22 October 2019

Aliansi BEM Sumbar Sambut Pelantikan Jokowi-Ma’ruf Amin Dengan Demo


PADANG, (GemaMedianet.com— Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Sumatera Barat (BEM Sumbar) menggelar aksi demonstrasi menyambut pelantikan Jokowi- Ma’ruf Amin dengan mengangkat tema “Rapor merah Jokowi", Selasa (21/10/2019).

Dalam aksi damai yang berlangsung kurang lebih satu jam itu dihadiri oleh kurang lebih 50 mahasiswa berasal dari enam universitas, yakni Universitas Andalas, Universitas Negeri Padang, STKIP Adzkia, STIE AKBP, dan Politeknik Negeri Padang.
Dalam aksinya mahasiswa juga meneriakkan yel-yel 'hidup mahasiwa, hidup rakyat Indonesia, hidup wanita Indonesia'. Selain berorasi, mahasiswa juga menampilkan pembacaan puisi yang menyindir pemerintahan.

Koordinator lapangan Ismail mengatakan aksi ini merupakan bentuk kritik kepada pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla selama pemerintahan periode 2019-2024.

"Dalam aksi ini kami yang tergabung dalam aliansi BEM Sumbar menyampaikan rapor merah Jokowi selama memerintah dari tahun 2014-2019. Dalam hal ini ada sembilan nilai Jokowi yang menjadi sorotan bagi kami," kata Ismail di Bundaran Tugu depan DPRD Sumbar.

Ismail menyebutkan, sembilan hal itu terkait Perppu KPK, mengusut tuntas mahasiswa yang menjadi korban saat aksi pada pertengahan September lalu, penyelesaian masalah Papua dengan membentuk tim pencari fakta, masalah BPJS, BBM, Nawacita, impor, hutang dan listrik.

"Kita menilai sembilan pokok itu menjadi lapor merah Jokowi selama memimpin dalam lima tahun. Sehingga kita meminta Presiden Joko Widodo yang juga baru dilantik dalam sehari bisa menuntaskan ini secara cepat dan dalam kepemimpinan lima tahun yang akan datang," jelasnya.

Menurutnya, dalam aksi yang dilakukan hari ini merupakan aksi kreatifitas dan aksi pencerdasan yang bertepatan dengan lima tahun pemerintahan Joko Widodo.

"Lima tahun perjalanan kepemimpinan Jokowi merupakan perjalanan buruk dan semua nilai yang dilakukan oleh Presiden Jokowi bernilai merah. Kami mahasiswa menyatakan nilai hukum, infrastruktur, ekonomi, dan semuanya buruk," katanya.

Sementara, terkait pengamanan di lokasi tersebut Polresta Padang mengerahkan 500 personil serta dilengkapi dengan watercanon yang di parkir di halaman gedung DPRD Sumbar. Hal itu guna mengantisipasi keamanan dan ketertiban di lingkungan gedung wakil rakyat tersebut. 

Informasi yang sempat beredar, aksi tersebut dijadwalkan mulai pukul 13.00 WIB, namun molor selama satu jam hingga baru dimulai sekitar pukul 14.00 WIB. Aksi juga disebut-sebut akan berlanjut di gedung DPRD Sumbar. (lit) 

0 komentar:

Post a Comment

Prakiraan Cuaca

Iklan

Iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

RUANG IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Ekonomi Bisnis

IKLAN

Terkini

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER