PADANG, (GemaMedianet.com) | Cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda sebagian wilayah Kota Padang kembali memicu genangan ancaman hidrometeorologi di tingkat tapak. Akibat tidak kuat menahan terpaan angin yang datang tiba-tiba, sebuah pohon mahoni berukuran besar tumbang hingga menutup total akses transportasi publik dan merusak infrastruktur usaha milik warga di wilayah Koto Tangah.
Peristiwa kebencanaan tersebut dilaporkan terjadi di kawasan Jalan Pertanian Lubuk Minturun, RT 01 RW 01, Kelurahan Lubuk Minturun Sungai Lareh, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Minggu (14/6/2026) siang sekitar pukul 14.26 WIB.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kota Padang, pohon yang tumbang merupakan jenis mahoni dengan spesifikasi dimensi panjang mencapai kurang lebih 10 meter dan diameter batang sekitar 45 sentimeter. Kronologis kejadian murni dipicu oleh embusan angin kencang yang membuat struktur akar pohon tidak mampu menopang beban, sehingga rebah ke arah badan jalan dan menimpa sebuah warung milik warga setempat.
Mendapat laporan darurat dari masyarakat, personel Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kota Padang langsung bergerak taktis menuju lokasi kejadian. Di bawah komando langsung Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang bersama Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (KL), operasi pembersihan dan evakuasi langsung digelar menggunakan gergaji mesin (chainsaw).
"Anggota TRC PB langsung melakukan pemotongan dan pembersihan material pohon yang menghambat fasilitas umum tersebut. Fokus utama kami adalah membuka kembali akses jalan yang tersumbat agar mobilitas warga tidak lumpuh, sekaligus mengamankan area sekitar warung yang terdampak," tulis laporan resmi Pusdalops-PB BPBD Kota Padang.
Beruntung, meski material pohon sempat menghantam bagian warung dan menutup jalan utama, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Taksiran kerugian materil pun dilaporkan nihil berkat posisi tumbangan yang tidak menghancurkan struktur utama bangunan secara masif.
Keberhasilan evakuasi cepat ini tidak terlepas dari tingginya modal sosial dan sinergi organik di lapangan. Operasi pembersihan turut dikawal ketat oleh personel Polsek Koto Tangah, Kasi Trantib Kelurahan Lubuk Minturun, serta dibantu secara gotong-royong oleh puluhan warga sekitar. Hingga berita ini diturunkan, kondisi terakhir di lapangan menunjukkan material pohon sudah dalam proses penyelesaian akhir pengerjaan pembersihan. (rsk/gmn)
#Editor: Marzuki RH









0 comments:
Post a Comment