28 September 2026

Peringatan World Rabies Day 2026, Padang Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Cegah dan Kendalikan Rabies

✅ Kadisnak Keswan Sukarli Ungkap Sumbar Masih Daerah Endemis dengan 53 Kasus Positif Hewan, Gencarkan Vaksinasi Massal dan Edukasi Sekolah _



PADANG, (GemaMedianet.com) | Pemerintah Kota Padang mengambil langkah proaktif dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mempercepat pencegahan dan pengendalian penyakit rabies di wilayahnya. Upaya strategis ini menuntut keterlibatan aktif dan sinergi berkelanjutan dari seluruh elemen masyarakat, organisasi profesi, perguruan tinggi, institusi pendidikan, hingga komunitas pencinta hewan.

Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, saat membuka secara resmi peringatan World Rabies Day (Hari Rabies Sedunia) 2026 tingkat Provinsi Sumatera Barat yang dipusatkan di halaman Kantor Camat Padang Selatan, Senin (28/9/2026).

Mengusung tema global "Stronger Together", perhelatan akbar ini terlaksana berkat kolaborasi sinergis antara Pemerintah Kota Padang, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Sumbar, serta Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Sumbar.

“Pencegahan dan pengendalian rabies tidak bisa dilakukan secara parsial. Kita membutuhkan keterlibatan bersama masyarakat, organisasi profesi, perguruan tinggi, serta sekolah dan komunitas pemilik hewan untuk membangun kesadaran kolektif demi mewujudkan Kota Padang bebas rabies,” ujar Maigus Nasir di hadapan para tamu undangan dan ratusan warga yang hadir.

Sumbar Masih Daerah Endemis, 53 Kasus Positif Hewan Tercatat hingga September 2026

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat, Sukarli, dalam pemaparannya mengungkapkan bahwa wilayah Sumatera Barat secara umum masih dikategorikan sebagai daerah endemis rabies. Berdasarkan catatan hingga bulan September 2026, tercatat sebanyak 53 kasus positif rabies pada hewan di berbagai wilayah Sumbar.

Sukarli mengingatkan bahwa meskipun rabies merupakan penyakit yang mematikan, risiko fatalitas tersebut sepenuhnya dapat dicegah melalui langkah pencegahan yang tepat, yakni vaksinasi rutin pada hewan penular rabies (HPR) serta penanganan medis sedini mungkin apabila terjadi gigitan.

Setiap warga yang mengalami gigitan atau cakaran hewan diimbau untuk segera mencuci luka menggunakan air mengalir dan sabun selama minimal 15 menit sebelum segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan Vaksin Anti Rabies (VAR).

“Kematian akibat rabies mutlak dapat dicegah melalui vaksinasi dan penanganan cepat. Setiap gigitan atau cakaran hewan harus segera dicuci dengan air mengalir dan sabun selama 15 menit sebelum ditangani di fasilitas pelayanan kesehatan,” terang Sukarli.

Aksi Nyata Vaksinasi Massal, Edukasi Pelajar, dan Pengobatan Hewan

Ketua PDHI Cabang Sumbar, Wahidin Beruh, menambahkan bahwa momentum peringatan World Rabies Day 2026 di Kota Padang menjadi wujud nyata penguatan aksi bersama antara pemerintah, tenaga medis veteriner, dan masyarakat dalam mengeliminasi ancaman rabies.

Rangkaian kegiatan bakti sosial dan kampanye kesehatan yang digelar dalam peringatan tersebut meliputi:

Vaksinasi Rabies Massal: Layanan suntik vaksin gratis bagi ratusan hewan peliharaan warga seperti anjing dan kucing.

Edukasi Komunikasi Publik: Penyuluhan pencegahan gigitan hewan penular rabies yang menyasar siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) di wilayah Kecamatan Padang Selatan.

Pelayanan Medis Veteriner: Pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi hewan di tiga shelter hewan peliharaan di Kota Padang.

Pemerintah Kota Padang berharap rangkaian aksi terpadu ini tidak hanya meningkatkan kesadaran pemilik hewan peliharaan, tetapi juga memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat secara menyeluruh dari ancaman zoonosis mematikan tersebut. (/gmn)

#Editor: Marzuki RH 

0 comments:

Post a Comment


SOLOK SELATAN

PRAKIRAAN CUACA

eqmap

KHAZANAH

POLDA SUMBAR

iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

Iklan

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

Blog Archive