AGAM, (GemaMedianet.com) | Hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Agam, Sumatera Barat memicu bencana tanah longsor hebat di kawasan Labuah Sampik, Jorong Ngungun, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Minggu (18/10/2026).
Musibah yang terjadi sekitar pukul 17.05 WIB tersebut mengakibatkan material tanah tebing menutup rapat ruas jalan provinsi yang menghubungkan Padang Koto Gadang menuju Koto Alam.
Akibat pekatnya timbunan tanah, jalur perhubungan antarwilayah tersebut lumpuh total serta tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat dari kedua arah.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Agam, Rahmad Lasmono, membenarkan musibah bencana alam tersebut.
Berdasarkan hasil pemetaan awal personil di lapangan, material tebing yang runtuh menutup badan jalan memiliki dimensi panjang mencapai 25 meter dengan ketebalan atau ketinggian tanah menembus 7 meter.
“Akibat kejadian tersebut, akses transportasi pada ruas jalan itu terputus sementara. Pengendara yang hendak melintasi jalur tersebut diimbau untuk menunda perjalanan dan mencari informasi kondisi jalan sebelum berangkat,” tegas Rahmad Lasmono saat dikonfirmasi, Minggu malam.
Pengerjaan Alat Berat Pemprov dan Kerawanan Longsor Susulan
Guna membuka kembali keterisolasian jalur vital masyarakat tersebut, BPBD Agam berkoordinasi intensif dengan Babinsa Salareh Aia serta Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat.
Satu unit alat berat pengeruk tanah milik pemerintah provinsi dilaporkan tengah bergerak cepat menuju lokasi musibah untuk melakukan pembersihan material (clearing).
Rahmad membeberkan bahwa kawasan Labuah Sampik Palembayan tergolong sebagai zonasi rawan bencana yang telah mengalami kejadian longsor secara berulang kali.
Tingginya intensitas curah hujan ditambah kondisi kecuraman tebing serta struktur tanah yang masih labil menyimpan potensi bahaya pergerakan tanah atau longsor susulan.
“Petugas terkait diharapkan dapat segera melakukan penanganan agar akses jalan bisa kembali dibuka setelah kondisi dinyatakan aman. Mengingat lokasi ini rawan longsor berulang, masyarakat dan pengguna jalan diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan turun deras,” jelasnya.
Himbauan Keselamatan Pengguna Jalan
BPBD Kabupaten Agam melarang keras para pengguna jalan atau warga sekitar untuk memaksakan diri mendekati lokasi tebing yang mengalami pergerakan tanah demi keselamatan jiwa.
Masyarakat diminta aktif memantau informasi terkini dari petugas Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD serta segera melaporkan jika menemukan potensi bencana susulan.
Langkah tanggap darurat dan pemantauan kestabilan lereng tebing akan terus dipacu agar pemulihan alur lalu lintas di Palembayan dapat berjalan aman dan cepat. (wmn/gmn)
#Editor: Marzuki RH .









"
/>
0 comments:
Post a Comment