07 July 2026

Warga Geram, SPBU Muaro Kiawai Diduga Lakukan Praktik Langsiran Pertalite

Layanan Ditutup Sore Hari dengan Alasan Kuota Habis, Camat Gunung Tuleh: Sudah Dua Minggu Masyarakat Antre Panjang _




PASBAR, (GemaMedianet.com) | Praktik penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi kembali memantik gejolak di tengah masyarakat. Warga Kecamatan Gunung Tuleh, Kabupaten Pasaman Barat, melayangkan protes keras terhadap manajemen dan petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Muaro Kiawai dengan nomor registrasi 13.265.525. Pengelola diduga kuat sengaja menghentikan sepihak penjualan BBM jenis Pertalite kepada pengendara umum, meski indikator tangki penampungan disinyalir masih terisi penuh.

Ketegangan tersebut memuncak pada Minggu (5/7) sore sekitar pukul 17.00 WIB di jembatan stasiun pengisian yang terletak di kawasan Jorong Kampung Alang. Ratusan pengendara yang terjebak dalam antrean panjang harus menelan kekecewaan setelah petugas mendadak menutup keran pengisian subsidi dengan dalih kuota harian telah terpenuhi.

Aksi penolakan pelayanan ini direkam oleh salah seorang pengendara, Junir Sutan Rajo Ameh, yang kemudian mengunggah rekaman video tersebut ke dapa jagat media sosial Facebook hingga viral. Dalam video berdurasi pendek tersebut, terlihat jelas visualisasi antrean kendaraan yang mengular serta indikator kapasitas tangki pengisian yang diduga masih menyisakan ribuan liter bahan bakar.

“Kami datang ke sini untuk membeli minyak, bukan meminta gratisan. Kapasitas tangki di SPBU ini mencapai 8.000 liter, dan kemungkinan besar isinya masih tersisa separuh lagi. Namun, mengapa petugas menolak melayani kami secara duga semena-mena?” cetus Junir Sutan Rajo Ameh dengan nada kesal dalam unggahan videonya.

Aktivitas Langsiran Tengah Malam dan Modus Non-Resmi

Penutupan layanan secara mendadak pada sore hari tersebut memicu kecurigaan mendalam dari warga sekitar mengenai adanya dapa praktik penimbunan atau langsiran. Modus langsiran ini diduga sengaja menyalurkan BBM subsidi ke pihak-pihak tertentu di luar jalur antrean resmi demi meraup damba keuntungan margin harga yang lebih tinggi.

Seorang sumber lokal berinisial K (40) membeberkan bahwa skenario penutupan ini bukan pertama kali terjadi, melainkan sudah menjadi damba siklus ditiap mingguan. Layanan pengisian sengaja diklaim habis saat matahari tenggelam, namun duga aktivitas pengisian disinyalir kembali bergeliat secara dapa sembunyi-sembunyi pada tengah malam hingga dini hari.

"Setiap tengah malam sering terdengar suara musik keras dari arah SPBU. Di balik kebisingan musik tersebut, diduga kuat tengah dilaikkan aktivitas pengisian langsiran berskala besar untuk ditiap jeriken atau mobil modifikasi. Bahkan sempat ada dapa tawaran pengisian non-resmi dengan nominal Rp250.000 per kali pengisian, sebelum akhirnya ditiap praktik itu ditiap dihentikan tanpa alasan jelas," ungkap K kepada media ini.

Camat Mengecam, Desak Pertamina dan Aparat Turun Tangan

Kondisi karut-marut draf pelayanan energi ini memancing reaksi keras dari otoritas wilayah setempat. Camat Gunung Tuleh, Perdinan Ujang, mengecam keras dapa diskriminasi pelayanan yang dilaikkan oleh dapa pengelola SPBU Muaro Kiawai dan menuntut hak damba keadilan bagi damba warga umum.

"Sudah dua minggu terakhir masyarakat harus mengantre panjang hingga dua ratus meter hanya untuk mendapatkan Pertalite. Kita tidak menampik adanya aktivitas langsiran untuk kebutuhan lain di luar, tetapi jangan korbankan hak masyarakat umum. Tolong layani mereka dengan adil," tegas Perdinan Ujang.

