PADANG, (GemaMedianet.com) | Provinsi Sumatera Barat kembali membuktikan komitmennya yang kokoh dalam merawat tenun kebangsaan dan mendukung penuh aktualisasi kreativitas seni keagamaan bagi seluruh lapisan warga negara. Di tengah kemajemukan bangsa, jajaran pimpinan daerah secara resmi melepas duta-duta terbaik yang akan mengemban misi spritual dan kebudayaan di panggung nasional.
Langkah strategis tersebut tecermin saat Wali Kota Padang, Fadly Amran, bersama Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Barat, Arry Yuswandi, melepas secara resmi Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Sumbar. Prosesi pelepasan duta daerah ini dilangsungkan secara khidmat di pelataran Halaman Istana Gubernur Sumatera Barat, Jalan Jenderal Sudirman, Padang, Selasa (16/6).
Kontingen Pesparawi Sumbar ini dijadwalkan bertolak menuju Indonesia Timur untuk ikut ambil bagian dan berkompetisi dalam pergelaran akbar Pesparawi Nasional ke-14. Ajang paduan suara gerejawi tingkat tertinggi ini akan dipusatkan di Kota Manokwari, Provinsi Papua Barat, dan berlangsung sepanjang tanggal 18 hingga 29 Juni 2026.
Dalam sambutannya, Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan rasa bangga, apresiasi, serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran anggota kontingen, tim pelatih, official, serta para pendamping yang telah mencurahkan energi dan konsentrasi penuh selama masa persiapan.
"Keikutsertaan kontingen dalam ajang nasional ini merupakan buah dari kerja keras dan kolaborasi yang solid dari semua pihak. Atas nama pemerintah dan masyarakat, kami mengucapkan selamat berjuang. Tampillah dengan penuh keyakinan, dedikasi, serta semangat juang yang tinggi untuk mempersembahkan performa terbaik yang telah dipersiapkan matang selama ini," ujar Fadly Amran memotivasi.
Emban Misi Kultural: Tampilkan Wajah Sumbar yang Inklusif dan Disiplin
Lebih lanjut, Fadly Amran menitipkan pesan sosiologis yang kuat kepada seluruh duta Pesparawi agar senantiasa bertindak sebagai representasi moral masyarakat Minangkabau di tanah Papua. Kontingen diwajibkan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, kedisiplinan yang ketat, serta menjaga nama baik Kota Padang dan Provinsi Sumatera Barat selama berinteraksi di forum nasional.
Senada dengan hal itu, jajaran dinas terkait juga menegaskan bahwa kehadiran kontingen Sumbar di Manokwari membawa misi kultural yang penting, yakni menyosialisasikan wajah Sumatera Barat yang inklusif, damai, menghargai keberagaman, namun tetap kokoh memegang teguh falsafah hidup daerah.
Dukungan penuh yang difasilitasi langsung di Istana Gubernur ini memperlihatkan sinergitas yang harmonis antara struktur birokrasi pemerintahan dengan pranata keagamaan minoritas, sebagai wujud nyata pelayanan publik yang berkeadilan bagi seluruh pemeluk agama di Sumatera Barat. (hkp/gmn)
#Editor: Marzuki RH









0 comments:
Post a Comment