PADANG, (GemaMedianet.com) | Bencana banjir melanda kawasan pemukiman warga di Lapau Munggu, RT 02 RW 06, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Senin (3/8/2026) sore.
Intensitas curah hujan yang tinggi sejak siang hari memicu genangan air berarus deras sehingga mengisolasi puluhan tempat tinggal warga setempat.
Menerima informasi kedaruratan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang bergerak cepat ke lokasi kejadian sekitar pukul 14.30 WIB guna memimpin operasi penyelamatan dan evakuasi warga.
Operasi evakuasi lapangan berada di bawah komando Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL) BPBD Kota Padang bersama tim SAR Gabungan. Berdasarkan pendataan awal di lokasi bencana, diperkirakan terdapat 35 Kepala Keluarga (KK) yang membutuhkan penanganan evakuasi darurat ke zona aman.
Petugas penyelamat mengutamakan pengerahan perahu karet serta perlengkapan keselamatan untuk menyeberangkan balita, lansia, dan warga rentan keluar dari kepungan banjir.
"Tim Rescue PB BPBD Kota Padang bergerak menyisir titik-titik genangan untuk memastikan seluruh warga yang terjebak dapat dievakuasi secara selamat. Koordinasi terpadu terus berjalan di lapangan," ungkap Kalaksa BPBD Kota Padang Hendri Zulviton dalam laporan resminya yang dirilis Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kota Padang, Senin (3/8).
Sinergi Lintas Sektor di Lokasi Bencana
Keberhasilan operasi penanganan bencana ini didukung oleh kolaborasi lintas elemen di lapangan. Tim gabungan terdiri dari personel BPBD Kota Padang, TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Padang, jajaran Kecamatan Kuranji, Pemerintah Kelurahan Kuranji, Kelompok Siaga Bencana (KSB), serta partisipasi aktif warga lokal.
Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan masih menyisir area pemukiman guna memastikan tidak ada warga yang tertinggal di dalam rumah.
BPBD Kota Padang turut mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan serta memanfaatkan saluran penanganan darurat Padang Sigap di nomor (0751) 778775 atau WhatsApp 085891522181 saat menghadapi situasi kritis. (mrh/gmn)
#Editor: RS Khadiva









0 comments:
Post a Comment