05 November 2026

Buka Pelatihan Literasi SMA, Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Siswa Kenali Potensi Diri dan Budayakan Membaca 15 Menit



PADANG, (GemaMedianet.com) | Penyiapan kualitas sumber daya manusia (SDM) generasi muda yang berdaya saing tinggi, berkarakter unggul, serta siap menghadapi ketatnya persaingan masa depan terus dipacu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat.

Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Drs. H. Muhidi, M.M., mendorong seluruh siswa jenjang pendidikan menengah untuk mampu mengenali potensi, minat, dan bakat diri sejak dini.

Langkah pengenalan diri tersebut dinilai sangat krusial agar pilihan jalur pendidikan yang ditempuh dapat selaras secara presisi (link and match) dengan kebutuhan dunia kerja maupun arah pendidikan tinggi.

Hal tersebut ditegaskan Muhidi saat membuka secara resmi Pelatihan Literasi Tingkat SMA yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Padang, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan penguatan kapasitas literasi ini diikuti oleh hampir 100 orang peserta yang merupakan perwakilan siswa-siswi SMA dari berbagai wilayah di Kota Padang.

Muhidi menyampaikan bahwa kunci keberhasilan karier seseorang berakar dari sejauh mana ia memahami kelebihan dan pemetaan kemampuan pribadinya.

“Penting bagi setiap siswa untuk mengenali potensi diri sejak awal. Jangan sampai kita memilih jurusan tanpa mengetahui kemampuan dan minat yang dimiliki. Kenali diri sendiri agar apa yang dipelajari sejalan dengan tujuan masa depan dan kebutuhan dunia kerja,” ujar Muhidi, Selasa (3/11/2026).

Penyelarasan Jalur Vokasi dan Pendidikan Menengah Umum

Dalam pemaparannya, Muhidi membedah perbedaan pemetaan bagi siswa sekolah kejuruan maupun sekolah menengah atas.

Bagi pelajar yang menempuh jalur Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), pemahaman terhadap karakteristik industri dan kebutuhan pasar kerja menjadi keharusan, agar keterampilan praktis yang dipelajari di kelas dapat langsung diterapkan di dunia industri.

Sementara bagi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), perencanaan matang usai kelulusan—baik untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi maupun bersiap memasuki dunia kerja—harus dirancang sejak awal masa persekolahan.

Gerakan Wajib Membaca Minimal 15 Menit Setiap Hari
Selain menekankan pemetaan potensi diri, Ketua DPRD Sumbar Muhidi menggarisbawahi urgensi pembentukan budaya membaca (literacy culture) di kalangan generasi muda.

Ia mendorong para peserta untuk membiasakan diri membaca buku ilmiah atau pengayaan pengetahuan minimal selama 15 menit setiap hari secara konsisten.

“Jika ingin sukses, tumbuhkan minat baca. Paksakan diri membaca minimal 15 menit setiap hari, terutama buku-buku yang menambah ilmu dan wawasan. Jadikan membaca sebagai kebiasaan hidup,” pesannya kepada para siswa.

Muhidi mengingatkan bahwa kesuksesan tidak semata-mata ditentukan oleh tingginya kecerdasan intelektual, melainkan ditentukan oleh kemauan keras untuk terus belajar, sikap menghormati guru, serta penguasaan ilmu yang membawa kemanfaatan nyata bagi masyarakat. (mrh/gmn)

#Editor : RS Khadiva 


0 comments:

Post a Comment


SOLOK SELATAN

PRAKIRAAN CUACA

eqmap

KHAZANAH

POLDA SUMBAR



Iklan


iklan

" />

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

Iklan

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

Blog Archive