AGAM, (GemaMedianet.com) | Akses perhubungan darat pada ruas jalan provinsi yang menghubungkan Padang Koto Gadang menuju Koto Alam di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, kini telah kembali pulih sepenuhnya.
Jalur vital antarkawasan yang sempat lumpuh total akibat tertimbun material tanah longsor pada Minggu (18/10/2026) sore tersebut kini sudah dapat dilintasi kembali oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kecepatan pemulihan jalur transportasi ini merupakan hasil kerja keras tim gabungan BPBD Agam, TNI, Polri, pemerintah nagari, serta aksi tanggap darurat pengerahan alat berat dari Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat.
Timbunan material tanah tebing setinggi 7 meter dengan panjang sebaran mencapai 25 meter yang menutup rapat badan jalan di Jorong Ngungun, Nagari Salareh Aia, berhasil disingkirkan secara tuntas.
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Kabupaten Agam, Abdul Ghafur, memaparkan bahwa kondisi terkini di lokasi kejadian pasca pembersihan material dinyatakan telah kondusif dan aman untuk dilalui.
BACA JUGA : Jalan Provinsi di Palembayan Agam Tertimbun Longsor, Akses Padang Koto Gadang–Koto Alam Lumpuh Total
“Perkembangan terbaru pada Minggu (18/10/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB hingga pagi ini, kondisi jalan lintas provinsi di Jorong Ngungun Nagari Salareh Aia sudah bisa kembali dilalui oleh kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat,” ungkap Abdul Ghafur, Senin (19/10/2026).
Penyisihan Material Selesai, Dinas BMCKTR Sumbar Pastikan Jalur Normal
Kepastian pulihnya arus transportasi tersebut turut dikonfirmasi oleh jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas BMCKTR Provinsi Sumatera Barat, Elpiandi Ibrahim, membenarkan bahwa pengerahan alat berat di lokasi bencana berhasil menuntaskan pembersihan tanah sebelum dini hari.
“Pasca longsor material di lokasi telah dibersihkan. Kondisi di lokasi sudah kembali normal dilalui kendaraan roda dua dan empat,” terang Elpiandi Ibrahim saat memberikan keterangan resmi di Padang, Senin (19/10).
Pengendara Diimbau Tetap Waspadai Cuaca Ekstrem
Meskipun alur lalu lintas telah dibuka kembali dan sarana transportasi berjalan lancar, BPBD Kabupaten Agam mengimbau para pengguna jalan serta masyarakat setempat untuk tidak mengabaikan potensi risiko bencana.
Mengingat struktur tebing di kawasan Palembayan terbilang rawan dan masih labil, gumpalan awan hitam serta hujan deras susulan dikhawatirkan dapat memicu pergerakan tanah kembali.
“Kita mengimbau masyarakat tetap hati-hati, terutama saat cuaca hujan, guna mengantisipasi potensi longsor susulan. Pengendara diminta tidak memaksakan melintas jika curah hujan kembali tinggi,” imbau Abdul Ghafur mengakhiri keterangannya. (mzr/gmn)
#Editor: RS Khadiva









"
/>
0 comments:
Post a Comment