31 October 2026

KWT Sumber Rizki Apresiasi Ketua DPRD Sumbar, Kini Sukses Olah Hasil Panen Jadi Produk UMKM Unggulan



PADANG, (GemaMedianet.com) | Keberadaan lahan terbatas di kawasan perkotaan tidak memadamkan kreativitas dan produktivitas emak-emak dalam mewujudkan ketahanan pangan keluarga sekaligus menggerakkan roda ekonomi kerakyatan.

Semangat pemberdayaan tersebut dibuktikan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Sumber Rizki di Kelurahan Sawahan Timur, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang.

Aktivitas budidaya pertanian perkotaan (urban farming) serta pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) olahan pangan yang dijalankan kelompok ini mendapat dukungan nyata dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat, Muhidi.

Penasehat KWT Sumber Rizki, Rini Susanti, menceritakan bahwa perintisan budidaya tanaman herbal jahe bermula sejak tahun 2020 saat pandemi Covid-19 melanda.

Awalnya, jahe ditanam dalam skala kecil sebagai tanaman obat keluarga guna menjaga imunitas tubuh. Seiring berjalannya waktu, kegiatan swadaya tersebut berkembang menjadi unit usaha bersama yang memfasilitasi 20 orang anggota.

“Alhamdulillah, ketika kami mengajukan bantuan untuk mengembangkan budidaya jahe, Bapak Muhidi merespons dengan memberikan bantuan bibit jahe, rak, serta wadah untuk menanam. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama karena lahan bercocok tanam di Sawahan Timur cukup terbatas,” ujar Rini Susanti, Jumat (30/10/2026).

Panen Perdana Hingga Inovasi Olahan Pangan Ber-Legalitas

Usai mengarungi masa tanam berkisar sembilan bulan hingga satu tahun, KWT Sumber Rizki sukses menikmati hasil panen perdana.

Tidak sekadar menjual bahan mentah, para anggota kelompok secara inovatif mengolah hasil panen menjadi Minuman Serbuk Jahe kemasan dengan merek Jahe Sumber Rizki. Produk olahan ini kini telah mengantongi legalitas izin usaha resmi dan dikembangkan sebagai komoditas unggulan.

Ketua KWT Sumber Rizki, Osriza, menambahkan bahwa selain jahe, kelompoknya kini membudidayakan beragam varietas sayuran dan tanaman pangan, seperti kangkung, terong, cabai, bayam Brasil, serta pisang.

Hasil panen komoditas tersebut disulap menjadi aneka produk olahan bernilai tambah tinggi, antara lain Serbuk Jahe Herbal Murni, Dendeng Bayam Brasil Crispy, Keripik Pisang Renyah, Serundeng Pisang Gurih.

“Dukungan dan bantuan yang diberikan Bapak Muhidi menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berkegiatan, melakukan pembibitan, pengolahan hasil panen, serta menjaga budaya gotong royong dan piket perawatan harian,” tutur Osriza.

Bantuan Lidah Buaya dan Legalitas Badan Hukum Koperasi

Dukungan Ketua DPRD Sumbar Muhidi juga menyasar diversifikasi komoditas melalui pendaftaran bantuan bibit lidah buaya. Anggota KWT, Gusmaweli, mengungkapkan bahwa bibit lidah buaya dari Muhidi kini tumbuh subur dan siap dikembangkan menjadi produk turunan bernilai ekonomi melalui pendampingan teknik pengolahan.

Sementara itu, Penyuluh Pertanian Kelurahan Sawahan Timur, Hardian Ratini, mengapresiasi tinggi konsistensi kekompakan anggota KWT Sumber Rizki yang rutin menggelar gotong royong perawatan hingga pemanenan bersama setiap pekan.

Hardian mengungkapkan bahwa berkat kawalan dan fasilitasi dari Ketua DPRD Sumbar Muhidi, KWT Sumber Rizki saat ini telah memiliki badan hukum koperasi resmi.

Keberadaan lembaga koperasi ini diharapkan memperkokoh tata kelola keuangan kelompok, mempermudah akses permodalan, serta memperluas jangkauan pemasaran produk UMKM anggota ke pasar yang lebih luas. (mrh/gmn)

#Editor: RS Khadiva 

0 comments:

Post a Comment


SOLOK SELATAN

PRAKIRAAN CUACA

eqmap

KHAZANAH

POLDA SUMBAR



Iklan


iklan

" />

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

Iklan

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

Blog Archive