✅BPBD dan Dinas Sosial Gerak Cepat Lakukan Assesment : Bantuan Kebutuhan Dasar Langsung Disalurkan ke Keluarga Terdampak
PADANG, (GemaMedianet.com) | Tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah Kota Padang belakangan ini terus memicu rentetan bencana hidrometeorologi di sejumlah titik rawan. Setelah insiden pohon tumbang di beberapa kecamatan, kali ini kawasan perbukitan sub-urban yang padat permukiman di perbatasan pelabuhan menjadi sasaran amukan alam berupa material tanah terban (longsor) yang menghantam hunian warga.
Peristiwa memilukan tersebut melanda kawasan Jalan Bukit Peti-Peti, RT 01 RW 01, Kelurahan Teluk Bayur, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang. Berdasarkan data resmi yang dihimpun dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kota Padang, musibah tanah terban ini terjadi pada Minggu (14/6/2026) sore sekitar pukul 17.42 WIB saat hujan lebat masih mengguyur kawasan tersebut.
Kronologis kejadian berawal saat guyuran hujan dengan intensitas tinggi membuat struktur tanah di lereng perbukitan Bukit Peti-Peti menjadi jenuh air dan kehilangan stabilitasnya. Kondisi ini memicu pergeseran tanah yang langsung meluncur ke bawah dan menghantam satu unit rumah warga. Akibat hantaman material tanah tersebut, kondisi dapur rumah hancur berantakan.
Rumah yang terdampak diketahui milik seorang buruh lokal bernama Gadielman Jagoto (49). Beruntung, meski struktur bangunan dapur mengalami kerusakan parah akibat terjangan tanah, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini karena penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri ke area yang lebih aman.
Merespons kejadian tersebut, tim gabungan penanggulangan bencana langsung turun ke lokasi untuk melakukan tindakan penyelamatan darurat. Pada Senin (15/6) siang sekitar pukul 11.00 WIB, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Kota Padang memimpin langsung jajarannya bersama unsur terkait untuk melakukan assesment (pendataan dampak dan kebutuhan) secara menyeluruh di lokasi kejadian.
Sebagai bentuk penanganan cepat pascabencana terhadap klaster masyarakat rentan, Dinas Sosial Kota Padang langsung mengintervensi dengan menyalurkan bantuan logistik kedaruratan. Bantuan berupa kebutuhan dasar (basic needs) diserahkan langsung kepada keluarga Gadielman guna meringankan beban ekonomi pascamusibah.
Operasi kemanusiaan di kawasan Teluk Bayur ini memperlihatkan solidnya sinergi lintas instansi di lapangan. Proses evakuasi dan pendataan dikawal ketat oleh personel BPBD Kota Padang, pihak Kecamatan Padang Selatan, Kelurahan Teluk Bayur, Babinsa, BKO Satpol PP Kecamatan, Dinas Sosial, Dubalan, Kampung Siaga Bencana (KSB), pengurus RT/RW, serta puluhan warga sekitar yang bergotong-royong membersihkan sisa material longsor. (rsk/gmn)
#Editor: Marzuki RH









0 comments:
Post a Comment