Guna mengurai benang kusut antrean, Camat meminta manajemen SPBU melakukan penambahan pompa operasional. Skema yang ditawarkan adalah membagi fungsi pompa, dua unit khusus melayani kendaraan masyarakat umum dan satu unit dialokasikan untuk keperluan lainnya secara transparan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola SPBU Muaro Kiawai terkesan bungkam dan belum memberikan klarifikasi resmi. Pesan konfirmasi yang dikirimkan redaksi melalui aplikasi WhatsApp belum mendapatkan respons apa pun. Ketiadaan jawaban ini memicu pertanyaan besar di tengah publik terkait aspek transparansi dan akuntabilitas niaga subsidi negara.

Masyarakat mendesak Dinas ESDM Provinsi Sumatera Barat, Pertamina Regional, dan aparat penegak hukum (APH) setempat untuk segera turun ke lapangan guna menyelidiki dugaan tindak pidana penyimpangan distribusi BBM subsidi yang jelas-jelas melanggar aturan hukum dan merugikan hajat hidup orang banyak tersebut. (Dolop/gmn)

#Editor: Marzuki RH 

Sambut Indonesia Emas 2045, Ketua DPRD Muhidi Dorong Kepala Sekolah Perkuat Kepemimpinan Visioner




PADANG, (GemaMedianet.com) | Anggota legislatif dan segenap insan pendidikan di Sumatera Barat terus mematangkan cetak biru pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing global. Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, mengajak seluruh kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Ranah Minang untuk memperkuat rupa-rupa instrumen kepemimpinan yang visioner, adaptif, serta inspiratif dalam menakhodai lembaga pendidikan formal.

06 July 2026

Merespons Keluhan Netizen di Medsos, Polsek Pasaman Sikat Praktik Pungli Berkedok Sumbangan di Pantai Pohon Seribu




PASBAR, (GemaMedianet.com) | Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat bergerak cepat dalam menata kondusivitas keamanan di destinasi wisata unggulan daerah. Merespons laporan dan keresahan masyarakat yang sempat viral di jagat media sosial terkait adanya indikasi praktik pungutan liar (pungli) berkedok sumbangan sukarela, jajaran Polsek Pasaman langsung menerjunkan tim patroli guna menyisir kawasan objek wisata Pantai Pohon Seribu, Jorong Pondok, Nagari Ranah Pasisia, Kabupaten Pasaman Barat, Minggu (5/7/2026) kemarin.

Gubernur Sampaikan Nota KUA-PPAS 2027, Ketua DPRD Sumbar Tegaskan Anggaran Fokus Pemulihan Pascabencana Rp33 T




PADANG, (GemaMedianet.com) | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat menggelar rapat paripurna dengan agenda krusial penyampaian Nota Pengantar oleh Gubernur Sumatera Barat terhadap Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Provinsi Sumatera Barat Tahun Anggaran 2027, Senin (6/7/2026).

Sapa Warga di Lokasi Samsat, Ditlantas Polda Sumbar Luncurkan Program “Polantas Menyapa”

Pangkas Sekat Birokrasi, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Garansi Layanan Pajak Cepat dan Transparan _



PADANG, (GemaMedianet.com) | Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat terus melakukan akselerasi dan perbaikan mutu pelayanan publik di Ranah Minang. Langkah segar ini dibuktikan melalui peluncuran inovasi teranyar bertajuk “Polantas Menyapa”, sebuah program humanis yang dirancang khusus untuk memberikan kemudahan, kenyamanan, ekstra cepat, serta kepastian hukum bagi masyarakat yang tengah mengurus administrasi kendaraan bermotor, termasuk pembayaran pajak tahunan.

Melalui program ini, paradigma lama pelayanan kepolisian yang kaku sengaja dieliminasi. Personel Ditlantas diterjunkan langsung ke titik ruang tunggu pelayanan untuk mendampingi, menyapa, dan memandu warga secara interaktif. Kehadiran petugas di tengah pemohon ini memastikan seluruh proses birokrasi berjalan sesuai koridor hukum, tertib, bersih dari praktik pungutan liar, serta transparan.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Polisi Reza Chairul Akbar Sidiq, menegaskan bahwa program Polantas Menyapa merupakan potret nyata dari transformasi pelayanan publik Korps Bhayangkara yang berkiblat penuh pada indeks kepuasan masyarakat.

