✅Polsek Bungus Teluk Kabung dan BPBD Gerak Cepat Evakuasi Material Pakai Alat Berat: Arus Lalu Lintas Berhasil Dibuka Kembali Setelah Lima Jam
PADANG, (GemaMedianet.com) | Hujan dengan intensitas lebat yang mengguyur wilayah pesisir Kota Padang kembali memicu bencana hidrometeorologi yang melumpuhkan urat nadi transportasi logistik inter-daerah. Akses jalan lintas sumatera yang menghubungkan Kota Padang dengan Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) sempat putus total setelah material longsoran tanah berwujud masif runtuh menutupi seluruh badan jalan di kawasan Bungus Barat.
Insiden mencekam tersebut tepatnya terjadi di dekat kawasan Jembatan Panasahan, Jalan Raya Padang-Painan, Kelurahan Bungus Barat, Kecamatan Bungus Teluk Kabung (Bungtak), Kota Padang, Minggu (14/6/2026) sore sekitar pukul 16.50 WIB.
Tak sekadar menutup akses transportasi utama, terjangan material tanah tebing yang labil tersebut juga menyeret satu unit armada angkutan logistik yang tengah melintas dan memakan korban luka berat. Berdasarkan data resmi dari Polsek Bungus Teluk Kabung, sebuah mobil pikap Mitsubishi L-300 warna hitam dihantam gelombang tanah hingga terseret beberapa meter.
BACA JUGA : BPBD Padang Kerahkan Tim Rescue Bersihkan Longsor Bungus, Tunggu Alat Berat PU Provinsi Evakuasi Pikap L300
Sopir kendaraan nahas tersebut diketahui bernama Safril (40), seorang pengemudi yang beralamat di Jalan Irigasi Nomor 48, Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Akibat terseret material longsor bersama kendaraannya, korban dilaporkan mengalami cedera parah berupa patah tulang pada kaki kiri serta menderita trauma dada (trauma thorax). Personel kepolisian bersama warga langsung mengevakuasi korban ke RSUP dr. M. Djamil Padang untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Kapolresta Padang melalui Kapolsek Bungus Teluk Kabung, AKBP Syamsurizal, S.H., menjelaskan bahwa kronologis penanganan krisis berawal saat personel piket fungsi menerima laporan darurat dari pengguna jalan terkait adanya tebing yang runtuh menutup total akses lintas barat Sumatra tersebut.
"Mendapat informasi tersebut, personel piket fungsi Polsek Bungus Teluk Kabung langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP). Di lokasi, kami mendapati kondisi jalan sudah tidak dapat dilalui oleh kendaraan jenis apa pun dari kedua arah karena tertimbun tanah. Langkah awal petugas adalah mengamankan lokasi, membantu evakuasi korban luka, serta langsung berkoordinasi secara cepat dengan pihak BPBD Kota Padang guna pengerahan bantuan teknis," urai AKP Syamsurizal.
Kerahkan Loader, Skema Buka-Tutup Perlancar Arus
Merespons laporan darurat dari kepolisian, tim reaksi cepat BPBD Kota Padang langsung bergerak ke lokasi dan tiba di Jembatan Panasahan sekitar pukul 17.15 WIB. Mengingat besarnya volume material tanah dan bebatuan yang menutup jalan, tim gabungan langsung mengerahkan satu unit alat berat jenis Loader ysng didatangkan dari Dinas BMCKTR Provinsi Sumatera Barat untuk mempercepat proses pembersihan jalan.
Kerja keras tim gabungan di bawah guyuran sisa hujan akhirnya membuahkan hasil menjelang tengah malam. Sekitar pukul 21.55 WIB, seluruh material tanah longsor yang menyumbat jalan berhasil disingkirkan dari jalur utama.
Guna mengurai kemacetan panjang kendaraan yang sempat mengular selama hampir lima jam, personel Polsek Bungus Teluk Kabung berkolaborasi dengan jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Padang langsung menerapkan sistem buka-tutup arus secara presisi di lapangan.
"Evakuasi material selesai menjelang pukul sepuluh malam. Saat ini arus lalu lintas Padang-Painan maupun sebaliknya sudah dapat dilewati kembali. Anggota kami bersama Satlantas masih bersiaga di lapangan melakukan pengaturan lalu lintas untuk memastikan aliran kendaraan kembali normal dan lancar," pungkas Kapolsek AKP Syamsurizal menegaskan. (rsk/gmn)
#Editor : Marzuki RH









0 comments:
Post a Comment