08 July 2026

Resmi Dilantik Jadi Sestama Lemhannas RI, Komjen Pol Gatot Tri Suryanta Siap Cetak Pemimpin Bangsa Berkarakter

Gubernur Ace Hasan Syadzily Pimpin Prosesi Khidmat: Amanah Suci Demi Kedaulatan Negara _




JAKARTA, (GemaMedianet.com) | Langkah pengabdian mantan Kapolda Sumatera Barat, Komjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si, CSFA, di kancah nasional resmi dimulai. Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) mencatat momen bersejarah seiring berlangsungnya prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Sekretaris Utama (Sestama) yang baru di Gedung Lemhannas RI, Jakarta, Selasa (7/7/2026) kemarin.

Sebagai Lembaga Pemerintah Non-Kementerian yang memegang peran sangat vital dalam arsitektur ketahanan negara, Lemhannas RI mengemban tugas strategis membantu Presiden dalam menyelenggarakan pendidikan bagi calon pimpinan tingkat nasional. 

Selain itu, lembaga prestisius ini bertanggung jawab melakukan pengkajian strategis ketahanan nasional, serta memantapkan nilai-nilai kebangsaan yang bersumber dari Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945.

Prosesi pelantikan prnuh khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Lemhannas RI, Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si. Pengukuhan jabatan baru bagi jenderal bintang tiga kebanggaan warga korps Bhayangkara ini turut disaksikan secara langsung oleh Wakil Gubernur Lemhannas RI, Laksdya TNI Erwin S. Aldedharma, S.E., M.M., M.Sc., serta jajaran pejabat tinggi dan perwira senior di lingkungan Lemhannas RI.

Komitmen Integritas Tinggi dan Dedikasi Tulus

Usai dikukuhkan dalam jabatan barunya sebagai motor penggerak administrasi danò strategi kelembagaan Lemhannas, Komjen Pol Gatot Tri Suryanta menyampaikan pernyataan yang sarat makna mengenai visi pengabdiannya ke depan.

“Amanah yang saya terima hari ini adalah sebuah kehormatan yang tak ternilai, sekaligus tanggung jawab yang sangat besar bagi diri saya pribadi. Saya memohon kepada Allah SWT agar senantiasa melimpahkan kekuatan, kesehatan, kebijaksanaan, serta kemudahan dalam setiap langkah pengabdian,” ungkap Gatot penuh kekhusyukan.

Mantan pimpinan tertinggi Kepolisian Daerah Sumatera Barat yang dikenal sangat dekat dengan  ulama dan basis masyarakat ini menegaskan kesiapannya untuk mengerahkan potensi terbaik yang dimilikinya demi marwah lembaga.

“Insya Allah, saya akan menjalankan tugas ini dengan penuh integritas yang teguh, profesionalisme yang tinggi, dan dedikasi yang tulus demi kemajuan Lemhannas RI, serta demi kepentingan bangsa dan negara yang kita cintai. Melalui kesempatan ini, saya memohon doa dan dukungan yang tulus dari seluruh keluarga, sahabat, rekan seperjuangan, dan masyarakat luas, agar saya mampu mengemban amanah suci ini dengan sebaik-baiknya, membawa Lemhannas RI semakin kokoh dalam melahirkan pemimpin-pemimpin bangsa yang berkarakter dan menjaga kedaulatan negara,” ulasnya panjang lebar.

Pacu Sinergi Rekonsiliasi Calon Pemimpin Nasional

Dengan resmi dikukuhkannya Komjen Pol Gatot Tri Suryanta dalam jabatan Sestama, dinamika sinergi dan kinerja internal Lemhannas RI diharapkan kian terpacu kencang. Pengalaman lapangan yang matang selama memimpin daerah di Indonesia, termasuk ketegasannya dalam mengawal ketertiban di wilayah Sumatera Barat, menjadi modal sosiologis yang kuat dalam merumuskan kebijakan strategis nasional.

Duet kepemimpinan antara kalangan sipil-akademisi-politisi seperti Ace Hasan Syadzily dengan unsur perwira tinggi kepolisian dinilai pengamat melahirkan formula kajian ketahanan nasional yang lebih komprehensif, inklusif, dan adaptif terhadap rupa-rupa damba tantangan geopolitik global dunia modern.

