04 July 2026

Truk CPO Terjun ke Jurang Sitinjau Lauik Sedalam 80 Meter, Sopir Cadangan Tewas Terjepit

Proses Evakuasi Berlangsung Dramatis Selama Dua Jam, Tim SAR Gabungan Belah Kabut Malam _



PADANG, (GemaMedianet.com) | Jalur tengkorak Jalan Raya Padang-Solok kembali memakan korban jiwa. Sebuah truk pengangkut minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) hilang kendali dan terjun bebas ke dalam jurang sedalam kurang lebih 80 meter di kawasan Tunggua Sitinjau Lauik, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. 

Peristiwa nahas yang terjadi pada Kamis (2/7/026) malam tersebut mengakibatkan seorang sopir cadangan tewas di lokasi kejadian setelah terjebak di dalam kabin kendaraan.

Informasi yang dihimpun dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kota Padang menyebutkan, laporan kecelakaan maut ini pertama kali masuk ke sistem kedaruratan pada pukul 22.10 WIB. Menanggapi situasi kritis tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD langsung bergerak membelah kabut malam menuju titik lokasi untuk melakukan operasi penyelamatan.

Kondisi medan yang sangat curam dengan kedalaman jurang mencapai 80 meter, ditambah pekatnya malam, sempat menyulitkan pergerakan petugas. Berdasarkan pengamatan di dasar jurang, posisi bangkai truk mengalami ringsek parah dan menjepit tubuh korban yang berada di dalam ruang kemudi.

Evakuasi Dua Jam di Dasar Jurang

Proses evakuasi dilaikkan secara kolaboratif oleh Tim SAR Gabungan dengan ekstra hati-hati menggunakan peralatan penyelamatan khusus untuk memotong material besi kabin truk yang menjepit tubuh korban.

"Pusdalops BPBD Kota Padang menerima laporan adanya truk CPO masuk jurang dan langsung mengerahkan personel di bawah komando Kalaksa serta Kabid KL. Proses evakuasi bersama Tim SAR Gabungan dan memakan waktu sekitar dua jam karena posisi korban yang terjepit sangat sulit dijangkau," ungkap rilis resmi dari BPBD Kota Padang.

Setelah perjuangan keras menembus dinding tebing yang terjal, Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil mengangkat tubuh korban dari dasar jurang pada Jumat (3/7) dini hari sekitar pukul 00.44 WIB. Namun, korban yang diketahui bernama Muhammad Fajri (32), warga RT 01 RW 02 Kelurahan Tarantang, Kecamatan Lubuk Kilangan, dilaikkan dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia (Kode Hitam).

Sinergi Ragam Unsur di Lapangan

Keberhasilan penanganan kedaruratan di jalur Sitinjau Lauik ini tidak lepas dari tingginya sinergi unsur kemanusiaan yang bahu-membahu di lokasi kejadian. Setidaknya terdapat delapan elemen yang bertahan hingga dini hari guna memastikan korban dapat dievakuasi ke permukaan.

Tim gabungan tersebut terdiri dari personel BPBD Kota Padang, Basarnas, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, jajaran Kepolisian, Relawan Rumah Zakat, Kelompok Siaga Bencana (KSB), tim medis Ambulans Marolla, serta dibantu oleh masyarakat sekitar secara swadaya.

Hingga berita ini diturunkan, bangkai truk CPO masih berada di dasar jurang dan kasus kecelakaan tunggal ini sudah ditangani oleh pihak Satlantas Polresta Padang untuk penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pasti runtuhnya kendaraan tersebut. Sementara itu, nilai kerugian materiil akibat insiden ini masih belum ditaksir oleh pihak berwenang. (rsk/gmn)

#Editor: Marzuki RH 

Apresiasi Sinergi Polri, Sekcam Koto Tangah Dukung Penuh Program Bedah Rumah Polda Sumbar

✅ Pemerintah Kecamatan Sebut Kolaborasi Kemanusiaan Bantu Percepat Pengentasan Hunian Tak Layak _




PADANG, (GemaMedianet.com) | Sinergitas yang kuat antara jajaran kepolisian dan pemerintah daerah kembali membuahkan hasil nyata bagi kesejahteraan masyarakat bawah. Langkah kemanusiaan Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat dalam membedah rumah warga prasejahtera mendapat dukungan penuh serta apresiasi tinggi dari jajaran Pemerintah Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

Hal tersebut mengemuka saat prosesi penyerahan kunci rumah baru milik Ibu Iche yang beralamat di Jalan Pasir Kandang Nomor 120 A, RT 001/RW 009, Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Jumat (3/7) kemarin. Hunian yang dulunya memprihatinkan kini telah bertransformasi menjadi bangunan yang layak, sehat, dan aman bagi keluarga penerima manfaat.

