PADANG, (GemaMedianet.com) | Ketangguhan dan kecepatan respons armada penyelamat ibu kota provinsi kembali diuji menjelang pergantian hari. Akibat tingkat pelapukan alami yang sudah sangat parah pada struktur batang, sebuah pohon berukuran raksasa tumbang dan melintang tepat di tengah jalur utama logistik lintasan Sumatera, Jln. Padang - Painan, KM 12, Kelurahan Gates, Kecamatan Lubuk Begalung Nan XX, Jumat (12/6/2026) malam.
Insiden ekstrim yang terjadi mendadak pada pukul 22.40 WIB tersebut sempat memicu kepanikan dan melumpuhkan total sirkulasi lalu lintas dari kedua arah. Batang pohon yang berukuran masif menghambat seluruh akses jalan masyarakat serta langsung memicu sumbatan arus kendaraan (traffic jam) yang mengular hingga sepanjang kurang lebih dua kilometer.
Kendati merobohkan material dengan bobot berat ke badan jalan yang biasanya ramai dilewati kendaraan angkutan barang dan penumpang, Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kota Padang memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka (nihil) dalam peristiwa mencekam di kawasan Gates tersebut.
Mendapat laporan kedaruratan dari warga setempat, Anggota Rescue Penanggulangan Bencana (PB) BPBD Kota Padang bergerak kilat. Di bawah komando langsung Kepala Pelaksana (Kalaksa) bersama Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL), tim reaksi cepat dengan kualifikasi pemotongan taktis langsung diterjunkan ke titik koordinat bencana di RT 04 RW 08 Gates.
Bahu-Membahu Bersama Warga Eksekusi Batang Aro Sepanjang 15 Meter
Setibanya di lokasi, petugas langsung dihadapkan pada tantangan evakuasi pohon berjenis Aro yang memiliki panjang mencapai kurang lebih 15 meter dengan diameter batang utama mencapai 65 sentimeter. Mengingat waktu kejadian yang sudah larut malam dan minim pencahayaan, petugas harus bekerja ekstra hati-hati guna menghindari risiko sekunder.
Guna mempercepat pembukaan blokade jalan, personel Rescue BPBD langsung mengoperasikan deretan gergaji mesin (chainsaw) untuk memotong batang-batang besar menjadi bagian-bagian kecil. Langkah ini mendapat dukungan penuh dari aksi solidaritas masyarakat setempat yang ikut turun ke jalan membantu memindahkan serpihan kayu dan membersihkan sisa reruntuhan daun dari aspal.
"Kondisi terakhir di lapangan, pengerjaan pemotongan dan pembersihan material pohon tumbang tersebut saat ini telah selesai dikerjakan secara total. Akses jalan Padang - Painan yang sempat lumpuh total kini sudah kembali terbuka normal dan dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat dengan aman," tulis laporan resmi Pusdalops-PB BPBD Kota Padang.
BPBD Kota Padang kembali mengimbau kepada pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi kawasan jalur hijau atau perbukitan yang rawan pohon tumbang, terutama pada malam hari atau saat cuaca ekstrim melanda wilayah pesisir pantai. (rsk/gmn)
#Editor: Marzuki RH









0 comments:
Post a Comment