09 November 2020

Densus 88 Tangkap Tiga Terduga Teroris, Dua di Poso dan Satu di Limapuluh Kota


POSO, 
(GemaMedianet.com
)  Petugas yang berasal dari tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri kembali menangkap sejumlah orang terduga teroris di berbagai daerah di tanah air.

Dari kawasan Poso, Sulawesi Tengah, petugas menciduk seorang warga usai beberapa orang diamankan akibat diduga bergabung dalam Kelompok Mujahidin Indonesia Timur, Sabtu (7/11/2020).

Warga yang diciduk tersebut merupakan pemilik rumah yang ditempati dua terduga teroris.

Ketua RT II Kelurahan Mamboro Syamsuddin mengatakan, warga tersebut diamankan untuk memberikan keterangan terkait persinggahan terduga teroris.

''Iya semalam itu ada, yang pemilik rumah. Dia dimintai keterangan, namun tidak tau ditahan atau tidak," ujar Syamsuddin dilansir dari ANTARA, Minggu (8/11/2020).

Hingga kini, belum ada keterangan resmi yang dikeluarkan oleh pihak kepolisian terkait diamankanya salah satu warga tersebut.

Saat ini, kondisi di area kompleks perikanan, Kelurahan Mamboro, pasca penyisiran yang dilakukan aparat kepolisian, kembali normal.

Warga kembali melakukan aktivitas seperti biasanya. Sementara sejumlah personel TNI terlihat berjaga di lokasi itu.

"Alhamdulillah, tetap bekerja hari ini, kemarin memang sempat kaget waktu penyisiran itu,'' ungkap seorang warga.

Sebelumnya, seorang pria terduga teroris juga diringkus di Sumatera Barat.

Petugas Densus 88 Anti Teror Mabes Polri menangkap satu orang di Jalan Raya Bukittinggi-Payakumbuh, Koto Tangah, Batu Hampa, Akabiluru, Kabupaten Limapuluh Kota.

Penangkapan ini dibenarkan Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu. Warga yang ditangkap berinisial AD (39). Dia diciduk pada Jumat (6/11).

Pria tersebut bertempat tinggal di Piladang Nagari Koto Tangah Batu Hampa Akabiluru Kabupaten Limapuluh Kota.

Satake menjelaskan, pengungkapan ini dilakukan oleh Mabes Polri, dan sebelum melakukan penangkapan tim berkoordinasi dengan Polda Sumbar.

"Kita bantu penangkapan dengan tambahan personel Polda Sumbar," terangnya.

Data dari kepolisian diduga termasuk di dalam kelompok jaringan Anshor Daulah, Sumatera Barat.

Selain di Sumbar, penangkapan juga dilakukan di sejumlah daerah di Sumatera, seperti di Lampung dan Batam. Mereka termasuk dalam jaringan Jamaah Anshor Daulah dan Jamaah Islamiah.

"Rilis pengungkapan kasus ini nantinya akan dilakukan oleh Mabes Polri," tukasnya. (iz)

0 komentar:

Post a Comment

Advertisement

loading...


eqmap

Iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN IKW RI

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Ekonomi Bisnis

IKLAN

Terkini

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER

INFO GEMPA

KARIR