01 July 2026

Pernah Pimpin Ranah Minang, Mantan Kapolda Sumbar Gatot Tri Suryanta Resmi Sandang Pangkat Komjen Pol

Kini Mengemban Amanah Sestama Lemhannas RI : Kabid Humas Kombes Pol Susmelawati Rosya Sebut Jadi Inspirasi Insan Bhayangkara _



JAKARTA, (GemaMedianet.com) | Kabar membanggakan datang dari korps kepolisian yang pernah menorehkan tinta emas dalam pengamanan di wilayah hukum Ranah Minang. Mantan Kapolda Sumatera Barat, Komjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA, secara resmi naik pangkat setingkat lebih tinggi menjadi Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi atau jenderal bintang tiga.

Prosesi kenaikan pangkat luar biasa tersebut dikukuhkan dalam Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Perwira Tinggi Polri yang dipimpin langsung oleh Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, di Markas Besar (Mabes) Polri, Jakarta, Selasa (30/6) kemarin.

Komjen Pol Gatot Tri Suryanta menjadi salah satu dari empat perwira tinggi (pati) terpilih yang menerima kenaikan pangkat menjadi jenderal bintang tiga. Tiga perwira tinggi lainnya yang turut menyandang pangkat Komjen Pol adalah Mulia Hasudungan Ritonga, Helmy Santika, dan Rudi Setiawan.

Saat ini, Komjen Pol Gatot Tri Suryanta tengah mengemban amanah strategis di luar struktur kepolisian, yakni sebagai Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Sestama Lemhannas RI). Kenaikan pangkat ini merupakan bagian dari sistem pembinaan karier yang ketat di lingkungan Polri, sekaligus merefleksikan kepercayaan penuh institusi atas kapasitas kepemimpinan, integritas moral, serta rekam jejak tanpa cacat yang ditunjukkannya sepanjang mengabdi pada negara.

Gaya Kepemimpinan Humanis di Ranah Minang

Bagi masyarakat Sumatera Barat, sosok Komjen Pol Gatot Tri Suryanta bukanlah nama yang asing. Saat menakhodai Korps Bhayangkara di Polda Sumbar, ia dikenal sangat aktif memperkuat pilar sinergitas bersama pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh adat (LKAAM), pemuka agama, serta berbagai elemen organisasi kepemudaan dalam memelihara stabilitas keamanan dan ketertiban.

Pendekatan yang humanis serta gaya komunikasi yang inklusif tanpa jarak menjadi ciri khas kepemimpinannya yang melekat kuat di hati warga Sumbar. Berbagai penugasan pelik di lapangan berhasil dicarikan solusinya melalui konsensus sosial yang damai.

Merespons pencapaian gemilang tersebut, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyampaikan apresiasi mendalam dan ucapan selamat mewakili seluruh personel di daerah. Menurutnya, anugerah bintang tiga ini adalah buah manis dari loyalitas dan dedikasi panjang yang konsisten.

“Kami keluarga besar Polda Sumatera Barat mengucapkan selamat dan sukses setinggi-tingginya atas kenaikan pangkat Komjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA. Semoga beliau senantiasa dianugerahi kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam mengawal amanah baru di Lemhannas RI. Semoga pencapaian struktural ini menjadi inspirasi dan pemacu semangat bagi seluruh insan Bhayangkara di Sumbar untuk terus mengabdi secara profesional, humanis, dan berintegritas demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya. (tbs/gmn)

#Editor: Marzuki RH 

Peringati HUT Bhayangkara ke-80 di Istana Gubernur, Kapolda Sumbar Serukan Penguatan Sinergitas Hadapi Siber dan TPPO

Komjen Pol Gatot Tri Suryanta : Setiap Kebijakan Kepolisian Harus Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat _




PADANG, (GemaMedianet.com) | Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat meneguhkan kembali khitah pengabdiannya sebagai pilar pelindung dan pengayom masyarakat di ranah hukum Minangkabau. Memasuki usia delapan dekade, institusi kepolisian daerah dituntut untuk semakin responsif, adaptif, serta melepaskan diri dari sekat-sekat birokrasi kaku demi menghadirkan pelayanan publik yang inklusif.

Komitmen moral tersebut mengemuka dalam upacara khidmat peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Lapangan Istana Gubernur Provinsi Sumatera Barat, Padang, Rabu (1/7/2026). Peringatan sewindu sejarah kepolisian nasional tahun ini mengusung tema sentral yang lugas: "Polri untuk Masyarakat".