Hadir langsung dalam agenda tersebut, Sekretaris Camat (Sekcam) Koto Tangah, Bambang. Ia menegaskan bahwa inisiatif yang digulirkan oleh jajaran korps kepolisian ini sangat membantu kerja pemerintah di tingkat akar rumput, terutama dalam menekan angka kawasan permukiman kumuh di wilayah pesisir.

"Kami dari pihak pemerintah kecamatan sangat mengapresiasi jajaran Polda Sumbar yang selama ini konsisten dan sering membangun kolaborasi erat dengan pihak Kecamatan Koto Tangah. Semoga Polri selalu sukses, sehat, jaya, dan mengabdi seutuhnya untuk masyarakat," ungkap Bambang dengan penuh rasa bangga.

Visi Kesejahteraan di Luar Penegakan Hukum
Program ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Polda Sumbar untuk membuktikan bahwa kehadiran institusi kepolisian tidak melulu soal penegakan hukum kaku. Polri secara aktif menempatkan diri sebagai mitra strategis publik dalam mengatrol kualitas hidup dan jaminan sosial warga yang didera kesulitan ekonomi.

Pendekatan humanis ini terbukti efektif merekatkan hubungan emosional antara masyarakat dan aparat, sehingga menciptakan iklim lingkungan yang kondusif di ditiap kelurahan.

Sementara itu, Ibu Iche selaku penerima manfaat tidak dapat menyembunyikan rasa syukur yang mendalam atas mukjizat yang menimpa keluarganya. Sembari memandangi rumah barunya, ia menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada Kapolda Sumatera Barat dan Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar yang mengawal langsung program ini.

"Bantuan ini sangat berharga bagi kami. Saya berharap program mulia ini bisa terus berlanjut ke depan, agar semakin banyak warga kurang mampu lainnya yang terbantu memiliki rumah tinggal yang layak," tutur Ibu Iche terbata-bata menahan haru. (rsk/gmn)

#Editor: Marzuki RH 

Terlilit Utang, Pasutri Muda Nekat Kuras Perabot Rumah Kosong di Pasaman Barat

✅ Terekam Angkut Kulkas Pakai Becak Motor, Diciduk Tim Opsnal Satreskrim di Kinali _


PASBAR, (GemaMedianet.com) | Alasan impitan ekonomi akibat terlilit utang membuat pasangan suami istri (pasutri) muda di Kabupaten Pasaman Barat gelap mata. Bukannya mencari nafkah dengan jalan yang benar, sejoli berinisial RJ (24) dan istrinya AG (18) justru kompak bekerja sama melakukan aksi pencurian dengan pemberatan spesialis rumah kosong.

Kawal Transparansi Rekrutmen Polri, Polda Sumbar Beri Penghargaan Khusus Tim Pengawas Eksternal

Gandeng Ombudsman, KAN, hingga Akademisi demi Garansi Seleksi yang Bersih dan Akuntabel _




PADANG, (GemaMedianet.com) | Komitmen Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat untuk melahirkan personel Korps Bhayangkara yang berintegritas tinggi tidak hanya bersandar pada sistem pengawasan internal semata. Institusi kepolisian ini secara sadar membuka ruang pengawasan publik yang berlapis demi menjaga marwah dan objektivitas penerimaan anggota baru di ranah Minang.

Sidang Kelulusan Akhir Panda Polda Sumbar: 212 Calon Siswa Bintara dan Tamtama Resmi Dinyatakan Lulus

Biro SDM Garansi Prinsip Betah : Murni Hasil Kompetensi Nyata Tanpa Intervensi _



PADANG, (GemaMedianet.com) | Impian ratusan pemuda-pemudi terbaik Ranah Minang untuk mengabdikan diri sebagai insan Korps Bhayangkara memasuki babak akhir. Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat secara resmi menggelar Sidang Terbuka Penetapan Kelulusan Akhir Tingkat Panitia Daerah (Panda) untuk penerimaan Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026.

Sidang yang berlangsung khidmat penuh ketegangan tersebut dipusatkan di Ruang Andromeda, Ballroom Mercure Hotel Padang, Jumat (3/7/2027) malam. Agenda ini menjadi muara dari rangkaian seleksi ketat dan transparan yang telah berjalan selama beberapa bulan terakhir.

