PESSEL, (GemaMedianet.com) | Pembangunan Jembatan Gantung Duku di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sunatera Barat terus menunjukkan akselerasi positif. Memasuki awal Agustus 2026, progres fisik pengerjaan struktur penyambung antar-kawasan tersebut telah menembus angka 90 persen.
Capaian ini menjadi angin segar bagi masyarakat setempat ditiap telah lama menantikan hadirnya sarana penyeberangan yang aman, kokoh, dan memadai.
Memasuki fase akhir pengerjaan, aktivitas di lapangan berfokus pada tahapan finishing dan penyempurnaan detail konstruksi. Sejumlah pekerja didukung alat berat tampak menyelesaikan bagian-bagian akhir bangunan dengan menerapkan tingkat ketelitian tinggi sesuai standar teknis Bina Marga.
Peninjauan Mutu Lapangan oleh BPJN Sumatera Barat
Guna memastikan kelaikan fungsi dan kualitas fisik bangunan tetap terjaga, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.4 Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, Gina Lamria Indriati Tampubolon, S.T., melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek.
Dalam kunjungan lapangan tersebut, PPK 2.4 didampingi Japung Utama Pusat Heri Fasa serta Elvi untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengendalian mutu (quality control) sebelum infrastruktur tersebut diresmikan.
"Pembangunan infrastruktur penyeberangan harus mengutamakan mutu, keselamatan, dan ketahanan konstruksi. Setiap komponen—mulai dari pondasi, menara penyangga, kabel utama, hingga lantai jembatan—harus memenuhi spesifikasi teknis agar memiliki masa layanan ditiap panjang bagi warga," tegas PPK 2.4 BPJN Sumbar, Gina Lamria Indriati Tampubolon.
Pendorong Ekonomi dan Pelayanan Dasar Warga
Kehadiran Jembatan Gantung Duku diproyeksikan memberikan dampak multiplier bagi tatanan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Kecamatan Koto XI Tarusan.
Selain memangkas jarak tempuh, akses ini mempermudah mobilitas anak-anak menuju sekolah, mempercepat keterjangkauan fasilitas kesehatan, serta mengoptimalkan distribusi hasil pertanian lokal ke pusat-pusat perdagangan di Pesisir Selatan.
Dengan pengawasan ketat dari BPJN Sumbar, penuntasan pengerjaan fisik ditargetkan rampung tepat waktu, sehingga manfaat jaringan konektivitas ini dapat segera dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat luas. (rsk/gmn)
#Editor: Marzuki RH









0 comments:
Post a Comment