PDPANJANG, (GemaMedianet.com) | Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 tingkat Kota Padang Panjang, Sumatera Barat berlangsung semarak dan sarat makna. Ribuan pelajar dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-Kanak (TK), hingga Sekolah Dasar (SD) memadati Lapangan Bancalaweh pada Senin (3/8/2026) guna merayakan momentum bersejarah tersebut.
04 August 2026
Konsultasi Publik RTRW Pesisir Selatan, Tentukan Arah dan Masa Depan Pembangunan Daerah
PAINAN, (GemaMedianet.com) | Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat menggelar konsultasi publik Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di Hotel Saga Murni, Painan, Selasa (4/8). Forum strategis ini diselenggarakan guna merumuskan arah kebijakan spasial dan peta jalan pembangunan daerah untuk jangka panjang.
Progres Pembangunan Jembatan Gantung Duku Capai 90 Persen, Konektivitas Koto XI Tarusan Kian Terbuka
PESSEL, (GemaMedianet.com) | Pembangunan Jembatan Gantung Duku di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sunatera Barat terus menunjukkan akselerasi positif. Memasuki awal Agustus 2026, progres fisik pengerjaan struktur penyambung antar-kawasan tersebut telah menembus angka 90 persen.
Sinergi Pemko Padang dan Kemensos RI, Ribuan Paket Logistik Disalurkan bagi Korban Banjir
PADANG, (GemaMedianet.com) | Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mengoptimalkan penanganan dampak banjir yang melanda sejumlah titik pemukiman warga. Guna memastikan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, Pemko Padang menyalurkan bantuan logistik skala besar, mencakup lebih dari 6.000 paket makanan siap saji, perlengkapan keluarga (family kit), perlengkapan anak, selimut, terpal, hingga tenda darurat.
03 August 2026
Kota Padang Diterjang Banjir, Wako Fadly Amran dan Wawako Maigus Nasir Turun Langsung ke Lokasi Bencana
PADANG, (GemaMedianet.com) | Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Padang sejak Senin (3/8/2026) siang hingga sore memicu luapan sungai dan genangan banjir di hampir seluruh kecamatan. Meningkatnya debit air secara signifikan menyebabkan ratusan rumah warga di kawasan pemukiman terendam.
Banjir Luapan Terjang Air Pacah, Tim SAR Gabungan Evakuasi Balita dan Lansia di Masjid Nurul Fallah
✅Pusdalops BPBD Padang Sisir Area Koto Tangah : Lima Warga Terjebak Berhasil Diselamatkan hingga Malam Hari
PADANG, (GemaMedianet.com) | Hujan lebat berdurasi panjang yang mengguyur wilayah Kota Padang hingga Senin (3/8) malam terus memicu luapan air di pemukiman warga. Salah satu titik genangan berada di sekitar Masjid Nurul Fallah, RT 03 RW 04, Kelurahan Air Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.
Menerima laporan terkait adanya warga yang terjebak di tengah kepungan air, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang langsung menerjunkan Tim Rescue PB sekitar pukul 21.10 WIB untuk melakukan operasi penyelamatan darurat.
Operasi penyelamatan malam hari tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL) BPBD Kota Padang bersama gabungan tim SAR lintas instansi.
Petugas bergerak menembus genangan air untuk menyelamatkan lima orang warga yang terisolasi di dalam area tempat ibadah dan rumah sekitarnya, terdiri dari dua orang balita dan tiga orang dewasa.
BACA JUGA : Hujan Deras Terjang Kota Padang, Tim SAR Gabungan Evakuasi 35 KK Terjebak Banjir di Kuranji
"Tim Rescue PB BPBD Kota Padang bersama tim SAR Gabungan telah berhasil menyeberangkan lima warga yang terjebak banjir di kawasan Masjid Nurul Fallah ke titik aman. Prioritas keselamatan kami berikan kepada balita dan kelompok rentan," ungkap Kalaksa BPBD Kota Padang dalam laporan resminya yang dirilis Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kota Padang.
Sinergi Elemen Kebencanaan di Lapangan
Penanganan darurat banjir di Kelurahan Air Pacah ini melibatkan kolaborasi solid seluruh pemangku kepentingan kebencanaan. Unsur yang terlibat di lapangan mencakup BPBD Kota Padang, TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Padang, jajaran Kecamatan Koto Tangah, Pemerintah Kelurahan Air Pacah, Kelompok Siaga Bencana (KSB), relawan insan kebencanaan, serta warga setempat.
Pihak BPBD Kota Padang terus menyiagakan personel di lokasi-lokasi rawan serta mengimbau masyarakat untuk segera melapor melalui saluran Padang Sigap di nomor (0751) 778775 atau WhatsApp 085891522181 jika membutuhkan evakuasi susulan. (mrh/gmn)
#Editor: RS Khadiva
Banjir Terjang Padang, Satbrimob Polda Sumbar Kerahkan 71 Personel SAR di Empat Titik Rawan
✅ Penyisiran dan Evakuasi Warga Digencarkan : Pengerahan Perahu Karet hingga Peralatan Penyelamatan Khusus _
PADANG, (GemaMedianet.com) | Menanggapi dampak banjir akibat curah hujan tinggi yang menerjang sejumlah wilayah di Kota Padang, Satuan Brimob (Satbrimob) Polda Sumatera Barat bergerak cepat merespons situasi kedaruratan.
Sebanyak 71 personel Search and Rescue (SAR) dikerahkan dan dibagi ke dalam lima tim operasional untuk menyevakuasi warga di empat titik lokasi terdampak, Senin (3/8/2026).
BACA JUGA : Hujan Deras Terjang Kota Padang, Tim SAR Gabungan Evakuasi 35 KK Terjebak Banjir di Kuranji
Pengerahan pasukan khusus ini dilakukan guna menyisir pemukiman padat penduduk yang terisolasi oleh genangan air berarus deras sejak siang hari.
Penyebaran Personel di Empat Titik Rawan
Guna memastikan proses penyelamatan berjalan efektif dan menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan bantuan, Satbrimob Polda Sumbar membagi kekuatan personel di beberapa lokasi strategis:
Air Pacah: Diterjunkan kekuatan terbesar sebanyak 28 personel yang terbagi dalam dua tim untuk menyisir kawasan pemukiman padat.
Tunggul Hitam: Sebanyak 18 personel dikerahkan untuk membantu evakuasi warga serta mengamankan barang-barang berharga dari genangan air.
Perumahan Villa Bukit Gading III, Sungai Sapih: Diturunkan 15 personel SAR guna menembus lokasi perumahan yang terisolasi.
Kampung Lapau Munggu Guo, Kecamatan Kuranji: Sebanyak 10 personel disiagakan untuk menyevakuasi warga yang terjebak banjir.
Kelengkapan Alat SAR dan Komitmen Pelayanan
Seluruh personel SAR Satbrimob Polda Sumbar dibekali dengan sarana prasarana penyelamatan standar tinggi, meliputi perahu karet, baju pelampung (life jacket), helm keselamatan SAR, tali penyelamatan (rescue rope), alat komunikasi nirkabel, hingga kendaraan operasional khusus penembus banjir.
"Personel Satbrimob Polda Sumbar tetap bersiaga dan terus beroperasi di lapangan untuk melakukan evakuasi serta membantu seluruh warga yang terdampak banjir hingga kondisi benar-benar kondusif," tegas pihak kepolisian dalam rilis yang diterima GemaMedianet.com.
Sinergi dan respons cepat kepolisian ini diharapkan dapat meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa serta mempercepat pemulihan situasi pascabencana di Kota Padang. (mrh/gmn)
#Editor: RS Khadiva













