21 August 2026

Proyek Pagar TPU Tunggul Hitam Diduga Tak Sesuai Spesifikasi: Pondasi Ditimpa dan Gunakan Batu Bekas




PADANG, (GemaMedianet.com) l Pelaksanaan proyek pembangunan pagar Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tunggul Hitam, Kota Padang, memantik sorotan publik. Pekerjaan fasilitas umum milik pemerintah daerah tersebut diduga kuat dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Gerebek Rumah di Bulakan Balai Kandi, Satres Narkoba Polres Payakumbuh Ringkus Tiga Pelaku

Sita Paket Sabu, Ganja, dan Bong: Salah Satu Terduga Oknum Tenaga Alih Daya Dinas Perhubungan Sumbar _



PAYAKUMBUH, (GemaMedianet.com) l Satuan Reserse Narkoba Polres Payakumbuh membongkar dugaan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika jenis sabu dan ganja di wilayah hukum Kota Payakumbuh. Tim Opsnal berhasil mengamankan tiga orang terduga pelaku dalam aksi penggerebekan di sebuah rumah kawasan Kelurahan Bulakan Balai Kandi, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kamis (20/8/2026).

Ketiga tersangka yang diringkus masing-masing berinisial YN (50), SP (59), dan MB (36). Identitas MB diketahui merupakan oknum pegawai alih daya (outsourcing) Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat yang ditugaskan sebagai petugas keamanan aset kantor di Terminal Bus Kota Payakumbuh.

Penggerebekan tersebut berawal dari laporan dan informasi intensif masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di rumah tersebut.

Kapolres Payakumbuh AKBP Irwan Andeta, S.I.K., M.H., melalui Kasat Narkoba AKP Gusmanto, S.H., M.H., membenarkan operasi penangkapan jajarannya di lapangan.

“Ketiga terduga pelaku berhasil kita amankan tanpa perlawanan beserta barang bukti sabu, ganja, serta alat hisap. Saat ini penyidik tengah mendalami peran masing-masing tersangka serta melacak jaringan asal-usul barang haram tersebut,” tegas AKP Gusmanto, Minggu (23/8/2026).

Penyitaan Barang Bukti dan Ketegasan Penegakan Hukum

Dari hasil penggeledahan yang disaksikan saksi setempat, petugas menyita tiga paket narkotika jenis sabu dengan berat kotor 2,61 gram dan dua paket ganja kering seberat 4,06 gram.

Petugas juga menyita satu set alat hisap sabu (bong), dua pak kertas papir merek Royo, satu unit timbangan digital, serta beberapa barang bukti pendukung lainnya. Temuan alat hisap di lokasi menguatkan indikasi bahwa lokasi tersebut kerap dijadikan tempat mengonsumsi narkotika secara bersama-sama.

Kasat Narkoba AKP Gusmanto menegaskan bahwa Polres Payakumbuh tidak akan memberi toleransi sedikit pun terhadap segala bentuk penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya.

“Tidak ada tempat bagi peredaran narkoba di Payakumbuh. Kami berkomitmen terus memburu dan menindak tegas siapa pun yang terlibat demi menyelamatkan generasi muda serta menjaga kondusivitas daerah,” pungkasnya.

Saat ini ketiga tersangka beserta seluruh barang bukti telah mendekam di sel tahanan Mapolres Payakumbuh guna menjalani proses penyidikan dan pengembangan hukum lebih lanjut. (*/gmn)

#Editor: Marzuki RH 

PBNU Sumbar Gelar Halaqah Pembumian Qanun Asasi: Gus Kikin Tegaskan Pentingnya Menghidupkan Ruh Organisasi

Silaturahmi Cicit KH Hasyim Asy'ari di Padang: Prof Ganefri Dorong Penguatan Pendidikan UNU _



PADANG, (GemaMedianet.com) l Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Barat menggelar agenda strategis bertajuk Halaqah Pembumian Qanun Asasi Nahdlatul Ulama yang berlangsung di Hotel UNP Padang, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan yang mengusung tema "Merawat Tradisi, Meneguhkan Negeri" tersebut dirangkaikan dengan silaturahmi bersama Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng ke-8, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin). Figur ulama nasional yang juga merupakan cicit dari pendiri NU, Mbah KH Hasyim Asy'ari, tersebut hadir di tengah jajaran pengurus dan kader NU Ranah Minang.

Gus Kikin yang meneruskan kepemimpinan Pesantren Tebuireng pasca-wafatnya KH Salahuddin Wahid (Gus Soliq/Gus Dur) pada 2020 lalu, saat ini merupakan salah satu Calon Ketua Umum PBNU yang akan bersaing pada Muktamar ke-35 di Jombang pada 27–31 Agustus 2026 mendatang.

Ketua PWNU Sumatera Barat, Prof. Ganefri, Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan selamat datang atas kehadiran Gus Kikin di Kota Padang. Pihaknya menitipkan harapan besar agar kepengurusan PBNU mendatang memberi perhatian penuh pada pengembangan institusi pendidikan di bawah naungan NU, khususnya Universitas Nahdlatul Ulama (UNU).

“Kami menyambut hangat kehadiran Gus Kikin. Harapan kita bersama, jika beliau amanah memimpin PBNU hasil Muktamar ke-35 di Jombang mendatang, sektor pendidikan tinggi NU seperti UNU dapat terus diperkuat kapasitasnya,” tutur Prof. Ganefri.

Revitalisasi Qanun Asasi Jadi Benteng Ideologi Organisasi

Dalam pemaparannya, Gus Kikin menegaskan bahwa revitalisasi Qanun Asasi yang dirumuskan KH Hasyim Asy'ari pada tahun 1926 merupakan kebutuhan mendesak untuk dihidupkan kembali sebagai manhaj dan ruh perjuangan warga nahdliyin.

Qanun Asasi lahir di tengah krisis keumatan masa kolonial untuk menyatukan barisan dan membangun fondasi kokoh organisasi. Ketika nilai Qanun Asasi dihayati, budaya organisasi akan berfokus pada keilmuan, kepemimpinan berbasis amanah, penguatan ukhuwah, serta musyawarah.

“Revitalisasi Qanun Asasi bukan berarti kita berjalan mundur ke masa lalu. Langkah ini adalah ikhtiar menghidupkan kembali nilai-nilai dasar peradaban guna menjawab tantangan zaman dan disrupsi masa depan,” tegas Gus Kikin. 

Seperti diketahui, jajaran PWNU Sumatera Barat bersama 20 Pengurus Cabang (PCNU) kabupaten/kota se-Sumbar siap bertolak menghadiri agenda Muktamar ke-35 NU di Jombang pada 27–31 Agustus 2026 mendatang. (mrh/gmn)

#Editor: RS Khadiva

SOLOK SELATAN

PRAKIRAAN CUACA

eqmap

KHAZANAH

POLDA SUMBAR

iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

Iklan

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

Blog Archive