✅Lepas Komjen Pol Gatot Tri Suryanta Menuju Lemhanas, Personel Tak Kuasa Menahan Air Mata _
PADANG, (GemaMedianet.com) | Tampuk kepemimpinan Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat resmi berganti. Melalui upacara tradisi yang kental dengan nilai-nilai adat Minangkabau dan kemiliteran yang sakral, tongkat komando Kapolda Sumbar diserahterimakan dari pejabat lama, Komjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si, CSFA kepada pejabat baru, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, SIK. Prosesi pisah sambut yang berpusat di Markas Polda Sumbar tersebut berlangsung khidmat, meriah, sekaligus dilingkupi suasana haru mendalam, Senin (6/7/2026) kemarin.
Rangkaian suksesi kepemimpinan ini diawali sejak pagi hari saat kedatangan Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy bersama ketua Bhayangkari daerah yang baru. Langkah kakinya di gerbang markas disambut hangat dengan tarian tradisi adat Minang. Didampingi Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Solihin, jenderal bintang dua itu berjalan perlahan menyalami satu per satu jajaran Pejabat Utama (PJU), para Kapolres, hingga ratusan personel yang telah lama menantikan kehadirannya.
Pergantian pucuk pimpinan Korps Bhayangkari di Ranah Minang ini memuat catatan historis yang luar biasa. Komjen Pol Gatot Tri Suryanta menorehkan prestasi langka sebagai satu-satunya Kapolda di Nusantara yang mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa menjadi bintang tiga (Komjen Pol) semasa aktif menjabat di daerah.
Pengabdian dan dedikasinya yang tinggi membawa alumni terbaik ini promosi menduduki jabatan strategis di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) RI. Kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi inilah yang memicu rasa bangga sekaligus keharuan kolektif di kalangan warga Polda Sumbar saat melepas sang jenderal.
Warisan Kepemimpinan Tegas, Humanis, dan Religius
Selama satu tahun enam bulan menakhodai Polda Sumbar, Komjen Pol Gatot Tri Suryanta melekat kuat di hati para anak buah dan elemen masyarakat. Ia dikenal sebagai sosok pemimpin yang tegas, humanis, dan penuh kebapakan. Baginya, tidak ada istilah tanggal merah atau hari libur demi memberikan totalitas pelayanan keamanan bagi damba warga.
"Program beliau sangat menyentuh basis spiritualitas dan sosial. Diantaranya Gerakan Subuh Berjamaah (GSB), program One Day One Khatam, pemberian hadiah umrah bagi personel berprestasi, hingga aksi cepat tanggap menyalurkan bantuan bagi korban bencana banjir. Kami merasa sangat kehilangan sosok teladan yang bersahaja ini," ungkap salah seorang personel Polda Sumbar dengan mata berkaca-kaca.
Dalam sambutan terakhirnya di atas mimbar upacara, Komjen Pol Gatot Tri Suryanta menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dukungan kerja sama yang terjalin solid selama ini.
“Tugas Polri untuk masyarakat, membentuk dan menjadikan Kamtibmas yang aman dan nyaman, adalah tugas mulia dan menjadi ladang amal ibadah bagi kita semua. Sebagai manusia yang tidak sempurna, saya memohon maaf atas segala kekhilafan selama bertugas. Mari kita terus menjaga tali komunikasi dan silaturahmi ini,” tutur Gatot emosional.
Penyerahan Pataka dan Penghormatan Pedang Pora
Puncak upacara kedinasan ditandai dengan prosesi penyerahan Pataka Polda Sumbar secara khidmat di lapangan upacara setelah waktu Zuhur. Penyerahan panji kehormatan dari Komjen Pol Gatot kepada Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy tersebut menjadi simbol resmi beralihnya otoritas komando kepemimpinan korps institusi.
Pejabat Kapolda Sumbar yang baru, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, dalam pidato perdananya menyatakan rasa hormat dan apresiasi setinggi-tingginya atas rekam jejak emas yang ditorehkan oleh pejabat lama. Ia berkomitmen penuh untuk melanjutkan program unggulan yang ada demi menjaga muria institusi.
"Mari kita bersama-sama menjaga institusi Polri dengan adil dan baik. Wujudkan postur Polri yang senantiasa hadir untuk masyarakat, serta menjadikan stabilitas Kamtibmas di Sumatera Barat selalu dalam kondisi yang aman, tertib, dan nyaman," tegas mantan pejabat intelijen tersebut.
Acara pamungkas ditutup dengan tradisi pelepasan Pedang Pora. Di bawah hunusan pedang para perwira elit Polda Sumbar, Komjen Pol Gatot beserta istri berjalan perlahan menuju pintu gerbang luar. Isak tangis dari sejumlah personel pecah saat bersalaman terakhir kali, sebelum sang jenderal menaiki kendaraan dinasnya dengan dikawal ketat pasukan Brimob menuju tempat tugas yang baru. Selamat datang Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, selamat jalan Komjen Pol Gatot Tri Suryanta. (gmn)
#Editor : Marzuki RH









0 comments:
Post a Comment