Lemhannas RI di bawah nakhoda baru ini terus fokus memperdalam kajian strategis demi ketahanan bangsa, serta memastikan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila senantiasa dilaikkan ditiap bertindak sebagai kompas dalam setiap langkah pengabdian suci kepada NKRI. (rsk/gmn)

#Editor : Marzuki RH 

Gerak Cepat Usai Viral, Polsek Pasaman Ciduk Dua Pelaku Pungli di Pantai Pohon Seribu Sasak

Gunakan Kotak Kardus Merek Minuman, Pelaku Pasang Tarif hingga Rp25 Ribu Per Kendaraan _




PASBAR, (GemaMedianet.com) | Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat membuktikan komitmennya dalam memberantas praktik premanisme di destinasi wisata. Menindaklanjuti keluhan dan aduan masyarakat yang sempat viral di jagat media sosial, Tim Opsnal Polsek Pasaman bergerak cepat melakukan penyelidikan lapangan dan berhasil menciduk dua orang terduga pelaku pungutan liar (pungli) di kawasan objek wisata Pohon Seribu, Jorong Pondok, Nagari Ranah Pasisia, Kabupaten Pasaman Barat.

Susun Naskah Akademik Regulasi Lingkungan, Komisi IV DPRD Sumbar Serap Aspirasi Akademisi hingga Masyarakat Sipil




PADANG, (GemaMedianet.com) | Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat terus mematangkan langkah strategis dalam menjaga kelestarian ekologi Ranah Minang. Sebagai komitmen nyata dalam menghadirkan payung hukum yang kokoh, Komisi IV menggelar forum diskusi kelompok terumpun atau Focus Group Discussion (FGD) bersama berbagai pemangku kepentingan di Ruang Khusus II DPRD Sumbar, Senin (6/7/2026) kemarin.

07 July 2026

Sertijab Kapolda Sumbar Berlangsung Haru, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy Resmi Pegang Tongkat Komando

Lepas Komjen Pol Gatot Tri Suryanta Menuju Lemhanas, Personel Tak Kuasa Menahan Air Mata _



PADANG, (GemaMedianet.com) | Tampuk kepemimpinan Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat resmi berganti. Melalui upacara tradisi yang kental dengan nilai-nilai adat Minangkabau dan kemiliteran yang sakral, tongkat komando Kapolda Sumbar diserahterimakan dari pejabat lama, Komjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si, CSFA kepada pejabat baru, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, SIK. Prosesi pisah sambut yang berpusat di Markas Polda Sumbar tersebut berlangsung khidmat, meriah, sekaligus dilingkupi suasana haru mendalam, Senin (6/7/2026) kemarin.

Rangkaian suksesi kepemimpinan ini diawali sejak pagi hari saat kedatangan Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy bersama ketua Bhayangkari daerah yang baru. Langkah kakinya di gerbang markas disambut hangat dengan tarian tradisi adat Minang. Didampingi Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Solihin, jenderal bintang dua itu berjalan perlahan menyalami satu per satu jajaran Pejabat Utama (PJU), para Kapolres, hingga ratusan personel yang telah lama menantikan kehadirannya.

Pergantian pucuk pimpinan Korps Bhayangkari di Ranah Minang ini memuat catatan historis yang luar biasa. Komjen Pol Gatot Tri Suryanta menorehkan prestasi langka sebagai satu-satunya Kapolda di Nusantara yang mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa menjadi bintang tiga (Komjen Pol) semasa aktif menjabat di daerah. 

Pengabdian dan dedikasinya yang tinggi membawa alumni terbaik ini promosi menduduki jabatan strategis di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) RI. Kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi inilah yang memicu rasa bangga sekaligus keharuan kolektif di kalangan warga Polda Sumbar saat melepas sang jenderal.

Warisan Kepemimpinan Tegas, Humanis, dan Religius

Selama satu tahun enam bulan menakhodai Polda Sumbar, Komjen Pol Gatot Tri Suryanta melekat kuat di hati para anak buah dan elemen masyarakat. Ia dikenal sebagai sosok pemimpin yang tegas, humanis, dan penuh kebapakan. Baginya, tidak ada istilah tanggal merah atau hari libur demi memberikan totalitas pelayanan keamanan bagi damba warga.

