10 October 2026

Lubuk Minturun Kembali Diterjang Banjir : Tanggul Jebol Terjang Permukiman, Banjir Bandang Paksa Warga Bertahan di Atap



PADANG, (GemaMedianet.com) | Bencana banjir bandang kembali menerjang Lumin Park kawasan permukiman warga di Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sabtu (10/10/2026). Air bah yang datang secara tiba-tiba disertai material lumpur tebal merendam rumah-rumah warga dengan ketinggian air di sejumlah titik kritis menembus lebih dari 1,5 meter.

Peristiwa mencekam tersebut dipicu oleh jebolnya tanggul penahan air di kawasan setempat. Luapan air sungai yang tak tertampung seketika menghantam perumahan warga. Alarm peringatan banjir di pos keamanan setempat sempat berbunyi nyaring saat luapan air mulai merembes masuk ke area pemukiman, memicu kepanikan luar biasa di kalangan masyarakat.

Akibat cepatnya kenaikan debit air dan derasnya arus lumpur, warga berhamburan menyelamatkan diri ke lokasi yang lebih tinggi. Sejumlah warga yang terjebak bahkan terpaksa bertaruh nyawa dengan bertahan di lantai atas dan atap rumah untuk menghindari terjangan air bah.

Kondisi ini kian ironis lantaran proyek pembangunan saluran drainase di lokasi kejadian dilaporkan masih berada dalam tahap pengerjaan fisik dan belum tuntas sepenuhnya.

“Air datang sangat cepat bersama lumpur setelah tanggul jebol. Ketinggian air melampaui satu setengah meter, membuat banyak warga tidak sempat menyelamatkan barang dan memilih naik ke atap rumah,” ujar warga setempat di lokasi kejadian.

Rentetan Banjir Berulang: Rumah Hanyut hingga Perumahan Mewah Terendam

Musibah ini kian memperpanjang daftar kelam bencana hidrometeorologi yang melanda ibu kota Provinsi Sumatera Barat dalam kurun waktu kurang dari satu tahun. Kota Padang sebelumnya sempat dihantam banjir bandang dan tanah longsor dahsyat pada akhir November 2025, yang disusul banjir besar pada awal Agustus 2026 lalu.

Dampak banjir kali ini dilaporkan meluas ke berbagai sudut kota. Informasi sementara yang dihimpun hingga Sabtu malam mengonfirmasi bahwa sejumlah rumah warga dilaporkan hanyut terbawa arus deras. Genangan air bah juga merendam berbagai fasilitas umum serta kawasan perumahan, termasuk kompleks perumahan mewah.

Hingga berita ini diturunkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang bersama tim gabungan masih berada di lapangan untuk melakukan evakuasi dan verifikasi data. Belum tersedia rincian data resmi mengenai total warga terdampak, jumlah rumah rusak, maupun nilai kerugian materiil.

Pemerintah daerah mengimbau warga kota, khususnya yang bermukim di dekat bantaran sungai dan kawasan rawan longsor, untuk tetap meningkatkan kesiapsiagaan penuh serta segera mengevakuasi diri ke tempat aman apabila debit air kembali melonjak. (mrh/dbs//gmn)


0 comments:

Post a Comment


SOLOK SELATAN

PRAKIRAAN CUACA

eqmap

KHAZANAH

POLDA SUMBAR



Iklan


iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

Iklan

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

" />

Blog Archive