PRAKIRAAN CUACA

eqmap

13 January 2026

Dialog Bupati Welly Dengan Mendagri, Terungkap Ada Program 300 Ribu Jembatan Gantung



PASAMAN, (GemaMedianet.com) | Bupati Pasaman, Welly Suhery, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Provinsi Sumatera Barat yang digelar di Auditorium Gubernuran, Selasa (13/1/2025), pukul 09.00 WIB.

Rakor tersebut dihadiri seluruh bupati dan wali kota se-Sumatera Barat. Kegiatan dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dan dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Wakil Gubernur Vasko Ruseimy, Kepala BNPB, para wakil menteri, unsur Forkopimda, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumbar, serta undangan lainnya.

Dalam forum strategis tersebut, Bupati Pasaman Welly Suhery berkesempatan berdialog langsung dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian terkait kondisi Kabupaten Pasaman pascabencana.

Mendagri secara khusus menanyakan perkembangan infrastruktur dan pelayanan dasar di Pasaman.

“Pasaman bagaimana kondisinya? Apakah ada kendala terkait saluran air, gas, BBM, jalan, dan jembatan? Bagaimana kondisinya di sana, Pak Bupati?” tanya Tito Karnavian.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Welly Suhery memaparkan secara kondisi terkini Pasaman. Ia menjelaskan bahwa pemulihan terus berjalan, meskipun masih terdapat sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah pusat.

“Untuk pelayanan air bersih melalui PDAM, saat ini kondisinya sudah berjalan dan tinggal tahap penyempurnaan. Kami terus berupaya agar kebutuhan dasar masyarakat bisa segera terpenuhi secara maksimal,” ujar Welly Suhery.

Namun demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah ruas jalan kabupaten yang terdampak longsor akibat bencana alam. Kondisi tersebut menyebabkan terganggunya akses transportasi masyarakat di beberapa wilayah.

“Beberapa ruas jalan kabupaten masih mengalami kerusakan akibat longsor. Ini tentu berdampak pada mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian. Kami berharap percepatan rehabilitasi bisa segera dilakukan,” katanya.

Selain jalan, Bupati Welly juga menyoroti kondisi jembatan gantung di Kabupaten Pasaman yang mengalami kerusakan cukup parah akibat bencana dan tidak lagi dapat dilalui masyarakat.

“Ada beberapa jembatan gantung yang terdampak bencana dan saat ini sudah tidak bisa digunakan. Padahal jembatan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat, terutama untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Ini sudah menjadi catatan penting bagi kami di Pemerintah Kabupaten Pasaman untuk segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Pernyataan Bupati Pasaman tersebut langsung mendapat respons serius dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Ia menegaskan bahwa pembangunan jembatan gantung merupakan salah satu program nasional yang menjadi perhatian Presiden.

“Nah, ini menjadi perhatian. Saya ingin menekankan kepada para kepala daerah bahwa Bapak Presiden memprogramkan pembangunan sekitar 300 ribu jembatan gantung di seluruh Indonesia,” ujar Tito.

Menurut Mendagri, jembatan gantung tersebut dirancang untuk menghubungkan wilayah yang terpisah oleh sungai dan jurang, sehingga memudahkan mobilitas masyarakat. Jembatan itu juga direncanakan dapat dilalui kendaraan roda dua.

Tito mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pendataan kerusakan jembatan gantung di seluruh Indonesia.

“Kami sudah lebih dari sebulan menurunkan tim ke lapangan dan mendapatkan data sebanyak 6.692 jembatan gantung dalam kondisi rusak. Saya justru khawatir angkanya masih terlalu sedikit, padahal anggaran yang disiapkan Presiden cukup besar,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa data tersebut akan diteruskan ke Sekretariat Negara, sementara pelaksanaan pembangunan nantinya akan dikerjakan oleh TNI.

“Saya khawatir informasi ini belum sampai ke rekan-rekan bupati. Oleh karena itu, saya minta daerah yang membutuhkan jembatan gantung, baik karena bencana maupun kebutuhan umum, segera mengusulkan. Para bupati silakan teruskan ke gubernur, dan Pak Gubernur nanti menyampaikannya ke Mendagri,” jelas Tito.

“Sekali lagi, ini terkait jembatan gantung dan ini adalah peluang besar bagi daerah,” pungkasnya.  (Rizky)

0 comments:

Post a Comment

SOLOK SELATAN

KHAZANAH

POLDA SUMBAR

iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

Iklan

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

Blog Archive