27 Oktober 2022

Empat Pelaku Tambang Emas Ilegal Ditangkap Satreskrim Polres Solok Selatan.




SOLSEL, (GemaMedianet.com| Sebanyak empat orang pelaku kegiatan tambang emas ilegal beserta satu unit Alat Berat Jenis Excavator merek Sany berhasil ditangkap oleh Satuan Reskrim (Satreskrim) Polres Solok Selatan pada Sabtu (22/10/2022) siang.

Kapolres Solok Selatan AKBP Arief Mukti Surya Adhi Sabhara, SH, S.I.K, M.Si melalui Waka Polres Kompol Yonnis Fendri, SH, MH didampingi oleh Kabag Ops Dadang Iskandar, SH, Kasat Reskrim Sudirman, SH dan Kasubsi Penmas Ipda M.Ridwan menerangkan, pengungkapan kasus tersebut pada saat pelaksanaan Release di Mapolres Solok Selatan, Rabu (26/10) siang.

Pada pelaksanaan release tersebut Kompol Yonnis menjelaskan bahwa, penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan laporan dari masyarakat tentang adanya kegiatan tambang ilegal di lereng bukit aliran Sungai Batang Ligawan Kec.Sangir Batang Hari Kab.Solok Selatan.

"Menanggapi laporan masyarakat tentang adanya aktivitas kegiatan tambang emas ilegal, petugas kemudian langsung menelusuri kebenaran laporan tersebut. Dan benar saja setelah melakukan perjalanan selama dua hari, petugas berhasil menemukan lokasi kegiatan tambang emas tersebut lalu kemudian melakukan penindakan" jelasnya.

Dari hasil penindakan tersebut, Satuan Reserse Polres Solsel berhasil mengamankan 4 orang pelaku antara lain DF (21) operator excavator, AE (48) manager lapangan, TH (25) knek excavator dan RM (47) anggota asbuk. Selain keempat pelaku, petugas juga mengamankan 1 unit alat berat jenis excavator merk Sany warna kuning, 1 unit mesin dompeng, 1 lembar karpet penyaring emas, 1 potong selang air, 1 potong selang spiral dan 1 potong selang gabang yang digunakan oleh pelaku untuk melakukan penambangan emas ilegal.

"Atas perbuatan pelaku kami kenakan Pasal 158 Undang Undang Nomor 3 tahun 2020 tentang perubahan atas Undang Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara. Dimana setiap orang yang melakukan penambangan tanpa izin sebagaimana yang dimaksud pasal 35 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak 100 miliar," pungkasnya.

"Sedangkan untuk pelaku dan barang bukti pada saat ini kami amankan di Mapolres Solok Selatan guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Unit Tipiter Sat Reskrim Polres Solok Selatan" tutup AKBP Arief Mukti melalui Kompol Yonnis. (Hr/humas).

0 comments:

Posting Komentar

Advertisement

loading...


eqmap

SUMATERA UTARA

JMSI

JMSI

Mario Syahjohan

Mario Syahjohan

POLDA SUMBAR

KOMUNITAS

KULINER

MENTAWAI

MANCANEGARA


Remaja dan Prestasi

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views


Terkini



Rantau

HISTORIA



FACEBOOK - TWEETER


Artikel


BUMN


Khazanah






Adv