07 July 2026

Jalur Sejarah Rusak Parah, Nofrizon Interupsi Gubernur Desak Perbaikan Jalan di Agam

Ruas Padang Luar–Matur–Palembayan Kupak-Kapik, Pemprov Sumbar Diminta Segera Turun Tangan _



PADANG, (GemaMedianet.com) | Kondisi infrastruktur jalan provinsi di wilayah Kabupaten Agam yang kian memprihatinkan memicu reaksi keras dari gedung parlemen. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat, Nofrizon, melayangkan desakan kuat kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk segera mengambil tindakan konkret memperbaiki titik kerusakan parah di sepanjang ruas jalan strategis tersebut.

Ketegangan politik ini mencuat secara langsung dalam rapat paripurna DPRD Sumbar  beragendakan penyampaian Nota Pengantar oleh Gubernur Sumatera Barat terhadap Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Provinsi Sumatera Barat Tahun Anggaran 2027 yang berlangsung khidmat di Ruang Sidang Utama, Senin (6/7/2026) kemarin. 

Di hadapan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, jajaran unsur Forkopimda, serta segenap anggota dewan, Nofrizon dengan lantang mengandalkan hak interupsi untuk menyuarakan penderitaan masyarakat pengguna jalan di daerah pemilihan (dapil) tersebut.

Dalam interupsi tajamnya, Nofrizon menyoroti dua urat nadi transportasi utama di Kabupaten Agam yang kini kondisinya sudah kupak-kapik, yakni ruas jalan provinsi penghubung Padang Luar–Matur–Palembayan, serta ruas Padang Luar–Matur–Lubuk Basung. Menurutnya, pembiaran kerusakan jalinan aspal ini tidak hanya melumpuhkan pergerakan ekonomi lokal, melainkan juga mencederai nilai histori Ranah Minang.

“Jalur Padang Luar–Matur–Palembayan dan Lubuk Basung ini bukan sekadar akses transportasi biasa. Jalan ini merupakan salah satu ikon sekaligus jalur bersejarah yang sangat penting di Sumatera Barat. Pemerintah Provinsi tidak boleh lamban, perbaikan harus segera dilakukan secara darurat,” tegas Nofrizon di tengah forum paripurna.

Akses Utama Ekonomi dan Pariwisata yang Terhambat

Kerusakan menahun pada rute legendaris ini dilaporkan telah memicu gelombang keluhan dari sopir angkutan, pedagang komoditas pertanian, hingga pelaku sektor pariwisata. Kubangan air dan struktur jalan yang amblas kerap mengakibatkan kecelakaan lalu lintas serta kemacetan yang merugikan produktivitas warga sekitar.

Nofrizon menilai, sebagai jalur penghubung pusat pemerintahan Kabupaten Agam di Lubuk Basung dengan kawasan penyangga ekonomi di Bukittinggi-Padang Luar, Pemprov Sumbar harus memprioritaskan pengalokasian anggaran pemeliharaan dalam kebijakan anggaran terdekat.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, yang mendengarkan langsung interupsi tersebut, mencatat secara serius poin kedaruratan infrastruktur yang disampaikan oleh perwakilan rakyat daerah Agam ini untuk kajian taktis bersama Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Sumbar.

Terpisah Kepala Dinas BMCKTR Sumbar Armizoprades menyebut akan melaksanakan tindakan segera pasca kajian teknis yang tengah dilakukan. "Terpenting, untuk hal ini kita segeralah," tukasnya singkat memasuki kendaraannya di halaman gedung rakyat yang berada di kawasan Khatib Sulaiman tersebut . (mrh/gmn)

#Editor: RS Khadiva 

0 comments:

Post a Comment


SOLOK SELATAN

PRAKIRAAN CUACA

eqmap

KHAZANAH

POLDA SUMBAR

iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

Iklan

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiFmBCN4Mlg-A6lCQg1vNrmM-SXgqG_d0DYYAeLv0nWGLttd7i4t56IlhAeB1c-fxTmX4ZVKLBL_-ibnQeueR8mKL9vBD5sStVztfDrfkofmm4aXwcskiL9t23mNaOp4vwJ4EfipUqIC7ObmXQnD_7gnRsdAtOAZNL1NhP7fKNbcOUHtPTZc0ZPpq7SGxP2/w285-h400/HUT%20Kab%20limapuluh%20kota%20ke185.jpg

Blog Archive