"Program beliau sangat menyentuh basis spiritualitas dan sosial. Diantaranya Gerakan Subuh Berjamaah (GSB), program One Day One Khatam, pemberian hadiah umrah bagi personel berprestasi, hingga aksi cepat tanggap menyalurkan bantuan bagi korban bencana banjir. Kami merasa sangat kehilangan sosok teladan yang bersahaja ini," ungkap salah seorang personel Polda Sumbar dengan mata berkaca-kaca.

Dalam sambutan terakhirnya di atas mimbar upacara, Komjen Pol Gatot Tri Suryanta menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dukungan kerja sama yang terjalin solid selama ini.

“Tugas Polri untuk masyarakat, membentuk dan menjadikan Kamtibmas yang aman dan nyaman, adalah tugas mulia dan menjadi ladang amal ibadah bagi kita semua. Sebagai manusia yang tidak sempurna, saya memohon maaf atas segala kekhilafan selama bertugas. Mari kita terus menjaga tali komunikasi dan silaturahmi ini,” tutur Gatot emosional.

Penyerahan Pataka dan Penghormatan Pedang Pora

Puncak upacara kedinasan ditandai dengan prosesi penyerahan Pataka Polda Sumbar secara khidmat di lapangan upacara setelah waktu Zuhur. Penyerahan panji kehormatan dari Komjen Pol Gatot kepada Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy tersebut menjadi simbol resmi beralihnya otoritas komando kepemimpinan korps institusi.

Pejabat Kapolda Sumbar yang baru, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, dalam pidato perdananya menyatakan rasa hormat dan apresiasi setinggi-tingginya atas rekam jejak emas yang ditorehkan oleh pejabat lama. Ia berkomitmen penuh untuk melanjutkan program unggulan yang ada demi menjaga muria institusi.

"Mari kita bersama-sama menjaga institusi Polri dengan adil dan baik. Wujudkan postur Polri yang senantiasa hadir untuk masyarakat, serta menjadikan stabilitas Kamtibmas di Sumatera Barat selalu dalam kondisi yang aman, tertib, dan nyaman," tegas mantan pejabat intelijen tersebut.

Acara pamungkas ditutup dengan tradisi pelepasan Pedang Pora. Di bawah hunusan pedang para perwira elit Polda Sumbar, Komjen Pol Gatot beserta istri berjalan perlahan menuju pintu gerbang luar. Isak tangis dari sejumlah personel pecah saat bersalaman terakhir kali, sebelum sang jenderal menaiki kendaraan dinasnya dengan dikawal ketat pasukan Brimob menuju tempat tugas yang baru. Selamat datang Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, selamat jalan Komjen Pol Gatot Tri Suryanta. (gmn)

#Editor : Marzuki RH 

Realisasikan Progul Padang Juara, Wako Fadly Amran Boyong Delegasi ke Guangdong China



PADANG, (GemaMedianet.com) | Pemerintah Kota Padang di bawah kepemimpinan Wali Kota Fadly Amran terus membuktikan keseriusannya dalam membuka keran akselerasi pendidikan internasional bagi generasi muda Kota Tercinta. 

SEIBA International Festival ke-4 Resmi Dibuka di UIN Imam Bonjol Padang



PADANG, (GemaMedianet.com) | Kota Padang sukses menancapkan posisinya sebagai salah satu pusat gravitasi akademik dan kebudayaan Islam di panggung internasional. Perhelatan akbar South East Asia Islamic Higher Education Awards (SEIBA) International Festival ke-4, yang mempertemukan rupa-rupa perguruan tinggi Islam ternama dari dalam dan luar negeri, resmi ditabuh dalam sebuah wadah kolaborasi multikultural yang megah.

