09 October 2026

Adat Kuat, Generasi Bermartabat: Evi Yandri Buka Bimtek Penguatan Peran Ninik Mamak dan Bundo Kanduang



PADANG, (GemaMedianet.com) | Pondasi ketahanan keluarga di Sumatera Barat tidak hanya ditopang oleh komitmen internal antara suami dan istri semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif lingkungan sosial, pilar-pilar adat, serta Bimbingan dari para tokoh spiritual dan budaya. 

Dalam sistem kekerabatan Matrilinear Minangkabau, keberadaan ninik mamak sebagai pembimbing kemenakan dan bundo kanduang sebagai limpapeh rumah nan gadang memegang peranan krusial untuk menjaga keharmonisan rumah tangga sekaligus mencetak generasi muda yang bermartabat.

Semangat kebudayaan tersebut diejawantahkan secara nyata melalui pembukaan perhelatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas dan Peran Ninik Mamak dan Bundo Kanduang dalam Pendampingan Keluarga dan Calon Pengantin. Agenda strategis tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, S.IP., di salah satu hotel berbintang di Kota Padang, Sabtu (10/10/2026).

Program edukasi sosial budaya ini dirancang khusus guna membekali dan meningkatkan keahlian para pemangku adat dalam memberikan pendampingan psikologis, kultural, serta spiritual bagi pasangan muda yang hendak melangkah ke jenjang pernikahan. Pembekalan komprehensif ini diharapkan mampu membentengi para calon pengantin agar memiliki kesiapan lahir dan batin saat mengarungi dinamika kehidupan berumah tangga.

Realisasi Pokir Legislatif untuk Pelestarian Nilai Adat

Pernikahan dalam tatanan Minangkabau dipahami bukan sekadar penyatuan dua individu, melainkan prosesi agung yang mempertemukan dua kaum dan keluarga besar dengan latar belakang tradisi yang harus diselaraskan. Oleh karena itu, hadirnya bimbingan dari para tokoh adat yang memahami seluk-beluk kato nan ampek menjadi modal sosial yang sangat berharga.

Pelaksanaan Bimtek ini merupakan bagian tak terpisahkan dari pengalokasian dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Evi Yandri Rajo Budiman selaku pimpinan DPRD Sumbar. Program ini menjadi wujud nyata keberpihakan lembaga legislatif terhadap pelestarian fungsi kelembagaan adat Minangkabau di tengah derasnya arus modernisasi dan globalisasi.

“Penguatan kapasitas para tokoh adat menjadi sangat penting agar proses pendampingan terhadap anak kamanakan dan calon pengantin dapat berjalan lebih terarah, sistematis, serta relevan dengan dinamika era digital,” pukas Evi Yandri.

Melalui sinergi yang kokoh antara keluarga, pemangku adat, dan pemerintah daerah, program ini optimistis dapat menekan angka perceraian, mencegah potensi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), serta melahirkan generasi penerus Sumatera Barat yang berkarakter kuat, menghormati nilai-nilai adat adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah, serta peduli terhadap lingkungan sosialnya. (mrh/gmn)

#Editor: RS Khadiva

0 comments:

Post a Comment


SOLOK SELATAN

PRAKIRAAN CUACA

eqmap

KHAZANAH

POLDA SUMBAR



Iklan


iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

Iklan

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

" />

Blog Archive