✅Biro SDM Garansi Prinsip Betah : Murni Hasil Kompetensi Nyata Tanpa Intervensi _
Sidang yang berlangsung khidmat penuh ketegangan tersebut dipusatkan di Ruang Andromeda, Ballroom Mercure Hotel Padang, Jumat (3/7/2027) malam. Agenda ini menjadi muara dari rangkaian seleksi ketat dan transparan yang telah berjalan selama beberapa bulan terakhir.
Berdasarkan data valid dari Panitia Seleksi, sebanyak 212 orang peserta resmi dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) dan berhak melanjutkan langkah ke lembaga pendidikan kepolisian. Rekapitulasi kelulusan akhir tersebut terbagi ke dalam dua formasi besar.
Untuk kategori Bintara Polri, sidang menetapkan sebanyak 176 peserta dinyatakan lulus seleksi akhir, yang terdiri dari 149 pria dan 27 wanita. Sementara itu, sebanyak 27 peserta pria lainnya terpaksa harus mengubur impian mereka tahun ini karena dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) akibat kalah perrankingan nilai akumulasi.
Di sisi lain, untuk formasi Tamtama Polri, dari total 37 peserta pria yang bertahan hingga babak akhir, sebanyak 36 orang dinyatakan lulus terpilih. Angka tersebut meliputi 30 personel Tamtama Korps Brimob dan 6 personel Tamtama Ditpolairud. Hanya ada 1 peserta dari formasi Tamtama Brimob yang dinyatakan tidak memenuhi syarat pada sidang pleno tersebut.
Cerminan Hasil Objektif Tanpa Titipan
Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Sumbar, Kombes Pol Anissullah M. Ridha, menegaskan bahwa seluruh angka pencapaian nilai yang diumumkan dalam sidang pleno tersebut merupakan cerminan murni dari kerja keras dan kemampuan mutlak masing-masing calon siswa.
"Kami di jajaran Biro SDM menggaransi secara penuh bahwa seluruh tahapan rekrutmen ini berjalan tegak lurus dengan prinsip Betah, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Tidak ada ruang bagi praktik titip-menitip ataupun intervensi dari pihak luar. Siapa yang berjuang dan memiliki kompetensi terbaik, dialah yang dilaikkan lolos," tegas Kombes Pol Anissullah M. Ridha.
Perwira menengah tersebut juga menyelipkan pesan moril yang mendalam bagi para peserta yang belum berhasil terpilih. Pihaknya menyatakan bahwa evaluasi nilai dilaikkan secara terbuka, sehingga peserta yang gagal bisa melihat letak kekurangan mereka untuk diperbaiki pada kesempatan seleksi di tahun-tahun mendatang.
Pengawasan Berlapis Libatkan Eksternal
Senada dengan hal itu, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, ikut menggarisbawahi pentingnya aspek keterbukaan informasi publik dalam penerimaan anggota baru ini. Langkah mengumumkan hasil secara gamblang ke publik merupakan bentuk pertanggungjawaban moral institusi kepolisian kepada masyarakat luas.
"Transparansi ini adalah bukti nyata komitmen Polda Sumbar untuk menjaring calon anggota Polri yang tidak hanya kompeten secara fisik dan akademis, tetapi juga memiliki integritas tinggi. Proses ini dilaikkan di bawah pengawasan yang sangat ketat dan berlapis, baik dari internal Propam dan Itwasda, maupun melibatkan pengawas eksternal independen guna memastikan proses berjalan jujur serta adil," pungkas Kombes Pol Susmelawati Rosya.
Dengan berakhirnya sidang kelulusan akhir ini, sebanyak 212 calon bintara dan tamtama tersebut kini tengah bersiap menyongsong pemanggilan resmi untuk mengikuti masa pendidikan pembentukan karakter kepolisian di rupa-rupa pusat pendidikan terdekat. (tbs/gmn)
#Editor: Marzuki RH









0 comments:
Post a Comment