PASAMAN, (GemaMedianet.com) | Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasaman ke-81 menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan potensi lokal dan pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasaman tahun 2026 tidak hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah, kreativitas masyarakat serta produk-produk unggulan lokal kepada masyarakat luas.
Berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, pelaku UMKM, koperasi, dunia usaha, komunitas, generasi muda dan berbagai elemen masyarakat digelar untuk menyemarakkan Hari Jadi Kabupaten Pasaman ke-81. Kegiatan tersebut sekaligus diharapkan mampu memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Tenaga Kerja (KUPTK) Kabupaten Pasaman, Ariswan, mengatakan momentum Hari Jadi Pasaman ke-81 harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menggerakkan perekonomian daerah.
Menurut Ariswan, rangkaian kegiatan Hari Jadi dapat dimanfaatkan sebagai ruang promosi produk UMKM, memperluas akses pasar, mempertemukan pelaku usaha dengan konsumen serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru.
Bupati Pasaman Welly Suhery bersama jajaran meninjau bazar dan berbagai produk UMKM dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasaman ke-81.
“Hari Jadi Kabupaten Pasaman ke-81 hendaknya kita jadikan momentum untuk memperkuat ekonomi masyarakat. Mari kita tampilkan potensi dan produk unggulan Pasaman, berikan ruang bagi UMKM untuk berkembang, serta ciptakan suasana yang menggembirakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Ariswan, Sabtu (3/10/2026).
Ia menegaskan, Dinas KUPTK Kabupaten Pasaman mendorong agar berbagai kegiatan dalam rangka Hari Jadi melibatkan sebanyak mungkin pelaku UMKM dan ekonomi kreatif lokal.
“Keterlibatan UMKM tersebut diharapkan bukan sekadar sebagai peserta kegiatan, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi daerah yang semakin kuat, produktif dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Ariswan menjelaskan, keberadaan UMKM dalam rangkaian Hari Jadi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan beragam potensi ekonomi Pasaman. Produk kuliner, kerajinan, fesyen, kopi, hasil pertanian olahan hingga berbagai produk kreatif masyarakat dapat menjadi bagian dari promosi potensi daerah.
“Selain menjadi ajang hiburan dan mempererat kebersamaan masyarakat, momentum Hari Jadi ini juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk dan potensi ekonomi Pasaman kepada masyarakat yang lebih luas,” jelas Ariswan. (Rizky/Gmn)
#Editor: RS Khadiva









"
/>
0 comments:
Post a Comment