026) malam tersebut mengakibatkan seorang sopir cadangan tewas di lokasi kejadian setelah terjebak di dalam kabin kendaraan.

Informasi yang dihimpun dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kota Padang menyebutkan, laporan kecelakaan maut ini pertama kali masuk ke sistem kedaruratan pada pukul 22.10 WIB. Menanggapi situasi kritis tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD langsung bergerak membelah kabut malam menuju titik lokasi untuk melakukan operasi penyelamatan.

Kondisi medan yang sangat curam dengan kedalaman jurang mencapai 80 meter, ditambah pekatnya malam, sempat menyulitkan pergerakan petugas. Berdasarkan pengamatan di dasar jurang, posisi bangkai truk mengalami ringsek parah dan menjepit tubuh korban yang berada di dalam ruang kemudi.

Evakuasi Dua Jam di Dasar Jurang

Proses evakuasi dilaikkan secara kolaboratif oleh Tim SAR Gabungan dengan ekstra hati-hati menggunakan peralatan penyelamatan khusus untuk memotong material besi kabin truk yang menjepit tubuh korban.

"Pusdalops BPBD Kota Padang menerima laporan adanya truk CPO masuk jurang dan langsung mengerahkan personel di bawah komando Kalaksa serta Kabid KL. Proses evakuasi bersama Tim SAR Gabungan dan memakan waktu sekitar dua jam karena posisi korban yang terjepit sangat sulit dijangkau," ungkap rilis resmi dari BPBD Kota Padang.

Setelah perjuangan keras menembus dinding tebing yang terjal, Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil mengangkat tubuh korban dari dasar jurang pada Jumat (3/7) dini hari sekitar pukul 00.44 WIB. Namun, korban yang diketahui bernama Muhammad Fajri (32), warga RT 01 RW 02 Kelurahan Tarantang, Kecamatan Lubuk Kilangan, dilaikkan dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia (Kode Hitam).

Sinergi Ragam Unsur di Lapangan

Keberhasilan penanganan kedaruratan di jalur Sitinjau Lauik ini tidak lepas dari tingginya sinergi unsur kemanusiaan yang bahu-membahu di lokasi kejadian. Setidaknya terdapat delapan elemen yang bertahan hingga dini hari guna memastikan korban dapat dievakuasi ke permukaan.

Tim gabungan tersebut terdiri dari personel BPBD Kota Padang, Basarnas, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, jajaran Kepolisian, Relawan Rumah Zakat, Kelompok Siaga Bencana (KSB), tim medis Ambulans Marolla, serta dibantu oleh masyarakat sekitar secara swadaya.

Hingga berita ini diturunkan, bangkai truk CPO masih berada di dasar jurang dan kasus kecelakaan tunggal ini sudah ditangani oleh pihak Satlantas Polresta Padang untuk penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pasti runtuhnya kendaraan tersebut. Sementara itu, nilai kerugian materiil akibat insiden ini masih belum ditaksir oleh pihak berwenang. (rsk/gmn)

#Editor: Marzuki RH 

SOLOK SELATAN

PRAKIRAAN CUACA

eqmap

KHAZANAH

POLDA SUMBAR

iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

Iklan

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

Blog Archive