17 April 2020

Hasil Test Swab Kedua Dinyatakan Negatif, Pasien Covid-19 Y Berlinang Air Mata


PASAMAN, (GemaMedianet.com— Kabar baik pagi ini menyelimuti daerah Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Dimana pasien Covid-19 yang berinisial Y (43) warga Kecamatan Simpati sudah sehat usai menjalani perawatan di Rumah Sakit Achmat Muchtar Bukittinggi.

"Alhamdulillah, sekarang sudah sehat dan bisa kembali berkumpul bersama keluarga," terang Y (43) sesampainya di RSUD Lubuk Sikaping, Jumat (17/4/2020) malam.

Ia mengaku sangat berterima kasih atas keseriusan tim gugus dalam mengurus penanganannya sampai sehat saat ini.

"Tidak banyak yang bisa saya ungkapkan. Semoga kebaikan semua pihak yang telah membantu saya hingga segat dibalas oleh Allah SWT," ungkapnya sambil berlinang air mata.

Ketua gugus tugas sekaligus Bupati Kabupaten Pasaman, Yusuf Lubis mengatakan pasien tersebut dinyatakan sehat usai melihat hasil tes Swab kedua yang dilakukan oleh tenaga medis di RSAM Bukittinggi.

"Dari hasil tes Swab kedua itu (16/4) kemarin, pasien Y sudah negatif dari Covid-19. Kemudian kondisi kesehatannya juga sudah pulih seperti sedia kala. Makanya pasien sudah dibolehkan pulang ke rumahnya dan sampai di Lubuk Sikaping sekitar pukul 22.00 WIB," terang Yusuf Lubis.

Pasien Y kata Yusuf Lubis sengaja diistirahatkan di ruang VIP RSUD Lubuk Sikaping sebelum kemudian hari ini langsung diantar ke kampung halamannya.

"Saat ini tengah proses pengantaran pasien Y ke kampung halamannya di Kecamatan Simpati bersama tim gugus tugas," katanya.
Meskipun demikian, kata Yusuf Lubis, pihaknya tetap mengimbau kepada pasien agar tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada saat beraktifitas di lingkungan keluarga.

Sebelumnya pada (6/4) lalu, gugus tugas setempat menyatakan, bahwa pasien Y sebelumnya berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) positif terinfeksi Virus Corona.

Pasien diketahui memiliki riyawat perjalanan dari Malaysia yang sampai di Pasaman pada tanggal 17 Maret 2020 lalu.

Pasien baru ditetapkan status Notifikasi pada tanggal 24 Maret 2020 lalu, karena tak kunjung melaporkan diri ke pihak Puskesmas. Namun beberapa hari berselang pasien mulai merasakan sakit berupa demam, batuk dan sesak nafas.

Usai memeriksakan diri di Puskesmas Simpati, pasien langsung dirujuk ke RSUD Lubuk Sikaping sekitar pukul 11.00 WIB, (31/3) lalu.

Sesampainya di RSUD Lubuk Sikaping, pasien didiagnosa dokter menderita Demam, Batuk, sesak nafas, dan penurunan keadaan umum tubuh. Sehingga langsung dirujuk ke RSAM Bukittinggi sekitar pukul 15.00, (1/4) lalu.
(Noel)

0 komentar:

Post a Comment

Advertisement

loading...


eqmap

Iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN IKW RI

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Ekonomi Bisnis

IKLAN

Terkini

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER

INFO GEMPA

KARIR