PADANG, (GemaMedianet.com) | Kesiapsiagaan jajaran Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang kembali diuji dalam mengatasi ancaman kebakaran di kawasan padat hunian. Respons cepat dalam durasi enam menit berhasil mencegah kehancuran massal saat api melahap satu unit rumah permanen di Jalan Barito Nomor 4, RT 002 RW 003, Kelurahan Rimbo Kaluang, Kecamatan Padang Barat, Sabtu (18/7/2026) siang.
Berdasarkan data resmi dari Peleton C Damkar Kota Padang, laporan mengenai amuk si jago merah masuk ke pusat komando pada pukul 11.14 WIB. Menindaklanjuti informasi tersebut, armada pertama langsung bergerak dari Mako 113 Rasuna Said pada pukul 11.15 WIB dan berhasil tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 11.21 WIB guna memutus perambatan api pada Juli 2026.
Hadapi Akses Sempit di Jantung Perumahan Padat
Operasi pemadaman yang dipimpin oleh Peleton C menghadapi tantangan geografis yang cukup berat di lapangan. Kondisi akses jalan masuk yang sempit, ditambah dengan tingginya konsentrasi masyarakat yang berkerumun di sekitar lokasi, menjadi hambatan tersendiri bagi pergerakan armada besar.
Mengingat lokasi kebakaran berada di area perumahan yang rapat dengan potensi rambatan yang sangat tinggi, Damkar Kota Padang langsung menerjunkan kekuatan penuh berupa 6 unit armada pemadam bersama 65 personel gabungan. Sinergi di lapangan terbangun solid dengan dukungan penuh dari jajaran Polresta Padang, Kodim, serta relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang.
Kronologi peristiwa bermula ketika seorang saksi mata bernama Lorayanti (63) melihat kobaran api yang sudah membesar dari arah dalam rumah milik Muhammad Arif Fadit (32). Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan dan segera menghubungi nomor darurat Damkar Padang. Penyebab pasti munculnya api hingga saat ini masih berada dalam proses penyelidikan intensif oleh pihak berwajib.
Satu Rumah Rusak Berat, Aset Sekitar Berhasil Diamankan
Amukan api yang berlangsung cepat mengakibatkan bangunan rumah tinggal seluas kurang lebih 300 meter persegi tersebut mengalami kerusakan berat. Dua orang penghuni rumah terpaksa diungsikan ke tempat yang lebih aman. Meskipun kerugian material ditaksir mencapai Rp300 juta, beruntung tidak ada korban luka maupun meninggal dunia dalam peristiwa ini.
"Petugas di lapangan bekerja keras melakukan lokalisasi api secara taktis. Langkah ini berhasil menyelamatkan sedikitnya 8 unit bangunan rumah tinggal di sekitarnya dengan taksiran nilai aset yang terlindungi mencapai Rp1 miliar," terang Kalaksa BPBD Kota Padang Hendri Zulviton membenarkan laporan resmi Peleton C Damkar Padang usai penanganan selesai total pada pukul 11.53 WIB.
Pihak manajemen kedaruratan kota terus mengimbau warga agar selalu waspada terhadap potensi arus pendek listrik dan segera memanfaatkan layanan terpadu melalui Call Center Padang Sigap 112 apabila mendapati kondisi darurat di lingkungan sekitar. (mrh/gmn)
#Editor: RS Khadiva









0 comments:
Post a Comment