✅Ditlantas Polda Sumbar Padukan Nilai Religius dan Filosofi Adat: Gandeng Ulama serta Ninik Mamak, Tegaskan Penegakan Hukum Humanis
PADANG, (GemaMedianet.com) | Momentum sakral pergantian tahun dalam kalender Islam tidak sekadar dimaknai sebagai seremonial spiritual tahunan oleh jajaran Korps Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Barat. Di bawah nakhoda kepemimpinan yang visioner, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumbar secara progresif mentransformasikan esensi teologis "Hijrah" ke dalam ruang praktis keselamatan berkendara guna menekan angka fatalitas kecelakaan di jalan raya.
Menyambut fajar Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Ditlantas Polda Sumbar resmi meluncurkan gerakan moral dan spiritual yang ditujukan kepada seluruh lapisan masyarakat di Ranah Minang. Pesan kebangsaan tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidik, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakil Direktur Lalu Lintas, AKBP Yudho Huntoro, S.I.K., M.I.K., melalui maklumat resmi yang dikemas sarat akan muatan Islami dan identitas kedaerahan.
Kombes Pol Reza Chairul Akbar menegaskan, makna hakiki dari hijrah—yakni berpindah dari kondisi yang buruk menuju kondisi yang jauh lebih baik—sangat linear dengan cetak biru (blueprint) pemeliharaan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
"Mari kita jadikan pergantian tahun baru Islam 1448 Hijriah ini sebagai tonggak awal untuk memperbaiki diri secara menyeluruh, memperkuat fondasi keimanan, serta meningkatkan eskalasi amal kebaikan. Dalam konteks keselamatan jalan raya, hijrah berarti memutus total kebiasaan buruk ugal-ugalan, melanggar rambu, serta enggan menggunakan helm atau sabuk pengaman, untuk kemudian berpindah secara total menuju budaya berkendara yang tertib, santun, dan saling menghargai nyawa sesama pengguna jalan," urai Dirlantas Polda Sumbar secara komprehensif.
Uniknya, pendekatan Ditlantas Polda Sumbar kali ini mendapat apresiasi luas karena sangat menghormati psikologi kultural masyarakat lokal. Desain pesan kamtibmas yang dirilis sengaja memadukan tiga pilar kekuatan sosiologis Sumbar. Pertama, unsur religius berupa kaligrafi Bismillahirrahmanirrahim. Kedua, unsur kedaerahan melalui siluet ikonik Rumah Gadang serta Menara Masjid Raya Sumatera Barat (Masjid Raya Syeikh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi). Ketiga, unsur institusi bhayangkara di mana Kombes Pol Reza Chairul Akbar dan AKBP Yudho Huntoro tampil dengan gestur "salam sambah" khas Minangkabau.
Perwira Menengah dengan tiga melati di pundak ini menjelaskan, visualisasi tersebut merupakan implementasi konkret dari penghormatan Polri terhadap filosofi hidup masyarakat Minang, yakni Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK). "Kami meyakini pesan keselamatan akan jauh lebih menghunjam ke dalam sanubari masyarakat apabila disampaikan menggunakan instrumen bahasa budaya dan nilai agama yang mereka agungkan," jelas Kombes Pol Reza Chairul Akbar.
Komitmen Pelayanan Prima dan Sinergi Nagari di Tahun Baru
Memasuki tahun 1448 H, Ditlantas Polda Sumbar telah menyusun empat pilar komitmen strategis untuk memodernisasi pelayanan lalu lintas di Sumbar. Komitmen tersebut meliputi penguatan edukasi secara masif melalui program Police Goes to School dan Safety Riding yang menyasar klaster pesantren dan sekolah selama bulan Muharram.
Selain itu, Ditlantas juga memperkuat sistem penegakan hukum humanis dengan mengoptimalkan kamera tilang elektronik (Electronic Traffic Law Enforcement/ETLE) dan teguran simpatik, namun tetap memberlakukan tindakan tegas tanpa kompromi terhadap pelanggaran fatal yang meresahkan publik seperti aksi balap liar dan penggunaan knalpot brong. Lini pelayanan publik pada pengurusan SIM, Samsat, hingga penanganan kecelakaan lalu lintas (laka lantas) juga digaransi berjalan cepat, transparan, dan bersih dari praktik pungutan liar (pungli).
Langkah preventif ini diperkuat dengan komitmen Ditlantas untuk menggandeng alim ulama, cadiak pandai, serta ninik mamak di setiap nagari untuk dikukuhkan sebagai "Duta Keselamatan Berlalu Lintas". Wadirlantas Polda Sumbar, AKBP Yudho Huntoro, menyatakan seluruh jajaran operasional siap mengawal penuh instruksi tersebut dengan bekerja lebih ikhlas dan profesional.
"Tertib berlalu lintas adalah cerminan dari kesempurnaan iman seseorang, karena ikhtiar menjaga keselamatan nyawa diri sendiri dan orang lain merupakan perintah suci agama. Atas nama keluarga besar Ditlantas Polda Sumbar, kami mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Mari kita hijrah bersama menuju jalan keselamatan demi mewujudkan Sumatera Barat yang lebih berkah, tertib, dan madani," pungkas Kombes Pol Reza Chairul Akbar menutup maklumatnya. (rsk/gmn)
#Editor: Marzuki RH









0 comments:
Post a Comment