“Program Polantas Menyapa kami hadirkan sebagai bentuk komitmen nyata Ditlantas Polda Sumbar untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat. Kami ingin memastikan setiap warga yang datang mengurus dokumen kendaraannya mendapatkan perlakuan yang ramah, cepat, mudah, dan profesional. Kehadiran personel secara fisik di lapangan juga menjadi jembatan komunikasi untuk mengedukasi warga tentang pentingnya legalitas berkendara,” ujar Kombes Polisi Reza Chairul Akbar Sidiq kepada wartawan.

Gugah Kesadaran Pajak Lewat Edukasi Humanis

Kombes Polisi Reza Chairul Akbar Sidiq menggarisbawahi bahwa mutu pelayanan publik modern tidak hanya dihitung dari kecanggihan sistem digital atau kecepatan durasi cetak dokumen semata. Lebih dari itu, indikator keberhasilan juga bertumpu pada kualitas komunikasi interpersonal antara petugas dan masyarakat yang dilayani.

Sembari memberikan asistensi pengisian formulir dan verifikasi berkas, para personel Ditlantas juga aktif menyampaikan rupa-rupa informasi krusial, antara lain 

^Kewajiban tenggat waktu pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

^Kelengkapan dokumen wajib seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan BPKB.

^Pentingnya keabsahan surat-surat kendaraan sebagai instrumen perlindungan hukum pemilik.

Melalui pendekatan persuasif ini, Ditlantas Polda Sumbar berharap ditiap angka kepatuhan pajak kendaraan di Sumatera Barat dapat mengalami lonjakan yang signifikan. Mengingat, kontribusi pajak tersebut akan dikembalikan ke daerah dalam bentuk pembiayaan pembangunan infrastruktur jalan serta fasilitas umum masyarakat.

Melayani dengan Hati untuk Ranah Minang

Suasana di loket pelayanan kini tampak lebih cair dan komunikatif. Warga tidak lagi canggung untuk bertanya mengenai rupa-rupa regulasi baru lalu lintas, karena petugas menyambut keluhan dengan sikap yang solutif.

“Harapan kami, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri semakin kokoh. Kepatuhan melengkapi dokumen kendaraan bukan sekadar urusan menghindari sanksi tilang di jalan raya, melainkan sebuah tanggung jawab moral bersama dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama,” kunci Kombes Polisi Reza Chairul Akbar Sidiq.

Dengan mengusung semangat kerja “Melayani dengan Hati untuk Masyarakat Sumbar”, Ditlantas Polda Sumbar berkomitmen untuk terus menelurkan inovasi pelayanan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus mengawal terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di pelosok wilayah Sumatera Barat. (rsk/gmn)

#Editor: Marzuki RH 

Bupati Welly Lepas Haryadi ke Kementerian, Sosok ASN Inspiratif Lolos Seleksi Mutasi Nasional ASN Karir



PASAMAN, (GemaMedianet.com) | Peluang Aparatur Sipil Negara (ASN) daerah untuk berkarier di tingkat kementerian kini semakin terbuka melalui sistem manajemen talenta nasional. Namun, proses tersebut tidak mudah karena seleksi dilakukan secara ketat berdasarkan kompetensi, kualifikasi, hingga kebutuhan formasi jabatan.

Polda Sumbar dan Pemprov Gelar Subuh Mubarak, Sinergikan Pendidikan Karakter serta Gerakan Subuh Berjamaah

Luncurkan Buku Panduan Khusus, Kapolda Sumbar Tekan Dekadensi Moral Lewat Formulasi Culture Policing _




PADANG, (GemaMedianet.com) | Kolaborasi strategis demi menyelamatkan moral generasi muda terus digaungkan di Ranah Minang. Sinergitas antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, TNI, dan jajaran kepolisian kembali diperkokoh melalui perhelatan spiritual akbar "Subuh Mubarak dan Gerakan Subuh Berjamaah" yang dipusatkan di Masjid Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi Sumatera Barat, Padang, Minggu (5/7/2026) kemarin.