Berdasarkan data valid dari Panitia Seleksi, sebanyak 212 orang peserta resmi dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) dan berhak melanjutkan langkah ke lembaga pendidikan kepolisian. Rekapitulasi kelulusan akhir tersebut terbagi ke dalam dua formasi besar.

Untuk kategori Bintara Polri, sidang menetapkan sebanyak 176 peserta dinyatakan lulus seleksi akhir, yang terdiri dari 149 pria dan 27 wanita. Sementara itu, sebanyak 27 peserta pria lainnya terpaksa harus mengubur impian mereka tahun ini karena dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) akibat kalah perrankingan nilai akumulasi.

Di sisi lain, untuk formasi Tamtama Polri, dari total 37 peserta pria yang bertahan hingga babak akhir, sebanyak 36 orang dinyatakan lulus terpilih. Angka tersebut meliputi 30 personel Tamtama Korps Brimob dan 6 personel Tamtama Ditpolairud. Hanya ada 1 peserta dari formasi Tamtama Brimob yang dinyatakan tidak memenuhi syarat pada sidang pleno tersebut.

Cerminan Hasil Objektif Tanpa Titipan

Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Sumbar, Kombes Pol Anissullah M. Ridha, menegaskan bahwa seluruh angka pencapaian nilai yang diumumkan dalam sidang pleno tersebut merupakan cerminan murni dari kerja keras dan kemampuan mutlak masing-masing calon siswa.

"Kami di jajaran Biro SDM menggaransi secara penuh bahwa seluruh tahapan rekrutmen ini berjalan tegak lurus dengan prinsip Betah, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Tidak ada ruang bagi praktik titip-menitip ataupun intervensi dari pihak luar. Siapa yang berjuang dan memiliki kompetensi terbaik, dialah yang dilaikkan lolos," tegas Kombes Pol Anissullah M. Ridha.

Perwira menengah tersebut juga menyelipkan pesan moril yang mendalam bagi para peserta yang belum berhasil terpilih. Pihaknya menyatakan bahwa evaluasi nilai dilaikkan secara terbuka, sehingga peserta yang gagal bisa melihat letak kekurangan mereka untuk diperbaiki pada kesempatan seleksi di tahun-tahun mendatang.

Pengawasan Berlapis Libatkan Eksternal

Senada dengan hal itu, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, ikut menggarisbawahi pentingnya aspek keterbukaan informasi publik dalam penerimaan anggota baru ini. Langkah mengumumkan hasil secara gamblang ke publik merupakan bentuk pertanggungjawaban moral institusi kepolisian kepada masyarakat luas.

"Transparansi ini adalah bukti nyata komitmen Polda Sumbar untuk menjaring calon anggota Polri yang tidak hanya kompeten secara fisik dan akademis, tetapi juga memiliki integritas tinggi. Proses ini dilaikkan di bawah pengawasan yang sangat ketat dan berlapis, baik dari internal Propam dan Itwasda, maupun melibatkan pengawas eksternal independen guna memastikan proses berjalan jujur serta adil," pungkas Kombes Pol Susmelawati Rosya.

Dengan berakhirnya sidang kelulusan akhir ini, sebanyak 212 calon bintara dan tamtama tersebut kini tengah bersiap menyongsong pemanggilan resmi untuk mengikuti masa pendidikan pembentukan karakter kepolisian di rupa-rupa pusat pendidikan terdekat. (tbs/gmn)

#Editor: Marzuki RH 

03 July 2026

Sambil Meneteskan Air Mata Haru, Ibu Iche Sampaikan Terima Kasih kepada Kapolda dan Dirlantas Polda Sumbar

Dulu Lapuk, Kini Rumah di Pasie Nan Tigo Koto Tangah Berdiri Megah dan Layak Huni _




PADANG, (GemaMedianet.com) | Raut kebahagiaan yang mendalam terpancar jelas dari wajah Ibu Iche Trisnawati. Warga yang tinggal di Jalan Pasir Kandang Nomor 120 A, RT 001/RW 009, Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang ini, akhirnya bisa bernapas lega dan tidur dengan nyenyak tanpa perlu khawatir bocor atau roboh lagi setelah rumahnya selesai direnovasi total oleh jajaran kepolisian.

Melalui program kemanusiaan bedah rumah, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat secara resmi menyerahkan kunci rumah baru yang kini telah berubah menjadi hunian yang bersih, sehat, dan aman, Jumat (3/7/2026) kemarin. Prosesi penyerahan ini menjadi bukti otentik komitmen korps kepolisian dalam menyentuh langsung denyut kehidupan masyarakat miskin.