Dalam amanatnya, Kapolda Sumatera Barat, Komjen Pol Gatot Tri Suryanta, menegaskan bahwa momentum historis Hari Bhayangkara merupakan waktu krusial bagi seluruh personel dari tingkat polda hingga polsek untuk melakukan kontemplasi dan audit kinerja secara menyeluruh.

"Peringatan delapan puluh tahun ini bukan sekadar seremonial baris-berbaris. Ini adalah alarm pengingat bagi kita semua bahwa setiap helaan napas, langkah kaki, dan kebijakan hukum yang ditelurkan oleh Polri harus senada serta berorientasi penuh pada kemaslahatan masyarakat, bangsa, dan negara," tegas Komjen Pol Gatot Tri Suryanta di hadapan ratusan peserta upacara dan unsur pimpinan daerah.

Peta Kerawanan Baru : Dari Kejahatan Siber hingga TPPO

Jenderal bintang tiga ini tidak menampik bahwa ruang sosiologis dan keamanan di Sumatera Barat ke depan akan dikepung oleh rupa-rupa tantangan yang kian rumit serta bergerak dinamis. Ia memetakan beberapa klaster kerawanan makro yang menjadi fokus utama korps baju cokelat, mulai dari eskalasi kejahatan siber berbasis teknologi informasi, peredaran gelap narkotika lintas provinsi, Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), kejahatan transnasional, hingga manajemen kontingensi bencana alam.

Menghadapi kompleksitas ancaman tersebut, Komjen Pol Gatot menggarisbawahi bahwa paradigma kepolisian modern tidak lagi menempatkan Polri sebagai aktor tunggal (single fighter) dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

"Polri dituntut untuk terus menaikkan kapasitas kelembagaan melalui pendekatan kemitraan strategis. Sinergitas yang solid bersama rekan-rekan TNI, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Forkopimda, akademisi, pemuka agama, pemuka adat (tungku tigo sajarangan), insan media, dan seluruh komponen bangsa adalah kunci utama memenangkan pertempuran melawan kejahatan modern," urai Kapolda Sumbar.

Sebagai bentuk penghormatan atas jalinan kemitraan yang harmonis, Kapolda secara khusus menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Pemprov Sumbar, pemerintah kabupaten/kota, serta seluruh masyarakat yang selama ini bertindak sebagai mitra kritis kepolisian. Ucapan terima kasih juga dialamatkan kepada seluruh personel Polda Sumbar atas loyalitas dan dedikasi tanpa pamrih di lapangan.

Di penghujung amanatnya, Komjen Pol Gatot Tri Suryanta melempar instruksi keras kepada seluruh jajarannya untuk menjadikan Hari Bhayangkara ke-80 sebagai momentum pembersihan internal dari segala bentuk perilaku menyimpang yang dapat mencederai marwah institusi.

"Mari kita perkokoh semangat pengabdian dan tingkatkan kepercayaan publik. Kami senantiasa membuka diri terhadap kritik yang membangun dan partisipasi aktif dari seluruh warga Sumatera Barat. Hanya dengan kebersamaan, Polri akan tetap tegak berdiri sebagai pelayan masyarakat yang profesional, modern, dan terpercaya. Salam Presisi!" pungkas Komjen Pol Gatot. (tbs/gmn)

#Editor: Marzuki RH 

Pimpin HUT Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Presiden Prabowo Anugerahkan Penghargaan dan Pangkat Kehormatan Tokoh Polri



BOGOR, (GemaMedianet.com) | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin langsung upacara khidmat peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang dipusatkan di Lapangan Satuan Latihan (Satlat) Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026). 

Bobol Rumah di Air Bangis, Tiga Komplotan Maling Antar-Jorong Digulung Polsek Sungai Beremas




PASBAR, (GemaMedianet.com) | Sepak terjang komplotan pencuri spesialis bongkar rumah yang meresahkan warga Jorong Pasar Baru Barat, Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, akhirnya terhenti. Tim Opsnal Polsek Sungai Beremas, Polres Pasaman Barat, bergerak cepat meringkus tiga orang pria yang menjadi otak sekaligus eksekutor aksi kejahatan tersebut.

Akselerasi Rehab-Rekon Pascabanjir, Wali Kota Fadly Amran Gandeng BWS Sumatera V Tuntaskan Normalisasi Sungai



PADANG, (GemaMedianet.com) | Pemerintah Kota Padang mengambil langkah tegas dalam memotong rantai birokrasi penanganan pascabencana hidrometeorologi yang sempat melumpuhkan aktivitas warga di sejumlah kawasan urban.

