SIMPANG4, (GemaMedianet.com) | Momentum peringatan hari jadi korps kepolisian nasional di ujung utara Ranah Minang tahun ini dikemas lewat aksi kemanusiaan yang menyentuh langsung denyut nadi kehidupan masyarakat bawah. Menolak sekadar terjebak dalam seremoni formal, aparat penegak hukum mengaktualisasikan fungsi perlindungan dan pengayoman melalui intervensi layanan kesehatan gratis guna meringankan beban ekonomi warga prasejahtera.
Wujud pengabdian humanis tersebut dilesakkan oleh jajaran Polres Pasaman Barat. Memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang mengusung tema besar “Polri Untuk Masyarakat”, korps berseragam cokelat ini menggelar rangkaian Bakti Kesehatan massal yang dipusatkan di Klinik Pratama Polres Pasaman Barat, Kamis (18/6) pagi hingga siang.
Kegiatan sosial ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pasbar, AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., didampingi Wakapolres, jajaran Pejabat Utama (PJU), personel Kompi C Sat Brimob Polda Sumbar, personel TNI Koramil 0305/Pasaman, serta pengurus Bhayangkari Cabang Pasaman Barat. Guna menjamin standardisasi layanan medis, Polres Pasbar menggandeng Dinas Kesehatan Pasbar dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasaman Barat.
"Bakti kesehatan ini merupakan salah satu tiang penyangga dalam menyemarakkan Hari Bhayangkara yang tahun ini genap memasuki usia delapan dekade. Ini wujud nyata pengabdian dan kepedulian polri terhadap derajat kesehatan dan kesejahteraan warga di wilayah hukum Pasbar," ungkap AKBP Agung Tribawanto di sela-sela peninjauan posko medis.
Bantu Akses Medis Gratis: Layani 127 Pasien dan Khitan 30 Anak
Pantauan di lokasi, sejak pagi hari ratusan warga dari berbagai kejorongan telah memadati area Klinik Pratama. Berdasarkan rekapitulasi data di penghujung acara pukul 13.00 WIB, tim dokter umum dan paramedis berhasil melayani 127 orang warga melalui program pengobatan gratis, yang meliputi skrining klinis, pengecekan tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah, serta pemberian paket obat-obatan dan multivitamin.
Atmosfer haru dan bahagia juga mewarnai sudut ruangan khitanan. Tercatat sebanyak 30 anak-anak dari keluarga kurang mampu sukses menjalani program khitanan massal secara higienis oleh tim medis. Guna memulihkan mental dan keceriaan anak-anak pasca-tindakan, Kapolres bersama jajaran memberikan kejutan berupa pembagian bingkisan perlengkapan sekolah serta uang tali asih.
"Kami tidak hanya memberikan fasilitas khitanan gratis oleh dokter ahli, namun juga memberikan stimulus berupa bingkisan dan tali asih agar anak-anak kita ini tetap ceria dan bersemangat kembali ke bangku sekolah," jelas Perwira Menengah lulusan Akademi Kepolisian tersebut.
Sementara itu, pada lorong donor darah, aksi solidaritas ditunjukkan secara masif oleh puluhan personel Polres Pasbar, prajurit TNI, hingga masyarakat sipil. Dari aksi kemanusiaan ini, petugas berhasil mengumpulkan 55 kantong darah dari berbagai golongan yang langsung diserahterimakan kepada pihak PMI Pasaman Barat untuk memperkuat stok darah di RSUD setempat.
Melalui integrasi pelayanan ini, Polres Pasbar berharap kemitraan strategis antara polisi dan masyarakat sipil semakin solid demi terciptanya kondusifitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). (hrp/gmn)
#Editor: Marzuki RH









0 comments:
Post a Comment