21 August 2026

PBNU Sumbar Gelar Halaqah Pembumian Qanun Asasi: Gus Kikin Tegaskan Pentingnya Menghidupkan Ruh Organisasi

Silaturahmi Cicit KH Hasyim Asy'ari di Padang: Prof Ganefri Dorong Penguatan Pendidikan UNU _



PADANG, (GemaMedianet.com) l Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Barat menggelar agenda strategis bertajuk Halaqah Pembumian Qanun Asasi Nahdlatul Ulama yang berlangsung di Hotel UNP Padang, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan yang mengusung tema "Merawat Tradisi, Meneguhkan Negeri" tersebut dirangkaikan dengan silaturahmi bersama Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng ke-8, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin). Figur ulama nasional yang juga merupakan cicit dari pendiri NU, Mbah KH Hasyim Asy'ari, tersebut hadir di tengah jajaran pengurus dan kader NU Ranah Minang.

Gus Kikin yang meneruskan kepemimpinan Pesantren Tebuireng pasca-wafatnya KH Salahuddin Wahid (Gus Soliq/Gus Dur) pada 2020 lalu, saat ini merupakan salah satu Calon Ketua Umum PBNU yang akan bersaing pada Muktamar ke-35 di Jombang pada 27–31 Agustus 2026 mendatang.

Ketua PWNU Sumatera Barat, Prof. Ganefri, Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan selamat datang atas kehadiran Gus Kikin di Kota Padang. Pihaknya menitipkan harapan besar agar kepengurusan PBNU mendatang memberi perhatian penuh pada pengembangan institusi pendidikan di bawah naungan NU, khususnya Universitas Nahdlatul Ulama (UNU).

“Kami menyambut hangat kehadiran Gus Kikin. Harapan kita bersama, jika beliau amanah memimpin PBNU hasil Muktamar ke-35 di Jombang mendatang, sektor pendidikan tinggi NU seperti UNU dapat terus diperkuat kapasitasnya,” tutur Prof. Ganefri.

Revitalisasi Qanun Asasi Jadi Benteng Ideologi Organisasi

Dalam pemaparannya, Gus Kikin menegaskan bahwa revitalisasi Qanun Asasi yang dirumuskan KH Hasyim Asy'ari pada tahun 1926 merupakan kebutuhan mendesak untuk dihidupkan kembali sebagai manhaj dan ruh perjuangan warga nahdliyin.

Qanun Asasi lahir di tengah krisis keumatan masa kolonial untuk menyatukan barisan dan membangun fondasi kokoh organisasi. Ketika nilai Qanun Asasi dihayati, budaya organisasi akan berfokus pada keilmuan, kepemimpinan berbasis amanah, penguatan ukhuwah, serta musyawarah.

“Revitalisasi Qanun Asasi bukan berarti kita berjalan mundur ke masa lalu. Langkah ini adalah ikhtiar menghidupkan kembali nilai-nilai dasar peradaban guna menjawab tantangan zaman dan disrupsi masa depan,” tegas Gus Kikin. 

Seperti diketahui, jajaran PWNU Sumatera Barat bersama 20 Pengurus Cabang (PCNU) kabupaten/kota se-Sumbar siap bertolak menghadiri agenda Muktamar ke-35 NU di Jombang pada 27–31 Agustus 2026 mendatang. (mrh/gmn)

#Editor: RS Khadiva

0 comments:

Post a Comment


SOLOK SELATAN

PRAKIRAAN CUACA

eqmap

KHAZANAH

POLDA SUMBAR

iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

Iklan

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

Blog Archive