30 June 2026

Genjot PAD dan Berantas Pungli, Pemko Padang Adopsi Sistem Parkir Digital Kota Bandung



BANDUNG, (GemaMedianet.com) | Pemerintah Kota Padang terus bergerilya mencari formula terbaik dalam menata estetika kota sekaligus menutup celah kebocoran pendapatan daerah. Menyadari bahwa sektor perparkiran tepi jalan umum sering kali menjadi titik rawan praktik premanisme dan kebocoran anggaran, Pemko Padang membidik transformasi digital sebagai solusi mutakhir untuk menciptakan keteraturan tata ruang publik.

Gandeng Unand dan Pegadaian, Wali Kota Fadly Amran Terima Riset Strategis Mitigasi Megathrust Mentawai

Hadiri Forum CEO Talk : Perkuat Kolaborasi Pentahelix Demi Meminimalkan Dampak Kebencanaan di Kota Padang _



PADANG, (GemaMedianet.com) | Ketahanan kota dalam menghadapi potensi bencana katastrofe global di sepanjang pesisir barat Sumatera memerlukan fondasi kebijakan yang berbasis data ilmiah solid. Sadar bahwa ancaman gempa bumi dan tsunami bukan lagi sekadar prediksi melainkan realitas geografis yang membayangi, Pemerintah Kota Padang terus merapatkan barisan bersama institusi akademis dan badan usaha milik negara untuk menyusun cetak biru mitigasi yang aplikatif.

Langkah taktis tersebut dipertajam melalui kehadiran Wali Kota Padang, Fadly Amran, dalam forum diskusi tingkat tinggi CEO Talk yang diselenggarakan oleh Universitas Andalas (Unand) berkolaborasi dengan PT Pegadaian (Persero).

Agenda strategis yang berpusat di Gedung Auditorium Kampus Unand, Limau Manis, Senin (29/6/2026) kemarin, dirangkaikan dengan penyerahan secara resmi hasil riset mendalam mengenai "Program Kesiapsiagaan Mandiri Menghadapi Ancaman Gempa Megathrust Mentawai dan Tsunami di Kota Padang".

Dalam pemaparannya, Wali Kota Fadly Amran menegaskan bahwa tata kelola kebencanaan, terutama ancaman tsunami dan bencana banjir bandang, tidak boleh diletakkan sebagai tugas sektoral satu instansi pemerintah semata. Diperlukan kerja sama kolektif model pentahelix yang melibatkan akademisi, sektor bisnis, komunitas, dan media massa.

"Kita semua sadar bahwa bencana alam secara kodrati tidak dapat dihindari oleh manusia. Namun, risiko fatalitas, kerusakan infrastruktur, serta kerugian ekonomi dapa ditekan secara signifikan melalui penguatan sistem mitigasi yang berkelanjutan dan berbasis komunitas lokal," tegas Fadly Amran di depan civitas akademika dan jajarandireksi BUMN.

Konversi Riset Menjadi Kebijakan Publik Konkret

Fadly menambahkan, hasil dokumen riset kesiapsiagaan mandiri yang disusun oleh para pakar Unand ini akan dijadikan sebagai salah satu rujukan utama bagi Pemko Padang dalam menata ulang jalur evakuasi, penguatan struktur bangunan selter, serta kurikulum edukasi kebencanaan di sekolah-sekolah dasar hingga tingkat menengah.

Keterlibatan PT Pegadaian (Persero) dalam menyokong forum ini juga dinilai sebagai wujud nyata dari tanggung jawab sosial lingkungan korporasi (Corporate Social Responsibility) yang tepat sasaran, dimana investasi dialokasikan untuk menjaga keselamatan jiwa warga urban yang bermukim di zona merah di pesisir pantai.

"Dokumen hasil riset ini tidak boleh hanya berakhir menjadi tumpukan kertas di perpustakaan. Pemko Padang berkomitmen mengonversi setiap rekomendasi ilmiah ini menjadi regulasi taktis di lapangan. Kesiapsiagaan mandiri tiap keluarga adalah kunci utama keselamatan saat megathrust terjadi," pungkas Fadly. (hkp/gmn)

#Editor: Marzuki RH 


SOLOK SELATAN

PRAKIRAAN CUACA

eqmap

KHAZANAH

POLDA SUMBAR

iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

Iklan

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiFmBCN4Mlg-A6lCQg1vNrmM-SXgqG_d0DYYAeLv0nWGLttd7i4t56IlhAeB1c-fxTmX4ZVKLBL_-ibnQeueR8mKL9vBD5sStVztfDrfkofmm4aXwcskiL9t23mNaOp4vwJ4EfipUqIC7ObmXQnD_7gnRsdAtOAZNL1NhP7fKNbcOUHtPTZc0ZPpq7SGxP2/w285-h400/HUT%20Kab%20limapuluh%20kota%20ke185.jpg

Blog Archive