PADANG, (GemaMedianet.com) l Persoalan luapan banjir permukiman hingga urgensi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi fokus utama Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, saat menyerap aspirasi warga dalam agenda reses Masa Sidang III Tahun 2025/2026 di Masjid Mukhlisin, Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sabtu (22/8/2026).
Pertemuan tatap muka tersebut dihadiri ratusan tokoh masyarakat, pengurus Bundo Kanduang, hingga jemaah Majelis Taklim setempat.
Dalam dialog interaktif, warga Alai Parak Kopi mengeluhkan kondisi riol atau saluran drainase permukiman yang menyempit dan tersumbat. Kondisi ini memicu banjir genangan saban curah hujan tinggi melanda Kota Padang. Warga mendesak pembenahan infrastruktur riol secara menyeluruh agar debit air mengalir lancar ke pembuangan akhir.
Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Sumbar Muhidi menegaskan bahwa reses merupakan instrumen konstitusional untuk memastikan kebijakan dan penganggaran daerah tepat sasaran.
“Aspirasi perbaikan riol ini menjadi catatan prioritas kami untuk dikoordinasikan bersama jajaran dinas teknis. Penanganan banjir butuh intervensi terpadu agar dampak positifnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Muhidi, Minggu (23/8/2026).
Tak hanya persoalan fisik, Muhidi mendorong masyarakat Alai Parak Kopi untuk memprioritaskan pembangunan SDM generasi muda. Menurutnya, perubahan dunia kerja akibat pesatnya perkembangan teknologi menuntut anak muda memiliki keahlian praktis (skill), bukan sekadar mengandalkan lembar ijazah formal.
Muhidi menekankan tiga pilar utama pembangunan masyarakat perkotaan, yakni pendidikan yang relevan, penguatan ekonomi melalui UMKM, serta pelatihan keterampilan kerja.
“Pembelajaran di sekolah harus dibekali keterampilan nyata. Tanpa skill, generasi muda kita akan rentan terjerat pengangguran. Kami juga mengingatkan para orang tua agar tidak menyurutkan langkah menyekolahkan anak hanya karena keterbatasan ekonomi, sebab pemerintah telah menyiapkan pelbagai program beasiswa dan bantuan pendidikan,” tambah Muhidi.
Melalui penyerapan aspirasi ini, DPRD Sumbar berkomitmen mengawal setiap usulan warga agar masuk dalam skala prioritas pembangunan daerah Sumatera Barat. (*/gmn)
#Editor: Marzuki RH









0 comments:
Post a Comment