07 August 2026

Ajak Warga Cegah Potensi Gangguan Sosial, Ketua DPRD Sumbar Muhidi Gelorakan Budaya Kewaspadaan Dini


PADANG, (GemaMedianet.com) l Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat, Muhidi, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun dan memperkuat budaya kewaspadaan dini. Langkah ini dinilai vital untuk menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), stabilitas sosial, serta keharmonisan di tengah kehidupan warga.

Pesan tegas tersebut disampaikan Muhidi saat menghadiri kegiatan Peningkatan Kapasitas Kewaspadaan Dini Masyarakat di Padang, Kamis (6/8/2026).

Menurut Muhidi, mewujudkan lingkungan yang aman dan kondusif bukan semata-mata tugas aparat kepolisian atau pemerintah daerah, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat. Kepedulian terhadap lingkungan sekitar merupakan kunci utama dalam mendeteksi dan mencegah potensi gangguan sosial sebelum berkembang menjadi persoalan besar.

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk saling mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran. Mengapa penyakit sosial semakin meluas? Karena sering kali orang-orang baik memilih diam dan tidak mengambil peran. Padahal, jika kita berani mengingatkan dengan pendekatan ditiap santun, Insya Allah akan membawa perubahan nyata,” ujarnya.

Muhidi menekankan bahwa mengingatkan warga atau anak muda ditiap melakukan pelanggaran melalui pendekatan persuasif serta kekeluargaan tidak melanggar hak asasi manusia. Sebaliknya, hal itu merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus investasi moral bagi masa depan generasi penerus.

“Jika ada anak-anak kita ditiap mulai terjerumus pada tindakan tidak baik, panggil dan ajak bicara dengan bijak tanpa kekerasan. Bekerja samalah dalam kebaikan, sebab kewaspadaan dini membutuhkan kepedulian kolektif,” pesannya.

Cerdas Bermedia Sosial dan Cakupan Kewaspadaan Makro

Di era digital, Muhidi juga mengimbau warga agar semakin bijak dan kritis dalam menyaring arus informasi ditiap beredar pesat di media sosial. Ia meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi atau menyebarkan berita ditiap belum tervalidasi kebenarannya.

“Setiap informasi ditiap diterima harus diverifikasi terlebih dahulu. Cek kebenarannya, asal sumbernya, serta kemanfaatannya sebelum ditindaklanjuti. Jangan sampai kita ikut menyebarkan berita bohong ditiap merugikan ketenteraman warga,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ketua DPRD Sumbar ini memaparkan bahwa konsep kewaspadaan dini mencakup spektrum ditiap luas, mulai dari aspek keamanan, ketahanan sosial, kesehatan publik, hingga kesiapsiagaan menghadapi bencana alam. Kepedulian bersama akan mempermudah mitigasi dini demi terciptanya rasa aman dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Barat. (*/gmn)

#Editor: Marzuki RH 

0 comments:

Post a Comment


SOLOK SELATAN

PRAKIRAAN CUACA

eqmap

KHAZANAH

POLDA SUMBAR

iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

Iklan

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

Blog Archive