PADANG, (GemaMedianet.com) | Musibah kebakaran pemukiman kembali menguji kesiapsiagaan armada penyelamat di wilayah perkotaan. Satu unit rumah hunian milik seorang PNS berusia 78 tahun, Ermiati N, hangus dilalap si jago merah di Kompleks Wisma Indah III H12, RT 002 RW 004, Kelurahan Parupuak Tabiang, Kecamatan Koto Tangah, Rabu (22/7/2026) sore.
Berdasarkan laporan resmi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, laporan darurat masuk ke layanan Call Center pada pukul 15.49 WIB. Hanya berselang satu menit, unit Armada Reaksi Cepat Damkar langsung dikerahkan dari Mako dan menempuh jarak sekitar 8,4 kilometer menuju lokasi kejadian. Petugas tiba di lokasi pada pukul 16.00 WIB dan langsung melakukan lokalisasi kobaran api.
Akses Jalan Sempit dan Kepadatan Bangunan Jadi Tantangan
Proses pemadaman di area seluas ±300 meter persegi tersebut sempat menghadapi kendala teknis di lapangan. Lokasi pemukiman yang memiliki massa bangunan rapat, berada di lingkungan padat hunian, serta memiliki akses jalan yang cukup sempit menuntut keahlian taktis dari para personel penyelamat.
Guna mengantisipasi perambatan api yang berpotensi menghanguskan area seluas 1.500 meter persegi, Damkar Kota Padang menerjunkan kekuatan penuh berupa 5 unit armada pemadam beserta 75 personel Peleton A.
"Saksi melihat api dan asap dari dalam rumah, kemudian saksi melaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang. Penanganan intensif selesai dilakukan pada pukul 16.34 WIB," kata Kepala Dinas Damkar Kota Padang Budi Payan dalam laporan tertulis.
Saksi mata di lokasi, Muhammad Haekal Rizqullah (25), menyebutkan bahwa kepulan asap tebal pertama kali membumbung tinggi dari dalam bagian utama bangunan rumah sebelum akhirnya membesar.
Penyebab Masih Diselidiki, Kerugian Taksiran Rp500 Juta
Meski bangunan utama mengalami rusak berat dengan taksiran kerugian material mencapai Rp500.000.000, aksi penanganan cepat jajaran Damkar berhasil memutus penyeberangan api secara efektif. Langkah penanganan berhasil menyelamatkan sedikitnya 8 unit bangunan rumah di sekitarnya dengan taksiran nilai aset terselamatkan mencapai Rp2.000.000.000.
Dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa naas tersebut. Mengenai penyebab pasti munculnya percikan api, pihak berwenang menegaskan bahwa hal itu masih dalam proses penyelidikan intensif pihak kepolisian.
Masyarakat Kota Padang diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya kebakaran pemukiman serta dapat mengakses layanan darurat Padang Sigap 112 atau Mako Damkar 113 di nomor (0751) 28558 bila menghadapi situasi darurat. (mrh/gmn)
#Editor: RS Khadiva









0 comments:
Post a Comment