Jalur Sejarah Rusak Parah, Nofrizon Interupsi Gubernur Desak Perbaikan Jalan di Agam

Ruas Padang Luar–Matur–Palembayan Kupak-Kapik, Pemprov Sumbar Diminta Segera Turun Tangan _



PADANG, (GemaMedianet.com) | Kondisi infrastruktur jalan provinsi di wilayah Kabupaten Agam yang kian memprihatinkan memicu reaksi keras dari gedung parlemen. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat, Nofrizon, melayangkan desakan kuat kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk segera mengambil tindakan konkret memperbaiki titik kerusakan parah di sepanjang ruas jalan strategis tersebut.

Ketegangan politik ini mencuat secara langsung dalam rapat paripurna DPRD Sumbar  beragendakan penyampaian Nota Pengantar oleh Gubernur Sumatera Barat terhadap Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Provinsi Sumatera Barat Tahun Anggaran 2027 yang berlangsung khidmat di Ruang Sidang Utama, Senin (6/7/2026) kemarin. 

Di hadapan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, jajaran unsur Forkopimda, serta segenap anggota dewan, Nofrizon dengan lantang mengandalkan hak interupsi untuk menyuarakan penderitaan masyarakat pengguna jalan di daerah pemilihan (dapil) tersebut.

Dalam interupsi tajamnya, Nofrizon menyoroti dua urat nadi transportasi utama di Kabupaten Agam yang kini kondisinya sudah kupak-kapik, yakni ruas jalan provinsi penghubung Padang Luar–Matur–Palembayan, serta ruas Padang Luar–Matur–Lubuk Basung. Menurutnya, pembiaran kerusakan jalinan aspal ini tidak hanya melumpuhkan pergerakan ekonomi lokal, melainkan juga mencederai nilai histori Ranah Minang.

“Jalur Padang Luar–Matur–Palembayan dan Lubuk Basung ini bukan sekadar akses transportasi biasa. Jalan ini merupakan salah satu ikon sekaligus jalur bersejarah yang sangat penting di Sumatera Barat. Pemerintah Provinsi tidak boleh lamban, perbaikan harus segera dilakukan secara darurat,” tegas Nofrizon di tengah forum paripurna.

Akses Utama Ekonomi dan Pariwisata yang Terhambat

Kerusakan menahun pada rute legendaris ini dilaporkan telah memicu gelombang keluhan dari sopir angkutan, pedagang komoditas pertanian, hingga pelaku sektor pariwisata. Kubangan air dan struktur jalan yang amblas kerap mengakibatkan kecelakaan lalu lintas serta kemacetan yang merugikan produktivitas warga sekitar.

Nofrizon menilai, sebagai jalur penghubung pusat pemerintahan Kabupaten Agam di Lubuk Basung dengan kawasan penyangga ekonomi di Bukittinggi-Padang Luar, Pemprov Sumbar harus memprioritaskan pengalokasian anggaran pemeliharaan dalam kebijakan anggaran terdekat.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, yang mendengarkan langsung interupsi tersebut, mencatat secara serius poin kedaruratan infrastruktur yang disampaikan oleh perwakilan rakyat daerah Agam ini untuk kajian taktis bersama Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Sumbar.

Terpisah Kepala Dinas BMCKTR Sumbar Armizoprades menyebut akan melaksanakan tindakan segera pasca kajian teknis yang tengah dilakukan. "Terpenting, untuk hal ini kita segeralah," tukasnya singkat memasuki kendaraannya di halaman gedung rakyat yang berada di kawasan Khatib Sulaiman tersebut . (mrh/gmn)

#Editor: RS Khadiva 

SOLOK SELATAN

PRAKIRAAN CUACA

eqmap

KHAZANAH

POLDA SUMBAR

iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

Iklan

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiFmBCN4Mlg-A6lCQg1vNrmM-SXgqG_d0DYYAeLv0nWGLttd7i4t56IlhAeB1c-fxTmX4ZVKLBL_-ibnQeueR8mKL9vBD5sStVztfDrfkofmm4aXwcskiL9t23mNaOp4vwJ4EfipUqIC7ObmXQnD_7gnRsdAtOAZNL1NhP7fKNbcOUHtPTZc0ZPpq7SGxP2/w285-h400/HUT%20Kab%20limapuluh%20kota%20ke185.jpg

Blog Archive