11 September 2026

Gelar Rakorwil di Padang, Dekopinwil Sumbar Petakan Arah Gerakan Koperasi Lima Tahun Ke Depan



PADANG, (GemaMedianet.com) | Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Sumatera Barat menetapkan pilar strategis arah gerakan koperasi untuk lima tahun ke depan.

Langkah tersebut dirumuskan dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Dekopinwil Sumbar bersama Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten/Kota serta pengurus koperasi sekunder se-Sumatera Barat di Hotel Mercure Padang, Kamis–Jumat (10–11/9/2026).

Dalam forum koordinasi tersebut, Ketua Dekopinwil Sumatera Barat, Gun Sugianto, S.H., M.H., memaparkan secara komprehensif posisi, peran, serta peta jalan (roadmap) penguatan gerakan koperasi Ranah Minang untuk periode kepengurusan mendatang.

Rakorwil ini menjadi sarana krusial guna menerjemahkan visi organisasi dari tingkat provinsi hingga ke jaringan kabupaten dan kota.

Gun Sugianto menjelaskan bahwa Dekopinwil bertindak sebagai wadah perjuangan, advokasi, sekaligus ruang penguatan kepentingan ekonomi anggota koperasi.

“Dekopinwil tidak sekadar menjalankan fungsi koordinasi administratif, tetapi membangun keterhubungan nyata antarelemen gerakan koperasi. Kita harus konsolidasi organisasi, meningkatkan kapasitas SDM, dan memperluas kolaborasi usaha agar koperasi tidak berjalan sendiri-sendiri,” tegas Gun Sugianto, Jumat (11/9).

Komunikasi Dua Arah dan Pemetaan Potensi Ekonomi Daerah

Arah gerak lima tahun ke depan difokuskan pada tiga pilar utama: penguatan kelembagaan organisasi, peningkatan kapasitas tata kelola koperasi, serta pengembangan kemitraan strategis yang relevan dengan dinamika lingkungan usaha modern.

Melalui Rakorwil ini, Dekopinwil Sumbar membuka ruang komunikasi dua arah untuk menyerap aspirasi, mengidentifikasi persoalan perkoperasian di daerah, serta memetakan potensi ekonomi riil tiap kabupaten dan kota.

Gun menambahkan, ketahanan koperasi sangat bergantung pada kemampuan membaca perubahan ekosistem ekonomi.

Oleh sebab itu, penguatan tata kelola yang berorientasi pada kebutuhan anggota serta adaptasi teknologi menjadi kunci utama agar koperasi di Sumatera Barat berdaya saing tinggi. (mrh/gmn)

0 comments:

Post a Comment


SOLOK SELATAN

PRAKIRAAN CUACA

eqmap

KHAZANAH

POLDA SUMBAR

iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

Iklan

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

Blog Archive