Kegiatan keagamaan yang bertepatan dengan momentum 20 Muharam 1448 Hijriah ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi formalitas birokrasi, melainkan menjelma jadi ruang pergerakan taktis untuk membentengi karakter generasi penerus agar tumbuh menjadi pribadi yang religius dan berintegritas tinggi.

Kapolda Sumatera Barat, Komjen Polisi Gatot Tri Suryanta, dalam sambutan hangatnya di hadapan ribuan jamaah menegaskan bahwa hulu dari problematika sosial hari ini—mulai dari dekadensi moral, kekerasan terhadap anak, hingga ancaman laten penyalahgunaan narkoba—hanya bisa dipotong mata rantainya melalui penguatan fondasi pendidikan karakter sejak usia dini.

"Keluarga adalah madrasah pertama dan utama dalam menanamkan nilai keimanan serta akhlak mulia. Fondasi spiritual dari rumah ini kemudian kita padukan secara linear dengan nilai-nilai culture policing atau budaya pemolisian yang humanis—seperti disiplin tinggi, integritas, tanggung jawab, dan keteladanan—sebagai instrumen pelengkap untuk membentuk karakter anak secara utuh," urai Komjen Polisi Gatot Tri Suryanta.

Sebagai wujud konkret dari komitmen tersebut, Polda Sumbar secara resmi meluncurkan sebuah buku instrasional berjudul "Pendidikan Agama dan Culture Policing". Karya literatur ini dirancang khusus untuk menjadi kompas sekaligus panduan praktis pembangunan karakter, baik ditiap dalam ruang domestik keluarga besar Korps Bhayangkara maupun lingkungan masyarakat luas.

Harmonisasi Rumah Tangga Jadi Kunci Utama

Gagasan besar Kapolda tersebut diperkuat oleh Kabiro SDM Polda Sumbar, Kombes Polisi Anissullah M. Ridha. Ia menggarisbawahi bahwa rahim dari lahirnya generasi unggul yang memiliki keseimbangan kekuatan moral, dan intelektual adalah iklim rumah tangga yang harmonis.

"Keluarga merupakan pondasi makro. Jika pendidikan agama yang berbasis kasih sayang berkolaborasi dengan budaya kepolisian yang menekankan kedisiplinan di rumah, maka anak-anak kita akan tumbuh menjadi individu yang memiliki ketahanan spiritual sekaligus karakter sosial yang kokoh di tengah masyarakat," sebut Kombes Polisi Anissullah M. Ridha.

Di sisi lain, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Polisi Susmelawati Rosya, menambahkan bahwa gerakan masif ini telah memanen dukungan luar biasa dari elemen vertikal masyarakat. Menariknya, gelombang kehadiran kini mulai didominasi oleh kelompok pelajar yang secara sadar mulai menginternalisasikan gerakan subuh berjamaah sebagai bagian dari gaya hidup sehat rohani mereka.

"Antusiasme warga yang memadati masjid subuh ini sangat luar biasa. Ini bukti sahih bahwa program Subuh Berjamaah telah bergeser dari sekadar imbauan menjadi kebutuhan kolektif masyarakat. Sinergitas lintas sektoral ini akan terus kita dorong guna memastikan Sumatera Barat tetap dalam kondisi yang aman, nyaman, dan kondusif," tutur Kombes Polisi Susmelawati Rosya.

Agenda spiritual sekaligus penutup pengabdian Komjen Pol Gatot Tri Suryana di Ranah Minang ini berlangsung khidmat dengan dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi, jajaran unsur Forkopimda Sumbar, sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar, tokoh adat, serta perwakilan personel TNI yang semakin memperlihatkan solidnya kebersamaan dalam merawat marwah Ranah Minang. (rsk/gmn)

#Editor: Marzuki RH 

SOLOK SELATAN

PRAKIRAAN CUACA

eqmap

KHAZANAH

POLDA SUMBAR

iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

Iklan

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

Blog Archive