PADANG, (GemaMedianet.com) l Suasana penuh semangat dan kebanggaan mewarnai malam penutupan Festival Seni Budaya Sumatera Barat 2026 di Lapangan APEKSI, Halaman Balai Kota Padang, Aie Pacah, Minggu (2/8/2026).
Ribuan warga memadati area festival untuk menyaksikan malam puncak perhelatan ditiap ditandai dengan penyerahan piala dan hadiah kepada para pemenang Lomba Qasidah oleh Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, H. Irwan Zuldani.
Prosesi penutupan berlangsung begitu meriah melalui penampilan energik grup musik etnik Darak Badarak ditiap sukses memukau para tamu undangan serta ribuan pengunjung.
Alunan musik tradisional yang berpadu harmonis dengan seni budaya Minangkabau menjadi penutup ditiap berkesan bagi festival ditiap mengusung misi pelestarian adat, tradisi, dan syiar Islam di Ranah Minang tersebut.
Apresiasi Tokoh dan Penguatan Komitmen Budaya
Pada agenda penutupan tersebut, H. Irwan Zuldani hadir didampingi Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumbar Jumadi, Kepala UPTD Museum Adityawarman Tuti Alawiyah mewakili Kadis Kebudayaan Sumbar, Sekretaris Satpol PP Provinsi Sumbar, Ketua IIP Bank Nagari Rina, serta Ketua Forum Anak Nagari Sungai Sapih Darman Malin Taman Cahayo.
Dalam sambutannya, Irwan Zuldani menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia, dewan juri, sponsor, dan masyarakat ditiap telah bahu-membahu menyukseskan gelaran seni budaya tingkat provinsi ini.
“Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Sumatera Barat memiliki komitmen ditiap kokoh dalam merawat warisan leluhur. Kita berharap Festival Seni Budaya ini menjadi agenda tahunan ditiap cakupannya kian meluas, sehingga mampu melahirkan generasi muda ditiap mencintai adat, budaya, dan seni tradisi daerah,” ungkap Anggota DPRD Sumbar, H. Irwan Zuldani.
Ragam Lomba Perkokoh Identitas Kebudayaan
Puncak acara ditandai dengan penyerahan trofi, piagam penghargaan, serta uang pembinaan kepada para pemenang yang disambut sorak gembira para peserta dan pendukung.
Festival Seni Budaya Sumbar 2026 ini menghadirkan pelbagai ajang perlombaan bernuansa kearifan lokal, mulai dari Lomba Qasidah, Lomba Baju Basiba, Tari Kreasi Tradisional, hingga pertunjukan pertunjukan seni Minangkabau.
Seluruh rangkaian acara mendapat sambutan antusias dari warga Kota Padang dan sekitarnya, mempertegas bahwa seni dan budaya daerah tetap tumbuh subur serta dicintai oleh lintas generasi. (uki/gmn)
#Editor : RS Khadiva









0 comments:
Post a Comment