PADANG, (GemaMedianet.com) | Istirahat malam warga di kawasan Karang Putih, Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang mendadak beralih menjadi kepanikan luar biasa. Amuk si jago merah dilaporkan menghanguskan satu unit rumah warga pada Sabtu (6/6/2026) dini hari.
Beruntung, berkat respons cepat jajaran petugas pemadam kebakaran, aset senilai miliaran rupiah berhasil diselamatkan dari perluasan dampak kebakaran.
Data yang dihimpun dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang mencatat, laporan peristiwa kebakaran ini pertama kali masuk ke pusat komando (command center) pada pukul 00.34 WIB.
Menindaklanjuti laporan darurat tersebut, armada dari Pos 1 Kuranji langsung bertolak pada pukul 00.37 WIB. Menempuh jarak sekitar 11 kilometer dengan medan jalan yang menantang, petugas berhasil mendarat di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada pukul 00.49 WIB untuk langsung melancarkan operasi pemadaman struktural.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang melalui Peleton B mengonfirmasi bahwa rumah yang menjadi objek utama amukan api adalah milik Nila (40), seorang ibu rumah tangga bersuku Minang.
Akses Sempit dan Padat Penduduk Jadi Tantangan
Kronologi petaka dini hari ini bermula ketika seorang saksi mata di lokasi kejadian, Rahma Atsani Putri (23), mendadak melihat kobaran api disertai kepulan asap tebal membubung tinggi dari dalam rumah korban. Terkejut dengan pemandangan tersebut, Rahma langsung berinisiatif menghubungi nomor darurat Dinas Damkar Kota Padang guna meminta pertolongan armada penjinak api.
Saat petugas tiba di lokasi yang beralamat di Karang Putih Nomor 52, RT 02 / RW 02 tersebut, situasi di lapangan terpantau fluktuatif dan menantang. Zona kebakaran berada di tengah pemukiman yang padat perumahan, ramai oleh kerumunan masyarakat yang panik, serta diperparah oleh akses jalan masuk yang tergolong sempit.
Guna mengantisipasi perambatan api secara masif, kekuatan penuh langsung dikerahkan. Sebanyak 8 unit armada pemadam kebakaran gabungan diterjunkan ke titik api, meliputi 5 unit mobil jago merah milik Damkar Kota Padang dan ditopang penuh oleh 3 unit armada tangguh milik Damkar PT Semen Padang. Sebanyak 50 personel gabungan dari Damkar dan Polri bahu-membahu melokalisir pergerakan api di bawah ancaman risiko tinggi.
Satu Rumah Rusak Berat, Korban Jiwa Nihil
Setelah berjibaku menembus kobaran api selama hampir satu jam, operasi pemadaman dan pendinginan (cooling down) dinyatakan selesai secara total pada pukul 01.30 WIB. Akibat peristiwa ini, satu unit bangunan rumah berukuran sekitar 10 x 12 meter persegi yang dihuni oleh 2 Kepala Keluarga (KK) tersebut dilaporkan mengalami rusak berat.
Meski kerugian materiil akibat kerusakan infrastruktur ini ditaksir menyentuh angka yang cukup besar, yakni sekitar Rp800 juta, petugas di lapangan memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Angka pengungsian, korban luka-luka, maupun korban meninggal dunia dinyatakan nihil.
Di sisi lain, kesigapan petugas gabungan di lapangan berhasil membuahkan hasil positif. Tim Damkar berhasil memotong jalur rambatan api sehingga mampu menyelamatkan sekitar 5 bangunan rumah lain di sekitarnya serta melokalisir area terdampak yang semula berpotensi meluas hingga 15 x 20 meter persegi. Nilai aset yang berhasil diselamatkan dari kobaran api ditaksir mencapai Rp1 miliar.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti yang memicu munculnya titik api di dalam rumah korban masih belum dapat dipastikan dan masih berada dalam proses penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian setempat. (rsk/gmn)
#Editor: Marzuki RH









0 comments:
Post a Comment