07 January 2021

1725 Tenaga Kesehatan Pasaman Siap Vaksinasi COVID-19


PASAMAN, 
(GemaMedianet.com
) — Sebanyak 1.725 tenaga kesehatan (nakes) di Pasaman, disiapkan untuk vaksinasi COVID-19. Hal ini disampaikan Plt Dinas Kesehatan Pasaman, dr Rahardian Suryanta Lubis, Kamis (7/1/2021).

“Ya benar, pemerintah daerah Kabupaten Pasaman melalui Dinas Kesehatan Pasaman siap untuk penyelenggaran pemberian vaksin COVID-19 dengan menyiapkan tenaga untuk vaksinator dan tempat pelayanan di 16 Puskesmas. Untuk tahap awal, 1.725 nakes kita siapkan untuk divaksin,” ujarnya.

Terkait dengan petunjuk untuk distribusi dan jadwal vaksin, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman saat ini masih menunggu arahan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

“Pemberian vaksin perdana terhadap nakes itu ditujukan untuk memotivasi masyarakat dan memberikan rasa aman, bahwa vaksin itu aman. Serta pemberian vaksin tersebut dilaksanakan, agar masyarakat merasa tenang terhadap vaksin,” terangnya.

Dia menjelaskan, sebelum dilaksanakan vaksin nantinya 1.725 orang nakes itu akan di skrinning terlebih dahulu.

“Tujuannya, mana tahu ada yang punya penyakit komorbid, hamil, menyusui, pernah terkonfirmasi COVID-19 dan lain-lainnya. Kemungkinan jumlah nakes yang akan divaksin itu akan berkurang setelah dilakukan skrining terhadap seluruh petugas itu nantinya,” jelasnya.

Diungkapkan dr. Rahadian, berdasarkan informasi Bio Farma, pendistribusian vaksin COVID-19 telah dilakukan serentak secara nasional sejak Selasa (5/1) kemarin.

“Vaksin Sinovac tersebut saat ini untuk wilayah Sumatera Barat masih disimpan pada Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, setelah itu baru disebarkan ke seluruh Kabupaten dan Kota,” katanya.

Sedangkan pihaknya saat ini masih menunggu vaksin. Jika telah sampai, maka akan segera mengatur jadwal pemberian vaksin terhadap tenaga kesehatan.

“Informasi dari Biofarma masih dalam proses pengiriman. Jika sudah sampai, kita akan segera mengatur jadwal vaksinasinya,” jelasnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat setempat, untuk tidak takut akan adanya kegiatan vaksin COVID-19 tersebut.

“Secara medis, vaksin sinovac sebagai antibiotik COVID-19 sudah melewati proses uji klinis yang panjang dari pemerintah pusat. Vaksin ini sudah dijamin keamanannya. Jangan mudah terpancing isu yang keliru, tentang vaksin sinovac ini. Semua ini dilakukan pemerintah untuk menjaga daya tahan tubuh dari bahaya COVID-19 ini,” pungkasnya.(Noel)

#Editor : Uki Ratlon 

0 komentar:

Post a Comment

Advertisement

loading...


eqmap

Nusantara

Sumatera Utara

Iklan

Komunitas

Hiburan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

Ekonomi Bisnis

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER

INFO GEMPA

KARIR