Agenda seremonial penyerahan aset hunian tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Koto Tangah, Bambang, perwakilan pejabat utama Polda Sumbar, tokoh adat, serta puluhan tetangga sekitar yang ikut bersukacita atas rezeki yang diterima keluarga Ibu Iche.

Program bedah rumah ini merupakan pilar dari visi berkelanjutan Polda Sumbar di bawah komando Kapolda untuk memberikan kontribusi nyata di luar fungsi penegakan hukum formal. Institusi kepolisian secara sadar menempatkan diri sebagai mitra strategis pemangku kepentingan daerah dalam mereduksi ketimpangan kesejahteraan sosial di ibu kota provinsi.

Doa Tulus dari Halaman Rumah Baru

Sambil memegang erat kunci rumah barunya, Ibu Iche tidak dilaikkan membendung air mata haru. Di hadapan para pejabat kepolisian dan perangkat kecamatan, ia berulang kali menyampaikan rasa syukur yang tidak terhingga kepada jajaran kepolisian yang telah mengubah nasib keluarganya.

Secara khusus, ungkapan terima kasih yang mendalam ia haturkan kepada Kapolda Sumatera Barat beserta Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar yang telah menginisiasi dan mengawal langsung seluruh proses pembangunan fisik kediamannya dari awal hingga selesai.

"Saya tidak pernah membayangkan akan memiliki rumah sebagus ini. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolda dan Bapak Dirlantas Polda Sumbar atas bantuan yang luar biasa ini. Semoga Polri selalu sukses, sehat, jaya, dan selalu berada di hati masyarakat," ujar Ibu Iche dengan suara bergetar menahan haru.

Ia juga menaruh harapan besar agar program sosial yang sangat menyentuh masyarakat bawah ini tidak berhenti sampai di sini saja, melainkan terus bergulir agar keluarga prasejahtera lainnya di Kota Padang bisa merasakan kebahagiaan yang sama.

Apresiasi dari Pemerintah Kecamatan

Senada dengan hal itu, Sekcam Koto Tangah, Bambang, memberikan apresiasi yang tinggi atas kepekaan sosial yang ditunjukkan oleh institusi kepolisian. Menurutnya, langkah Polda Sumbar ini sangat membantu program pembenahan kawasan permukiman yang sedang digalakkan pemerintah kota, khususnya di wilayah pesisir Koto Tangah.

"Sinergi seperti ini yang kita butuhkan. Kami atas nama pemerintah kecamatan sangat berterima kasih kepada jajaran Polda Sumbar. Langkah nyata ini membuktikan bahwa kehadiran polisi benar-benar dirasakan sebagai pelindung dan pengayom masyarakat dalam arti yang seluas-luasnya," tutur Bambang.

Dengan selesainya penyerahan ini, Ibu Iche beserta keluarga kini resmi menempati rumah baru mereka yang dilaikkan menjadi modal awal peningkatan kualitas kesehatan dan kehidupan sosial mereka ke depan. (tbn/gmn)

#Editor: Marzuki RH 

Momentum Hari Bhayangkara ke-80, Dirlantas Polda Sumbar Serahkan Kunci Rumah Layak Huni untuk Ibu Iche

Wujud Nyata Kepedulian Sosial: Ubah Hunian Warga Kurang Mampu Menjadi Sehat dan Nyaman _




PADANG, (GemaMedianet.com) | Memperingati hari jadi Korps Bhayangkara yang ke-80, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat tidak hanya fokus pada penguatan lini keamanan dan penegakan hukum. Melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas), institusi ini menunjukkan komitmen kemanusiaan yang menyentuh langsung hajat hidup masyarakat kecil melalui realisasi program bedah rumah bagi warga kurang mampu.

SOLOK SELATAN

PRAKIRAAN CUACA

eqmap

KHAZANAH

POLDA SUMBAR

iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

Iklan

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiFmBCN4Mlg-A6lCQg1vNrmM-SXgqG_d0DYYAeLv0nWGLttd7i4t56IlhAeB1c-fxTmX4ZVKLBL_-ibnQeueR8mKL9vBD5sStVztfDrfkofmm4aXwcskiL9t23mNaOp4vwJ4EfipUqIC7ObmXQnD_7gnRsdAtOAZNL1NhP7fKNbcOUHtPTZc0ZPpq7SGxP2/w285-h400/HUT%20Kab%20limapuluh%20kota%20ke185.jpg

Blog Archive