PADANG, (GemaMedianet.com) | Upaya menciptakan situasi kondusif dan menjaga stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat terus diperkuat secara lintas instansi. Wali Kota Padang, Fadly Amran, menerima kunjungan kerja sekaligus silaturahmi perdana dari Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Padang yang baru, Ronaldo Devinci Talesa, bertempat di Ruang VIP Rumah Dinas Wali Kota Padang, Jln. A. Yani, Kamis (21/5/2026).
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana formal namun hangat tersebut menjadi ruang diskusi strategis untuk membahas penguatan koordinasi antara Pemerintah Kota Padang dengan jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Hukum dan HAM RI di tingkat daerah. Fokus utamanya adalah memitigasi berbagai potensi kerawanan sosial demi menjaga keamanan kota.
Wali Kota Fadly Amran menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, Lapas Kelas IIA Padang bukan sekadar institusi penegakan hukum yang berdiri terpisah, melainkan bagian integral dari ekosistem sosial warga Kota Padang yang memerlukan dukungan pembinaan dari pemerintah daerah.
“Pemerintah Kota Padang menyambut baik kerja sama yang erat ini. Menjaga stabilitas kemananan kota tidak bisa dilakukan secara parsial. Hubungan koordinasi yang kuat antara Pemko dan jajaran Lapas Muaro Padang sangat krusial, terutama dalam memastikan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan dapat disinkronisasikan dengan program pemberdayaan masyarakat di tingkat kota,” ujar Fadly Amran, Kamis sore.
Sinergi Program Pembinaan Warga Binaan
Sementara itu, Kalapas Kelas IIA Padang, Ronaldo Devinci Talesa, menggarisbawahi bahwa dukungan dari pemerintah kota sangat berpengaruh terhadap kelancaran pembinaan di dalam sela-sela jeruji besi. Selain fokus pada aspek keamanan (security approach), pihak Lapas saat ini gencar menerapkan pendekatan humanis melalui pembinaan kepribadian dan kemandirian ekonomi.
Pihak Lapas berharap ke depan, dinas-dinas terkait di lingkungan Pemko Padang—seperti Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian serta Dinas Sosial—dapat terus memfasilitasi program pelatihan keterampilan (vocational training) bagi warga binaan. Hal ini penting sebagai modal sosial dan ekonomi bagi mereka agar dapat diterima kembali dengan produktif dan tidak mengulangi tindak pidana (residivis) saat bebas nanti.
Rangkaian pertemuan koordinatif tersebut diakhiri dengan komitmen bersama untuk saling bertukar informasi secara berkala demi mendeteksi dini setiap potensi gangguan keamanan di dalam maupun di luar lingkungan pemasyarakatan Kota Padang. (rsk/gmn)
#Editor: Marzuki RH













