Medan Perbukitan dan Jalan Sempit Jadi Tantangan, Damkar Kota Padang Kerahkan 6 Armada dan 65 Personel _
PADANG, (GemaMedianet.com) | Ujian kesiapsiagaan melanda kawasan pesisir perbukitan Padang Selatan pada pengujung pekan. Sebuah kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di kawasan puncak, menghanguskan satu unit tempat tinggal warga dan memaksa satu keluarga kehilangan tempat bernaung di tengah situasi geografis yang ekstrem.
Peristiwa memilukan tersebut menimpa rumah milik Yeni (20), seorang ibu rumah tangga yang berlokasi di RT 003 / RW 001, Kelurahan Bukit Gado-Gado, Kecamatan Padang Selatan, Sabtu (27/6) menjelang tengah malam.
Informasi yang dihimpun dari Mako Damkar Kota Padang menyebutkan, laporan kebakaran pertama kali masuk ke pusat komando (call center) pada pukul 22.43 WIB. Menyadari titik api berada di kawasan perbukitan rawan, Peleton C Damkar Padang bergerak cepat dengan memberangkatkan armada hanya satu menit setelah laporan diterima, yakni pukul 22.44 WIB.
Menembus jarak sekitar 7 kilometer dari Mako utama dengan medan jalan yang menanjak curah dan terjal, tim pemadam berhasil tiba di lokasi kejadian pada pukul 22.50 WIB.
Menurut kesaksian warga setempat, Astri Yelmita Asri (54), kobaran api pertama kali terlihat sudah dalam kondisi membesar dari arah dapur rumah korban. Melihat situasi yang kian tidak terkendali, saksi bersama warga sekitar langsung berteriak meminta pertolongan dan menghubungi nomor darurat Damkar Kota Padang.
Sinergi Lintas Sektoral di Medan Ekstrem
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang melalui Peleton C menjelaskan bahwa proses pemadaman menghadapi tantangan sosiologis dan spasial yang cukup berat di lapangan. Lokasi kebakaran yang berada di kawasan perbukitan tinggi dicirikan oleh akses jalan yang sempit, struktur jalan terjal, serta padatnya kerumunan masyarakat yang menyaksikan kejadian secara langsung.
Guna mengantisipasi perluasan dampak, Damkar Padang meluncurkan 6 unit armada pemadam kebakaran dengan kekuatan penuh mencapai 65 personel. Berkat lokalisasi area yang taktis, rembetan api yang mengancam luas area sekitar 200 meter persegi dan dua bangunan di sekitarnya berhasil dibendung.
Operasi pemadaman dinyatakan selesai secara total pada pukul 23.28 WIB, setelah petugas melakukan pendinginan menyeluruh untuk memastikan tidak ada lagi titik api sekunder tersembunyi.
"Akses jalan yang kecil dan terjal di Bukit Gado-Gado membutuhkan keahlian berkendara khusus dari operator armada. Berkat kerja sama solid bersama jajaran Kepolisian, TNI, Camat Padang Selatan, PMI, dan pihak Kelurahan, objek utama berhasil dipadamkan dengan korban jiwa nihil," tulis laporan resmi Peleton C Damkar Padang.
Akibat kejadian ini, bangunan semi permanen berukuran sekitar 20 x 15 meter persegi tersebut mengalami kerusakan berat. Total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 100 juta, sedangkan aset berharga di sekitar lokasi senilai Rp150 juta berhasil diselamatkan dari amukan api. Saat ini, 4 jiwa dari 1 Kepala Keluarga (KK) terpaksa diungsikan ke tempat kerabat terdekat, sementara penyebab pasti kebakaran masih berada di dalam koridor penyelidikan pihak kepolisian. (rsk/gmn)









0 comments:
Post a Comment